Noraida
Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penurunan Kekeruhan Air Menggunakan Larutan Tawas di Desa Sungai Batang Ilir Abdul Khair; Noraida
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1390

Abstract

Sebagian besar masyarakat di Desa Sungai Batang Ilir memperoleh air untuk keperluan hygiene dan sanitasinya sehari-hari dari air sungai yang melintas di desa tersebut. Diketahui tingkat kekeruhan air (57,8 NTU) melebihi standar yang ditetapkan (lebih dari 3 NTU) sedangkan pH air (7,1) sudah sesuai standar. Ada masyarakat mengolah air sungai yang keruh menggunakan tawas, namun dosis tawas yang digunakan dan cara pengolahan yang dilakukan belum sesuai. Hal tersebut mengakibatkan rasa air menjadi asam, sepat, bahkan terkadang air tidak berubah menjadi jernih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa ini ditujukan untuk melatih masyarakat membuat larutan tawas dan menurunkan tingkat kekeruhan air sungai untuk keperluannya sehari-hari. Lama waktu seluruh kegiatan adalah 6 bulan dengan melibatkan Sanitarian Puskesmas Martapura Barat. Jumlah sasaran sebanyak 10 ibu rumah tangga. Kegiatan utama berupa pemberian materi dan pelatihan tentang cara pengolahan air sungai menggunakan larutan tawas. Hasil kegiatan menunjukkan nilai pretest berkisar antara 23,5 hingga 58,8 dan nilai posttest berkisar antara 94,1 sampai 100. Hal ini berarti kontribusi kegiatan pelatihan berkisar antara 41% sampai 75% dari tingkat pengetahuan dan pemahaman awal. Peserta telah mampu mempraktikan dengan benar cara membuat larutan tawas dan cara menurunkan tingkat kekeruhan air sungai.
Efektivitas Pengelolaan Sampah Organik Pasar menggunakan Larva Black Soldier Fly terhadap Penurunan Risiko Diare Muhammad Fitrian Afza; Noraida; Abdul Haris
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.2204

Abstract

Sampah organik pasar berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat melalui pencemaran lingkungan yang meningkatkan risiko diare. Biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly menjadi alternatif pengelolaan yang ramah lingkungan dan berpotensi menekan risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pengelolaan sampah organik pasar yang dicacah dan tidak dicacah menggunakan larva Black Soldier Fly terhadap penurunan risiko diare. Penelitian menggunakan rancangan true experimental post-test only control group design dengan dua perlakuan: sampah dicacah dan tidak dicacah, masing-masing 9 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi sisa sampah, suhu, dan kelembapan selama 14 hari. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan persentase penurunan sampah sebesar 61,05% pada perlakuan dicacah dan 63,95% pada perlakuan tidak dicacah, dengan nilai p = 1,000 yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa pengelolaan sampah organik pasar menggunakan larva Black Soldier Fly efektif tanpa pencacahan, sehingga mendukung intervensi kesehatan lingkungan yang lebih sederhana, efisien, dan berkelanjutan dalam menekan risiko diare.