Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Factors Affecting Nurse Discipline At Labuang Baji Hospital, Makassar City Asrianto Asrianto; Riska Wardana
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 2 No 1 (2022): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v1i3.312

Abstract

Kedisiplinan merupakan suatu hal yang menjadi tolak ukur untuk mengetahui apakah peran seorang manajer atau pimpinan secara keseluruhan dapat dilaksanakan dengan baik atau tidak. Disiplin juga merupakan bentuk dari pengendalian diri perawat dan pelaksanaan yang teratur dalam menunjukkan tingkat kesungguhan kerja perawat pada suatu Rumah Sakit, dimana para perawat yang tidak mematuhi peraturan yang telah ditetapkan Rumah Sakit akan mendapatkan sanksi. Oleh karena itu tindakan disiplin ini tidak bisa diterapkan secara sembarangan, sehingga memerlukan pertimbangan yang bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kedisiplinan perawat RSUD Labuang Baji kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian telah dilaksanakan di RSUD labuang Baji Kota Makassar dengan jumlah sampel 50 responden (perawat). Sampel diambil dengan menggunakan metode non random sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan peneliti. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan uji chi-square terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa lebih dari 80% responden memiliki faktor kepribadian, lingkungan dan kedisiplinan yang baik dan hasil analisis Bivariat menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara faktor kepribadian dan lingkungan terhadap kedisiplinan perawat di RSUD Labuang Baji kota Makassar dengan nilai P>0,599. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan acuan untuk belajar tentang kedisiplinan perawat dan diharapkan bagi petugas kesehatan agar penelitian ini dijadikan bahan masukan untuk menjalankan tugasnya.
Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi Tentang Pelayanan Kesehatan “Sunatan Massal”AGDOSI Bekerjasama Alumi SPK Depkes Ujung Pandang Djunaedi, Djunaedi; Jabir, M. Agus; Asrianto, Asrianto; Rante, Anshar; Kamaruddin, Muh. Ihsan; Mustamin, Rini
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v2i3.343

Abstract

Circumcision is cutting part of the foreskin of the penis to the entire glans so that the corona radiate is clearly visible. The penis is one of the tubular organs that passes through the urethra and is used to channel urine and to channel semen and sperm together into the vaginal canal during intimate or sexual intercourse. One effort so that every child can perform Sunnat is by carrying out Sunnat activities in the community. From this mass circumcision activity, it is hoped that many children in Indonesia, especially the city of Makassar, will be able to be circumcised, thereby achieving the goal of increasing the health status and good growth of Indonesian children. The method used is a mass Sunnatan in collaboration with the Association of Teachers and All Indonesia (AGDOSI) with Alumni of SPK Depkes Ujung Pandang 98 in community service activities to meet the demands of maximum health services, in accordance with what is expected by the community in the health sector through Human Resources the professional one. The community is very supportive and supportive of the activities carried out by the PkM team. This PkM activity was successful and ran smoothly according to the hopes and objectives of the PkM team.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN INTERVENSI MODUL KESEHATAN DERMAGA DALAM MENCEGAH DAN MERAWAT TERJADINYA DERMATITIS KONTAK IRITAN PADA PETANI TAMBAK anto, Asrianto; Arnianti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.35349

Abstract

Pekerjaan yang sering terpapar dengan air dapat menjadi faktor utama terjadinya dermatitis kontak karena air berpotensi sebagai bahan iritan yang dapat menembus kulit dengan mudah salah satunya pada petani tambak. Tahapan pekerjaan yang dilakukan petani tambak yaitu tahap persiapan lahan, persiapan air, pembenihan, pengendalian hama, pemeliharaan dan pemberian pakan, serta pemanenan dan pasca panen. Banyaknya tahapan pekerjaan yang dilakukan sehingga petani tambak sering kali mengalami keluhan penyakit kulit. Selain itu, petani tambak memiliki resiko kerja dengan berbagai penyakit lainnya, sehingga perlu diberikan pendidikan kesehatan yang optimal dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian modul kesehatan terhadap pencegahan dan terjadinya dermatitis kontak iritan pada petani tambak. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Segeri Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep Kepulauan dengan menggunakan metode pre-experiment dengan rancangan one group pretest postest, Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 95 orang. Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling dan besar sampel dalam penelitian ini adalah 38 responden, variabel dalam penelitian ini adalah efektifitas pemberian modul dan pengetahuan petani tambak, data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas. serta uji statistik yang digunakan adalah uji paired t-test Pengetahuan responden mengalami peningkatan yang signifikan tentang pencegahan dan pengobatan dermatitis kontak dari rata-rata nilai yang diperoleh sebelum pembelajaran dan setelah pembelajaran modul dengan nilai masing-masing p<0.001. pemberian intervensi modul kesehatan DERMAGA efektif dalam mencegah dan merawat terjadinya dermatitis kontak iritan pada petani tambak.
Upaya Untuk Melindungi Diri Dari Risiko Kesehatan Bagi Kelompok Pemulung Di Tempat Pembuangan Akhir Sampah Di Kota Makassar Hilal, Achmad; Herman, Herman; W, Rizky Rahadian; Asrianto, Asrianto; Jabir, M. Agus; Betan, Abu Bakar
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i1.510

Abstract

A scavenger is a person who collects and processes waste on roads, rivers, rubbish bins and final disposal sites as a market commodity. Scavengers are a social group whose work is to collect or sort items that are considered useful from rubbish, both in TPAs ​​(Final Disposal Sites) and outside TPAs. The aim of this PkM is to improve the level of health and standard of living as well as to protect themselves from the health risks that the scavenger group faces. The methods provided are health counseling and education in an effort to prevent various infectious diseases and work-related accidents which can be caused by direct contact with continuous waste and also the minimal use of personal protective equipment when scavenging. The expected results of community service activities are preventing and minimizing the occurrence of infectious diseases that may arise as well as ensuring safety and security while they work, increasing income and skills in processing waste into useful and marketable materials.
Manajemen Pendukung Pengambilan Keputusan Pelayanan Dalam Upaya Aspek Promotif, Preventif Dan Kuratif Masalah Kesehatan Kulit Berbasis Evidence Based Practice Nazara, Desman Serius; Arda, Darmi; Nawangwulan, Kurniati; Asrianto, Asrianto; Mustarin, Yanti; Wahyudianti, Ni Luh Gede Sri; Fitriani.K, Fitriani.K; Riswan, Riswan
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v3i2.572

Abstract

Scabies is an epidemic disease in many communities. This disease is often found in children and young adults, but can also affect all ages. The incidence is the same in men and women. The purpose of the study was to improve the knowledge and skills of all residents of the orphanage in the promotive, preventive, and curative aspects of skin diseases. The research method used was Decision Making Services in Efforts for Promotive, Preventive and Curative Aspects of Skin Health Problems Based on Evidence Based Practice. The results of the study showed that personal hygiene had a significant relationship with the incidence of scabies at the Tamalanrea Makassar Orphanage. The conclusion of the study showed that there was a significant relationship between personal hygiene and the incidence of scabies. We hope that physical skin examination activities at the Tamalanrea Makassar Orphanage are always carried out to avoid scabies.
Manajemen Pendukung Pengambilan Keputusan Pelayanan Dalam Upaya Aspek Promotif, Preventif Dan Kuratif Masalah Kesehatan Kulit Berbasis Evidence Based Practice Nazara, Desman Serius; Arda, Darmi; Nawangwulan, Kurniati; Asrianto, Asrianto; Mustarin, Yanti; Wahyudianti, Ni Luh Gede Sri; Fitriani.K, Fitriani.K; Riswan, Riswan
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v3i2.572

Abstract

Scabies is an epidemic disease in many communities. This disease is often found in children and young adults, but can also affect all ages. The incidence is the same in men and women. The purpose of the study was to improve the knowledge and skills of all residents of the orphanage in the promotive, preventive, and curative aspects of skin diseases. The research method used was Decision Making Services in Efforts for Promotive, Preventive and Curative Aspects of Skin Health Problems Based on Evidence Based Practice. The results of the study showed that personal hygiene had a significant relationship with the incidence of scabies at the Tamalanrea Makassar Orphanage. The conclusion of the study showed that there was a significant relationship between personal hygiene and the incidence of scabies. We hope that physical skin examination activities at the Tamalanrea Makassar Orphanage are always carried out to avoid scabies.
Efektifitas Tindakan Keperawatan Dalam Pemberian Nutrisi Enteral Antara Metode Intermittent Feeding Terhadap Pasien Di Ruangan Icu Rumah Sakit Makassar Sulawesi Selatan Ulul Asmy; Asrianto Asrianto; Hardianti Hardianti; Dwi Astuti; Arnianti Arnianti; Mahyudin Mahyudin
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8119

Abstract

Enteral nutrition is a therapy of providing nutrition through the digestive tract using a special tube (feeding tube). The method of administration can be through the nose-stomach (nasogastric tube) or nose-intestine (nasoduodenal tube or nasojejunal route). Enteral nutrition can also be done by bolus or infusion through an enteral infusion pump. The purpose of this study was to determine the effectiveness of enteral nutrition. The methods used were intermittent feeding and gravity drip on the volume of gastric residue in critical patients. The results showed that the provision of enteral nutrition using the intermittent feeding method was proven to be more effective so that the provision of enteral nutrition using the intermittent feeding method can be an option in providing enteral nutrition to critical patients. The conclusion is that the intermittent feeding method helps meet the nutritional needs of critical patients in the ICU.
Pemasangan Kateter di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum terhadap Perilaku Perawat dalam Pencegahan Infeksi Asrianto, Asrianto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan kateter semakin bertambah. Kondisi seperti ini secara tidak langsung mengingatkan pentingnya pelaksanaan upaya pencegahan onset dan penyebaran infeksi saluran kemih atau infeksi Nasokomial oleh perawat sebagai salah satu komponen dari tim kesehatan yang bertanggung jawab terhadap proses pemasangan kateter. Tujuan: Untuk mengetahui prilaku perawat dengan pencegahan infeksi saluran kemih pada pasien pemasangan kateter di Instalasi gawat darurat. Metode: Metode penelitian yang dipakai adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan peran perawat dalam upaya pencegahan infeksi luka operasi. Hasil: Uji statistic yang didapatkan dengan menggunakan uji Chi Square adalah (p)= 0,851. Tingkat kemaknaan dari uji Chi Square adalah a = 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan Tidak ada hubungan antara lama kerja perawat dalam upaya pencegahan infeksi saluran kemih pada pemasangan kateter.
Pengaruh Terapi Musik Klasik Terhadap Tingkat Kecemasan pada Ibu Bersalin Primipara Kala I Fase Laten di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar Putri, Yusma; Asrianto, Asrianto; Sukri, Karmila
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 1 (2023): Juni 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i1.857

Abstract

Ibu hamil menjelang persalinan cenderung mengalami rasa cemas. Jika rasa cemas ini berlebihan maka dapat mengakibatkan partus lama, yang merupakan salah satu factor penyebab terjadinya kematian ibu. Upaya yang dilakukan petugas hanya berupaya meyakinkan ibu bersalin bahwa ibu dapat melewati proses persalinan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin primipara kala I fase laten. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Populasi adalah ibu yang melahirkan atau yang melakukan persalinan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar yang berjumlah rata-rata perbulannya yaitu 18 persalinan, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 11 orang. Pengolahan dan analisa data dilakukan secara komputerisasi. Hasil univariat diketahui rata rata kecemasan ibu bersalin primipara kala I fase laten sebelum diberikan terapi musik klasik adalah 22,7 (kecemasan sedang), Rata-rata kecemasan ibu bersalin primipara kala I fase laten setelah diberikan terapi musik klasik adalah 12,9 (tidak ada kecemasan). Hasil bivariat ada pengaruh terapi musik klasik terhadap tingkat kecemasan pada ibu bersalin primipara kala I fase laten di Rumah Sakit Ibu dan Anak Siti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar tahun 2023 (p = 0,000). Disarankan pada pihak Rumah Sakit agar membuat protap pemberian terapi musik klasik pada semua pasien yang akan menjalani proses persalinan primipara kala I fase laten.
Kompetensi Digital Perawat dalam Era Kesehatan 5.0: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Terhadap Praktik Keperawatan Noyumala; Yona Sahalessy; Asrianto; Achmad Indra Awaluddin; Rizki Andita Noviar; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2590

Abstract

Era Kesehatan 5.0 menandai perubahan besar dalam pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan teknologi digital canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan sistem informasi kesehatan. Dalam konteks ini, kompetensi digital perawat menjadi kunci utama dalam menjamin pelayanan yang efisien, aman, dan berorientasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi digital perawat di Indonesia, mengeksplorasi tantangan dan peluang yang mereka hadapi, serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam pada 20 perawat dari berbagai institusi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesenjangan dalam adopsi teknologi digital, sebagian besar perawat memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi dalam praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Namun, terdapat peluang besar untuk peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan pasien melalui integrasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis digital dan pelatihan berkelanjutan bagi perawat agar mampu beradaptasi secara optimal dalam era Kesehatan 5.0.