Meggy Wulandari
Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Penderita Diabetes Mellitus Melalui Pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Emilda Sari; Meggy Wulandari; Descyana Hakim
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v5i1.2598

Abstract

Kecamatan Martapura Barat merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Banjar yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM). Salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian adalah kesehatan gigi dan mulut pada penderita Diabetes Mellitus (DM), karena diabetes memiliki hubungan dengan kesehatan periodontal dan kebersihan rongga mulut. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta memperbaiki kondisi kesehatan gigi dan periodontal melalui edukasi, demonstrasi, praktik, pemeriksaan, pelayanan, dan pendampingan. Kegiatan melibatkan 166 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 19 orang (11,4%) sebelum kegiatan menjadi 152 orang (91,6%) sesudah kegiatan. Kemampuan menyikat gigi kategori terampil meningkat dari 43 orang (25,9%) menjadi 157 orang (94,6%), sedangkan kemampuan memilih makanan kategori terampil meningkat dari 48 orang (28,9%) menjadi 157 orang (94,6%). Rata-rata skor OHI-S mengalami penurunan dari 3,8861 menjadi 1,2602, sedangkan rata-rata CPITN menurun dari 2,4699 menjadi 0,2590. Hasil uji statistik menunjukkan seluruh perubahan tersebut bermakna dengan p < 0,001. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi, praktik, pemeriksaan, pelayanan, dan pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mendukung perbaikan kesehatan gigi dan mulut pada penderita DM. Keberlanjutan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pelayanan kesehatan diabetes di masyarakat.