Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PMM "Mahaga" Stunting through the Stop Stunting Campaign and "DADDU" (There’s a Clown at the Posyandu) as well as Healthy Food Education Herda Ariyani; Aziza Fitria; Rifiana Rifiana; Ach Lutfi Arianto; Aina Habibah; Amalia Safitri; Anisa Fitri Syahrida; Annisa Dwi Oktaviani; Fatimatul Zahra; Maulinda Nur Pramudyas Primia Setyaningrum; Muhammad Naufal Rismana; Vivi Mardiani; Wanda Syahrina
Borneo Community Development Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : UMBanjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcdj.v3i2.1079

Abstract

South Kalimantan is classified as a red zone with a still high prevalence of stunting. This serious problem also occurs in the village of Bi'ih as it is the area with the highest stunting rate in Banjar district. This community service activity aims to promote literacy on stunting prevention through a campaign to enhance understanding of balanced nutritious food menus via the Student Service Program "Mahaga" Stunting at Muhammadiyah University of Banjarmasin. The method used is Door to Door to socialize and distribute posters to each family and teenagers at school. In addition, the campaign through cheerful exercise and storytelling at the integrated health posts features a clown to strengthen literacy on preventing stunting from an early age. A workshop and an interactive Q&A session involving productive mothers in educating about healthy food. The results of the activities show a significant increase in participants' knowledge and awareness regarding balanced nutritious food and efforts in preventing stunting. The conclusion of this activity is that the local approach with "DADDU" (Ada Badut Di Posyandu or There’s a Clown at the Posyandu) and campaigns using printed poster media can be effective and engaging in enhancing community knowledge.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KADER DALAM TEKNIK KOMUNIKASI TERAPEUTIK SERTA PERAWATAN PAYUDARA, PIJAT BAYI, PIJAT OKETANI DAN PIJAT OKSITOSIN BAGI IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI UPAYA "MAHAGA" STUNTING Herda Ariyani; Aziza Fitria; Rifiana Rifiana; Alfina Hidayah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5357-5363

Abstract

Saat ini Kabupaten Banjar menduduki posisi tertinggi kasus stunting dibanding kabupaten/kota lainnya yaitu sebesar 40,2% dan Desa Bi'ih merupakan desa lokus stunting dengan prevalensi peringkat pertama di kabupaten ini. Metode pelaksanaan ini dilakukan secara luring di posyandu desa dan rumah kader. Peserta kegiatan pelatihan keterampilan komunikasi terapeutik berjumlah 40 orang, sedangkan pelatihan pemijatan berjumlah 36 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan, peserta diberikan angket untuk mengetahui tingkat pengetahuan keterampilan pemijatan ibu hamil dan ibu menyusui serta ukuran pemahaman peserta. Pada Hasil dan Pembahasan terdapat 30 responden (83,33%) yang memiliki penilaian post test baik, 6 responden (16,67%) memiliki penilaian post test kurang. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah materi pelatihan disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan kegiatan ini memberikan dampak yang positif. adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan stunting sehingga kedepannya diharapkan kader selalu aktif menjadi penyuluh bagi keluarga untuk mewujudkan Desa Bi'ih zero stunting.