Descyana Hakim
Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Diabetes Mellitus dengan Penyakit Jaringan Periodontal pada Masyarakat Lahan Basah di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan Emilda Sari; Ida Rahmawati; Irmanita Wiradona; Neny Setiawaty Ningsih; Descyana Hakim
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46721

Abstract

the common complications associated with DM is periodontal disease, which involves inflammation and destruction of the tissues supporting the teeth. This study aims to examine the association between DM and periodontal disease status in the wetland community of Banjar District, South Kalimantan. A cross-sectional observational analytic design was employed, involving 115 respondents. Fasting blood glucose levels were measured to determine DM status, and periodontal condition was assessed using the Periodontal Disease Index (PDI). The results revealed that 76.8% of respondents with DM exhibited poor periodontal health, compared to only 37% of non-DM individuals. Statistical analysis using the Chi-Square test confirmed a significant relationship between DM and periodontal status (p = 0.000). These findings indicate a strong correlation between diabetes and increased risk of periodontal disease. Therefore, targeted oral health education and preventive dental care are essential components of diabetes management, especially in wetland communities where access to dental services may be limited. This study underscores the need for integrated public health strategies that address both systemic and oral health issues among vulnerable populations.
Peningkatan Pengetahuan dan Kemampuan Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Penderita Diabetes Mellitus Melalui Pendekatan Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Emilda Sari; Meggy Wulandari; Descyana Hakim
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v5i1.2598

Abstract

Kecamatan Martapura Barat merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Banjar yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM). Salah satu permasalahan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian adalah kesehatan gigi dan mulut pada penderita Diabetes Mellitus (DM), karena diabetes memiliki hubungan dengan kesehatan periodontal dan kebersihan rongga mulut. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta memperbaiki kondisi kesehatan gigi dan periodontal melalui edukasi, demonstrasi, praktik, pemeriksaan, pelayanan, dan pendampingan. Kegiatan melibatkan 166 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kategori baik dari 19 orang (11,4%) sebelum kegiatan menjadi 152 orang (91,6%) sesudah kegiatan. Kemampuan menyikat gigi kategori terampil meningkat dari 43 orang (25,9%) menjadi 157 orang (94,6%), sedangkan kemampuan memilih makanan kategori terampil meningkat dari 48 orang (28,9%) menjadi 157 orang (94,6%). Rata-rata skor OHI-S mengalami penurunan dari 3,8861 menjadi 1,2602, sedangkan rata-rata CPITN menurun dari 2,4699 menjadi 0,2590. Hasil uji statistik menunjukkan seluruh perubahan tersebut bermakna dengan p < 0,001. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang disertai demonstrasi, praktik, pemeriksaan, pelayanan, dan pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta mendukung perbaikan kesehatan gigi dan mulut pada penderita DM. Keberlanjutan edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan secara terintegrasi dengan pelayanan kesehatan diabetes di masyarakat.