p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal FORTE JOURNAL
Nurmala Sari
Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Tjut Nyak Dhien, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISASI SIMPLISIA DAUN SELADA (Lactuca sativa L.) DAN DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers.) Syarifah Nadia; Ernawaty Ginting; Nurmala Sari; Nur’azmi Fadhillah Br Siagian; Wanda Octavianti Ahdiansyah
FORTE JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i1.1028

Abstract

Daun selada memiliki khasiat antara lain dapat memperbaiki organ dalam, mencegah panas dalam, meningkatkan metabolisme, menjaga kesehatan rambut, mencegah kulit kering, dan mengobati insomnia. Daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers) sering digunakan oleh masyarakat sebagai penurun panas (demam), panas dalam, radang lambung dan mual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia daun selada (Lactuca sativa L) dan daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers). Karakterisasi simplisia meliputi kadar abu, kadar abu tidak larut dalam asam, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol dan kadar air. Hasil dari peroleh pengujiaan karakterisasi simpilisa daun selada kadar abu 13,21%, kadar abu tidak larut dalam asam 0,60%, kadar sari larut air 33,35%, kadar sari larut etanol 13,7% dan kadar air 6,64%. Hasil skrining fitokimia dari daun selada (Lactuca sativa L.) menunjukkan adanya golongan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, terpenoid, tanin. Karakterisasi simplisia daun cincau hijau kadar abu 5,66%, kadar abu tidak larut dalam asam 0,2%, kadar sari larut air 13,14%, kadar sari larut etanol 13,18% dan kadar air 5,31%. Hasil skrining fitokimia dari daun cincau hijau (Cyclea barbata Miers) menunjukkan adanya golongan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin.
FORMULASI DAN UJI ANTIOKSIDAN SEDIAAN FACE MIST DARI EKSTRAK ETANOL BUAH BIT (Beta vulgaris L.) SEBAGAI PELEMBAP WAJAH Yessi Febriani; Salman Salman; Nurmala Sari; Pinte Peteri Melisa
FORTE JOURNAL Vol 5 No 1 (2025): Edisi Januari 2025
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/fj.v5i1.1085

Abstract

Kulit yang kusam dan kering menjadi masalah yang umum terjadi di masyarakat. Polusi udara yang semakin meningkat menjadi penyebab utama permasalahan ini. Kondisi kulit yang buruk dapat menurunkan kepercayaan diri. Buah bit (Beta vulgaris L.) mengandung flavonoid yang mampu menjaga kesehatan kulit tetap segar. Face mist menjadi salah satu kosmetik yang diminati karena mudah diaplikasikan pada kulit. Bahan tambahan seperti gliserol bersifat humektan yang mampu menjaga kondisi kulit tetap lembap. Oleh karena itu, dibutuhkan formulasi face mist yang dikombinasikan dengan buah bit dan gliserol untuk meningkatkan efek melembapkan pada kulit dan diformulasikan juga tanpa menggunakan gliserol untuk melihat perbandingan efek melembapkan. Penelitian ini diawali dengan membuat ekstrak kental buah bit dengan cara memaserasikan dengan etanol 97% dan diuapkan dengan rotari evaporator. Kemudian dibuat formulasi face mist dan diuji mutu fisik sediaan. Adapun pengujian yang dilakukan adalah uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji stabilitas, uji daya sebar, uji waktu kering, uji iritasi dan uji kelembapan. Hasil menunjukkan bahwa formulasi yang menggunakan gliserol dan tanpa menggunakan gliserol telah memenuhi persyaratan uji mutu fisik. Formulasi yang ditambahkan gliserol memiliki nilai persen kelembapan yang tinggi dibandingkan tanpa menggunakan gliserol. Hal itu sesuai dengan sifat gliserol yaitu humektan.