Millitia Christi Karin Pay
Institut Agama Kristen Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pastoral Konseling Bagi Remaja yang Menyalahgunakan Obat-Obatan di KGPM Anugerah Malalayang Millitia Christi Karin Pay; Yohan Brek
TENTIRO: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : PT. GIAT KONSELING NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/tentiro.v1i2.99

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Pendampingan Pastoral bagi remaja yang terlibat dalam penyalahgunaan obat, yang masih belum diterapkan secara optimal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong remaja terjerumus dalam penyalahgunaan obat, strategi yang dapat digunakan untuk mengatasi dan mencegahnya, serta bentuk pendampingan pastoral yang efektif untuk membantu remaja keluar dari perilaku tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang melibatkan teknik Observasi dan Wawancara. Sumber data dalam penelitian ini meliputi remaja yang terlibat dalam penyalahgunaan obat, orang tua mereka, dan para pelayan khusus di KGPM Anugerah Malalayang. Faktor utama yang menyebabkan remaja terjerumus dalam penyalahgunaan obat adalah kurangnya dukungan dan perhatian, sementara strategi untuk mengatasi dan mencegah penyalahgunaan obat meliputi pengembangan minat dan bakat remaja, serta penyelenggaraan seminar atau sosialisasi untuk meningkatkan wawasan mereka. Bentuk pendampingan pastoral yang diterapkan berupa konseling, yaitu membantu remaja memahami masalah mereka dengan lebih baik dan memberikan dukungan untuk membangun kepercayaan diri, sehingga mereka dapat mengatasi masalah saat ini dan menghadapi tantangan di masa depan.
PASTORAL BIOSENTRIS DALAM PERSPEKTIF ETNOPASTORAL: STUDI LOKALISEM TERHADAP BUDAYA MANE'E DI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD Agrendi Mangali; Millitia Christi Karin Pay; Frisca Elisabeth Londo
ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling Vol. 3 No. 3 (2026): Juli || ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling
Publisher : PT. Giat Konseling Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70420/

Abstract

This study examines the Mane'e culture in the Talaud Islands Regency, North Sulawesi, as a biocentric pastoral expression rooted in maritime local wisdom. Utilizing an ethnopastoral approach and qualitative-ethnographic interpretive methods, this study systematically examines three main dimensions of Mane'e culture: (1) ritual structure and its implementation procedures; (2) the content of biocentric ecological values; and (3) the theological-pastoral dimension articulated through these communal practices. The analysis shows that Mane'e culture is not merely an economic subsistence activity, but rather a living theological text that reveals the relational cosmology of the Talaud people a cosmology that places humans, marine ecosystems, communities, and the Creator in an inseparable relationship. This culture explains the principles of biocentrism within an authentic ethno-religious framework and can be a source of contextual pastoral ecological theology for churches in the Indonesian archipelago. Four principles of biocentric pastoralism are formulated: holistic relationality, ecological communality, ecological rituality, and intergenerational wisdom. This study contributes to the increasingly urgent discourse on contextual pastoral theology and ecotheology amidst the ecological crisis of Indonesia's coastal and archipelagic regions.