Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Perbedaan Frekuensi Pemberian Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Benih Lele Dumbo (Clarias gariepinus L.) Pada UMKM Jaya Mandiri Kampung Sukasirna Kecamatan Purbaratu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat Dwirini Kartikasari; Didik Budiyanto; Indra Wirawan; Mikael Bambang Sigit Sucahyo; Nunuk Hariyani
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.6417

Abstract

Perikanan budidaya merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi lokal di Indonesia. Lele dumbo (Clarias gariepinus) menjadi salah satu komoditas utama budidaya air tawar karena memiliki pertumbuhan cepat, daya adaptasi tinggi, serta efisiensi pakan yang baik. Namun, pakan menyumbang sekitar 60–70% dari total biaya produksi, sehingga manajemen pemberian pakan, khususnya frekuensi, menjadi aspek krusial dalam efisiensi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan frekuensi pemberian pakan buatan terhadap pertumbuhan benih lele dumbo pada UMKM Jaya Mandiri di Kampung Sukasirna, Kecamatan Purbaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari tiga perlakuan frekuensi pemberian pakan (2x, 3x, dan 4x per hari) masing-masing dengan delapan ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan berat mutlak, kualitas air (suhu, pH, dan DO), serta efisiensi pakan secara tidak langsung. Hasil uji ANOVA dan BNT menunjukkan bahwa perbedaan frekuensi pemberian pakan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan benih lele dumbo (P<0,05). Perlakuan 3 (4x/hari) menghasilkan pertumbuhan berat tertinggi dengan rata-rata 21,64 gram, sedangkan perlakuan 1 (2x/hari) menghasilkan pertumbuhan terendah dengan rata-rata 13,00 gram. Kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran optimal untuk budidaya. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan frekuensi pemberian pakan hingga empat kali sehari dapat meningkatkan efisiensi pertumbuhan benih lele dumbo secara signifikan. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pembudidaya kecil dalam mengefisienkan penggunaan pakan dan meningkatkan produktivitas usaha budidaya ikan lele dumbo.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Petis Udang Skala Industri Rumah Tangga Di Ud. Samporna Sidoarjo Angga Pratama Putra; Totok Hendarto; Regita Faridatunisa Wijayanti; Ani Sulistiawati; Indra Wirawan; Didik Budiyanto; Muhajir Muhajir; Maria Agustini; Sumaryam Sumaryam; Dwirini Kartikasari; Mikael Bambang Sigit Sucahyo
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Februari
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i1.8159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha produksi petis udang di UD. Samporna Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Penelitian dilaksanakan dengan metode studi kasus menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan referensi ilmiah terkait. Analisis dilakukan melalui perhitungan biaya tetap, biaya variabel, penerimaan, keuntungan, dan nilai R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi petis udang sebesar Rp112.140.165 per bulan, dengan total penerimaan sebesar Rp384.800.000. Nilai keuntungan bersih yang diperoleh mencapai Rp272.659.835, dan nilai R/C ratio sebesar 3,43 (>1), yang menandakan usaha ini layak dan menguntungkan secara finansial. Faktor-faktor yang mendukung kelayakan usaha meliputi ketersediaan bahan baku udang yang stabil, manajemen biaya yang efisien, serta permintaan pasar yang tinggi. Dengan demikian, usaha petis udang skala rumah tangga di UD. Samporna layak dikembangkan sebagai usaha berkelanjutan dan potensial dalam mendukung ekonomi lokal.
Pendampingan Pembuatan Pakan Ekonomis Berbahan Eceng Gondok (Clarias gariepinus) di Bolodewe Fish Farm Maria Agustini; Muhajir Muhajir; Angga Pratama Putra; Totok Hendarto; Indra Wirawan; Yuyun Yuniatin; Mikael Bambang Sigit Sucahyo; Dwirini Kartikasari; Ani Sulistiawati; Regita Faridtunisa Wijayanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9060

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Bolodewe Fish Farm, Tanggulangin, Sidoarjo, untuk meningkatkan kemandirian pakan lele dumbo melalui pemanfaatan eceng gondok (Eichhornia crassipes) fermentasi. Masalah utama mitra ialah biaya pakan yang dominan, eceng gondok yang belum dimanfaatkan, dan pencatatan usaha yang belum rutin. Metode kegiatan meliputi koordinasi, survei bahan baku, fermentasi menggunakan EM4 dan molases, formulasi, pelletisasi, uji coba kolam, serta pendampingan SOP dan pencatatan biaya. Hasil menunjukkan mitra mampu memproduksi 100 kg pakan/minggu dengan kadar air 4%. Pakan alternatif berbiaya Rp10.000/kg dibanding pakan komersial Rp19.000/kg dan menurunkan total biaya pakan 19,48%. Uji coba menunjukkan bobot akhir meningkat dari 723 g/ekor menjadi 1.010 g/ekor, survival rate naik dari 80% menjadi 83%, dan FCR tetap 1,4. Program ini penting sebagai model pemberdayaan berbasis sumber daya lokal untuk budidaya lele berkelanjutan.