Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Urgensi Pendidikan Agama Islam dalam Menyikapi Digitalisasi Mardiah Astuti; Fajri Ismail; Herlina Herlina; Binti Rizqi Dinianti; Anggun Rahmadani
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6614

Abstract

In the era of rapid digitalization and technological advancement, the significance of Islamic Religious Education (IRE) becomes increasingly urgent in shaping the character and morality of students. This study aims to identify the critical role of IRE in addressing various challenges arising from digitalization, such as cyberbullying and the erosion of moral values. The research employs a literature review method, analyzing various literatures and studies focused on the role of IRE in the digital age. The findings reveal that IRE not only serves as a medium for religious learning but also as a pillar for building students' character, enabling them to use technology wisely and ethically. Religious teachers play a vital role in guiding students to understand and apply religious values in their digital lives. Therefore, the integration of strong religious education and character-building in the curriculum is essential to prepare students for the digital era with a solid moral foundation. It is crucial to have a comprehensive approach to teaching IRE that can respond to the dynamics of digitalization, so students can grow into individuals with strong character and the wisdom to navigate the challenges of the digital world.
Telaah Karakteristik Peserta Didik Modern dan Implikasi bagi Tata Kelola Kesiswaan Naisyah Tri Mulya; Endang Dinasti; Anggun Rahmadani; A. M Rivan Triaguman; Bambang Irawan
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11868

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan karakteristik Generasi Z dan Generasi Alpha sebagai peserta didik; (2) menganalisis tantangan yang dihadapi lembaga pendidikan Islam dalam mengelola kedua generasi tersebut; serta (3) merumuskan strategi manajemen kesiswaan yang responsif dan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data meliputi buku ilmiah, artikel jurnal, dokumen kebijakan, dan data statistik yang diprioritaskan dalam rentang sepuluh tahun terakhir. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi dan analisis kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Generasi Z dan Alpha merupakan generasi natif digital yang memiliki kemampuan multitasking tinggi, berorientasi pada relevansi dan makna, kreatif secara ekspresif, namun rentan terhadap gangguan kesehatan mental. Lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan berlapis berupa kesenjangan generasional antara pendidik dan peserta didik, kurikulum yang belum sepenuhnya responsif digital, krisis identitas spiritual, serta pergeseran konsep disiplin. Untuk menjawab tantangan tersebut, strategi manajemen kesiswaan yang direkomendasikan mencakup perencanaan berbasis data generasional, transformasi digital penerimaan peserta didik baru, pembinaan berbasis kecerdasan majemuk, penguatan bimbingan konseling Islami, integrasi teknologi pembelajaran, dan penguatan budaya sekolah Islami yang autentik, semuanya dilandasi kerangka maqashid syariah. Kajian ini menawarkan kebaruan berupa sintesis antara teori manajemen modern dan nilai-nilai Islam sebagai model manajemen kesiswaan yang holistik, adaptif, dan beridentitas.
Sinergi Mahasiswa dan Posyandu dalam Meningkatkan Kesadaran Pencegahan Stunting di Desa Arisan Musi Eka Nofiasari; Yesi Oktaviani; Arinal Haq; Meli Masita; Anggun Rahmadani; Ulin Nuha; Nabil Sanjaya; Ike Utia Ningsi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi kronis yang berdampak pada tumbuh kembang balita disebut Stunting. Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Arisan Musi, Kecamatan Muara Belida. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta kontribusinya melalui sosialisasi dan pemberian resep Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan ibu-ibu Desa Arisan Musi sebagai responden utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengertian, penyebab, dampak, dan upaya pencegahan stunting. Selain itu, pemberian resep PMT berbahan lokal memberikan keterampilan praktis bagi ibu-ibu dalam menyiapkan makanan bergizi untuk anak. Peranan aktif orang tua, pola hidup bersih, lingkungan yang sehat serta kemudahan dalam mendapatkan konsultasi di fasilitas kesehatan menjadi faktor penting pencegahan stunting pada balita.