Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Membangun Digital Marketing pada UMKM Batik Azizah Di Kabupaten Tegal Syafiq Awaludin; Wahyu Krishantoro; Mohammad Wildan Fatur Rizqi
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1211

Abstract

UMKM Batik Azizah merupakan pelaku usaha kerajinan batik di Desa Langgen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, yang telah berjalan selama 40 tahun. Meski berpengalaman lama, usaha ini belum memiliki website resmi, belum terdaftar di platform e-commerce, serta belum memiliki media promosi seperti banner, x-banner, e-flyer, logo, kop surat, dan dokumen visi misi, sehingga penjualan masih fluktuatif dan bergantung pada pesanan instansi tertentu. Kegiatan PKM dilaksanakan pada Desember 2025–Juli 2026 dengan tujuan membangun digital marketing yang menyeluruh bagi UMKM Batik Azizah. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, perencanaan, pendampingan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan berupa website berbasis WordPress, akun Shopee, akun TikTok bisnis, banner, x-banner, e-flyer, kop surat, manual book, dan pendaftaran HKI. Luaran tersebut meningkatkan profesionalitas usaha, memperkuat identitas merek, memperluas promosi, mempermudah transaksi, serta mendukung tata kelola usaha. Evaluasi menunjukkan program berhasil mencapai tujuan, ditandai dengan meluasnya jangkauan pemasaran serta pemanfaatan media digital secara berkelanjutan.
Optimalisasi Digital Marketing Dalam Peningkatan Pemasaran UMKM Madu Murni Tegal Wahyu Krishantoro; Hendi Saputra; Mohamad Aji Saputra
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1264

Abstract

UMKM Madu Murni Tegal menghadapi kendala ketiadaan website resmi, kurangnya konsistensi promosi digital, serta belum lengkapnya profil dasar usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemasaran digital dan branding mitra secara menyeluruh. Metode pelaksanaan mencakup tahapan survei lokasi, wawancara bersama pemilik usaha, serta perancangan media promosi dan profil manajerial. Hasil nyata kegiatan ini meliputi pembuatan 1 website WordPress, aktivasi 2 media sosial (Instagram dan TikTok), serta desain e-flyer dan banner. Selain luaran digital, disusun pula struktur organisasi, visi misi usaha, serta hiasan dinding heksagonal edukatif yang memuat khasiat dan dalil tentang madu untuk dipasang di toko mitra. Implementasi ini berhasil mentransformasi fasilitas promosi mitra menjadi lebih terintegrasi secara digital dan memperkuat identitas serta nilai edukasi usaha.
The Analysis of the Student Payment Information System at Madrasah Ibtidaiyah Mafaatikhul Huda Penarukan Mohamad Bintang Jagad Raya; Wahyu Krishantoro
Media Jurnal Informatika Vol 17 No 1a (2025): Special Issue Information System Media Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/mji.v17i1a.5425

Abstract

The student payment information system is an essential component in managing educational administration, particularly in primary-level institutions such as Madrasah Ibtidaiyah (MI) Mafaatikhul Huda Penarukan, located in Penarukan Village, Adiwerna District, Tegal Regency, Central Java Province. The purpose of this study to examine the current payment information system and provide an overview of its strengths, weaknesses, opportunities, and threats through a SWOT analysis of the manual system currently in use. This research employs a qualitative method, with data collected through observation, interviews, and library research. The analysis follows a four-stage method: surveying the existing system, analyzing or evaluating the survey results, identifying the current system’s needs, and specifying system requirements to support appropriate and relevant development. The finding indicate of the payment process is still manually, which is considered less effective due to a high risk of data loss and delays in recordkeeping. Therefore, the development of an integrated digital payment information system is needed to improve speed, accuracy, and transparency in administrative processes. This study is expected to serve as a foundation for recommending the modernization of financial administration systems at MI Mafaatikhul Huda Penarukan.
Membangun Strategi Pemasaran Digital pada Queen Snack Di Desa Kabunan Wahyu Krishantoro; Muhammad Fajri; Muhammad Haekal Tamami
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1179

Abstract

Queen Snack merupakan usaha yang bergerak di bidang penyediaan snack box dan catering. Queen Snack menghadapi kendala pemasaran, terutama dalam pemanfaatan media digital untuk promosi. Queen Snack belum memiliki logo, banner, media sosial yang dikelola secara optimal, serta website sebagai sarana informasi dan pemasaran. Kondisi tersebut menyebabkan jangkauan pemasaran terbatas, rendahnya kesadaran merek, dan penjualan yang belum stabil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan menganalisis kondisi usaha, mengidentifikasi hambatan pemasaran digital, serta menerapkan strategi digital marketing sesuai kebutuhan mitra. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, perencanaan, pendampingan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menghasilkan logo, banner, stempel, media sosial, website, QRIS, NIB, visi misi, struktur organisasi, manual book, dan HKI. Luaran tersebut meningkatkan profesionalitas usaha, memperkuat identitas merek, memperluas promosi, memudahkan transaksi, serta mendukung pengelolaan usaha. Berdasarkan evaluasi, mitra memberikan tanggapan positif terhadap program dan mengalami peningkatan pengetahuan. Program ini berhasil mencapai tujuan dan memberikan manfaat bagi pengembangan usaha.
Penerapan Metode Waterfall dalam Perancangan Sistem Informasi Administrasi Simpan Pinjam untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan BKD Unit Kaligayam Hanum Dwi Septiani; Wahyu Krishantoro
Infotek: Jurnal Informatika dan Teknologi Vol. 9 No. 1 (2026): Infotek : Jurnal Informatika dan Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jit.v9i1.33186

Abstract

The Kaligayam Village Credit Agency (BKD) plays a vital role in supporting the rural economy through microfinance services, such as fund deposits and loan disbursement. The design of the Savings and Loan Administration Information System at the Kaligayam Village BKD Unit aims to improve efficiency in financial administration, particularly in recording savings and loan transactions. This system is designed to replace the conventional manual process, which is prone to errors and data duplication. The system was developed using the Waterfall model, a sequential and structured method starting from needs analysis, system design, implementation, and system testing. This type of research includes Research and Development (R&D) with system testing activities through functional testing and user acceptance testing to ensure the system's reliability, accuracy, and usability. The results show that the system is capable of recording member data, savings and loan transactions, and generating financial reports automatically and accurately. The system also provides secure and organized data management features, making it easy for users to access information quickly. The main contribution of this research is the creation of an effective and efficient administrative information system, which can be a reference for system development in other microfinance institutions, as well as supporting faster and more accurate decision-making.
Pengembangan Pemasaran Digital Pada Toko Shoya Di Desa Randusari Kabupaten Tegal Wahyu Krishantoro; Amanda Fitria Arsyafa; Arum Ayu Lestari; Firji Maysilla Saputri
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.4097

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital padaToko Shoya, yang berlokasi di Desa Randusari, Kabupaten Tegal. Toko Shoya merupakan produsen makanan ringan tradisional yang selama ini masih mengandalkan strategi pemasaran konvensional, seperti promosi dari mulut ke mulut dan penggunaan aplikasi WhatsApp sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra antara lain keterbatasan promosi, belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital, serta ketiadaan legalitas usaha yang sah. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini dilaksanakan selama 12 minggu dan terdiri atas tiga tahapan utama, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Luaran kegiatan meliputi pembuatan dan optimalisasi Google Maps, desain logo dan banner promosi, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), pengelolaan akun media sosial (Instagram dan TikTok), pengembangan toko online di platform e-commerce (Shopee), serta pembangunan website usaha menggunakan WordPress. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai alat pemasaran, serta peningkatan visibilitas usaha secara daring. Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan usaha mitra, kegiatan ini juga memberikan pengalaman aplikatif bagi tim pelaksana dalam mengimplementasikan keilmuan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model strategis dalam pemberdayaan UMKM berbasis digital di wilayah pedesaan, serta menjadi rujukan bagi pelaksanaan program serupa pada UMKM lain dengan permasalahan sejenis.