Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Digital Storytelling dalam Meningkatkan Pemaafan (Forgiveness) pada Siswa Sekolah Dasar Hafnidar Hafnidar; Nessa Aqila; Rahmi Mauliza; Rahmi Maghfirah; Ananda Nurisyahadah; Istiqomah Istiqomah
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8264

Abstract

This study aims to examine the effect of digital storytelling on the forgiveness abilities of elementary school students. The subjects comprised 40 students divided into an experimental group (20 students) and a control group (20 students). The experimental group received a video intervention featuring the story of Prophet Yusuf. The study design employed a static group design. Data collection was conducted using a psychological scale based on McCullough's theory. The results showed that digital storytelling significantly enhanced forgiveness (p < 0.05) in the experimental group compared to the control group. This study indicates that innovative learning methods based on digital storytelling are effective in supporting the emotional development of elementary school students in increasing their ability to forgive.
Penguatan Kesiapsiagaan Stakeholder Dalam Pengurangan Risiko Bencana Gempa Bumi Ananda Nurisyahadah
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 1 No. 1 (2025): Riksa Cendikia Nusantara-September 2025
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17114007

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan risiko tinggi terhadap gempa bumi karena letaknya di jalur Cincin Api Pasifik. Rentetan gempa besar dalam dekade terakhir, seperti Lombok dan Palu pada 2018, menunjukkan masih lemahnya manajemen bencana, ditandai dengan banyaknya korban jiwa, kerugian ekonomi, serta dampak sosial yang meluas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya penguatan kesiapsiagaan stakeholder dalam pengurangan risiko bencana gempa bumi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penelaahan jurnal, laporan resmi, dan dokumen kebijakan terkait kesiapsiagaan komunitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan stakeholder, khususnya pemerintah, masyarakat, dan sekolah, sangat berperan dalam menekan jumlah korban jiwa serta kerugian fisik maupun psikologis. Faktor penting yang perlu diperkuat meliputi perencanaan kedaruratan, sistem peringatan dini, kualitas infrastruktur, serta mobilisasi sumber daya. Selain itu, pelatihan simulasi, kampung siaga bencana, dan integrasi pendidikan kebencanaan di sekolah terbukti meningkatkan kesiapsiagaan komunitas. Kesimpulannya, penguatan kesiapsiagaan stakeholder berbasis komunitas menjadi strategi utama dalam mengurangi risiko bencana gempa bumi dan membangun masyarakat yang lebih tangguh.