Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Relaksasi Otot Progesif Terhadap Kualitas Tidur Keluarga Pasien di Ruang ICU Heldawati Heldawati; Tina Handayani Nasution; Devi Rahmayanti
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i2.251

Abstract

Background: Sleep quality is a person's level of satisfaction with their sleep. Poor sleep quality is a decrease in sleep quality which can be seen from frequently woke up dured sleep at night and had difficulty fell asleep. A person who lacks sleep can cause physical and psychological health to decline. Progressive muscle relaxation is a non-pharmacological therapy that can improve sleep quality Purpose: This research aims to determine the effectiveness of progressive muscle relaxation on the sleep quality of patient families in the ICU room Methods: This study uses a Quasi-experiment one group pretest posttest design with consecutive sampling technique on 30 families of patients in the ICU waited room used the RCSQ questionnaire. Bivariate analysis used the Wilcoxon test. Result: Data analysis shows the sig value. 0.000 (p > 0.05) so Ho is rejected, means that there is an effect of progressive muscle relaxation on the sleep quality of the patient's family in the ICU room at Ulin Hospital, Banjarmasin Result: The sleep quality of the patient's family before the intervention was 30 respondents who experienced poor sleep quality and after the intervention 30 respondents experienced good sleep quality. So this therapy can be used to improve the quality of family sleep Implication: There is the effectiveness of progressive muscle relaxation on the sleep quality of patient families in the ICU Room
Latihan Batuk Efektif sebagai Intervensi Bersihan Jalan Napas Pada Pasien dengan Chest Tube WSD Assyifa Lutfia Puteri; Devi Rahmayanti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8704

Abstract

Gangguan bersihan jalan napas tidak efektif merupakan masalah yang sering terjadi pada pasien dengan gangguan sistem pernapasan, terutama pada pasien yang menggunakan chest tube Water Seal Drainage (WSD). Berdasarkan hasil observasi awal di ruang perawatan, pasien mengalami kesulitan mengeluarkan sekret, batuk tidak efektif, serta kurang memahami teknik batuk yang benar. Kondisi tersebut meningkatkan risiko komplikasi respirasi seperti sesak napas, penumpukan sekret, dan penurunan fungsi ventilasi paru. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan teknik batuk efektif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan latihan batuk efektif sebagai upaya memperbaiki bersihan jalan napas. Metode kegiatan meliputi observasi kondisi respirasi pasien, edukasi kesehatan, demonstrasi teknik batuk efektif, serta pendampingan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada satu pasien dengan riwayat asma bronkial yang terpasang chest tube WSD selama tiga hari berturut-turut (3 × 24 jam). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pasien dalam melakukan batuk efektif, penurunan keluhan sesak napas dan suara napas tambahan, serta peningkatan nilai saturasi oksigen. Indikator luaran bersihan jalan napas meningkat dari skala 3 (sedang) menjadi skala 5 (meningkat) setelah intervensi dilakukan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan latihan batuk efektif dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam menjaga bersihan jalan napas dan berpotensi diterapkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien dengan gangguan respirasi.