p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Inovasi Kurikulum
Yuliasari Yuliasari
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Project-based learning for Arabic instruction as an innovation of the Kurikulum Merdeka development Yuliasari Yuliasari; Moch. Wahib Dariyadi; Laily Maziyah; Muhammad Alfan
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.114

Abstract

This study is grounded in the need for a more contextual and participatory approach to Arabic language instruction that aligns with the characteristics of the Pancasila Student Profile, particularly in non-urban madrasahs. Conventional methods have been deemed insufficient in effectively fostering students' communicative competencies. The objective of this study is to examine the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in Arabic language education at Madrasah Ibtidaiyah (MI) as part of the ongoing innovation within the Kurikulum Merdeka. A descriptive qualitative method was employed, utilizing participatory observation, in-depth interviews, and document analysis for data collection. The findings reveal that PjBL successfully integrates Arabic language content into real-world activities, such as creating family introduction videos and creating vocabulary posters. This approach significantly enhances students' speaking skills (maharah kalām), collaboration abilities, and self-confidence. Moreover, it promotes a shift in the teacher’s role from instructor to facilitator, supporting differentiated learning practices. Despite challenges related to limited resources and the need for teacher training, PjBL proves to be a flexible and effective strategy for teaching the Arabic language. This study presents a replicable model for enhancing curriculum and developing 21st-century competencies, grounded in Islamic values.   Abstrak Penelitian ini didasarkan pada kebutuhan akan pendekatan pembelajaran bahasa Arab yang lebih kontekstual, partisipatif, dan selaras dengan profil pelajar Pancasila, terutama di madrasah non-perkotaan. Pendekatan konvensional dinilai belum mampu mengembangkan keterampilan komunikasi siswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebagai bagian dari inovasi pengembangan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu mengintegrasikan materi bahasa Arab ke dalam aktivitas nyata seperti video perkenalan keluarga dan pembuatan poster kosa kata. Pendekatan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berbicara (maharah kalām), kemampuan kerja sama, dan rasa percaya diri siswa. Guru juga mengalami pergeseran peran menjadi fasilitator pembelajaran yang mendukung pembelajaran terdiferensiasi. Meskipun terdapat keterbatasan fasilitas dan kebutuhan pelatihan guru, PjBL terbukti sebagai strategi yang fleksibel dan efektif dalam pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini memberikan model inovasi yang dapat direplikasi dalam penguatan kurikulum dan pengembangan kompetensi abad ke-21 berbasis nilai-nilai Islam. Kata Kunci: inovasi kurikulum; literasi bahasa Arab; Kurikulum Merdeka; pembelajaran berbasis proyek
The implementation of the communicative approach and project-based learning model to improve maharah al-kalam at MI Nurul Falah Yuliasari Yuliasari; Moch. Wahib Dariyadi; Laily Maziyah
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.189

Abstract

Arabic language learning in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary schools) plays a crucial role in developing speaking skills (maharah al-kalam), which serve as a key indicator of successful oral communication. However, preliminary observations at MI Nurul Falah, Bangka Regency, revealed that students’ speaking proficiency remains low, characterized by limited vocabulary, pronunciation difficulties, and low motivation caused by monotonous conventional teaching methods. To address these issues, this study implemented the communicative approach (al-madkhal al-ittisholi) and Project-Based Learning (PjBL) model. This research aimed to enhance Arabic-language skills among MI students. The study employed a two-cycle Classroom Action Research (CAR) design, utilizing observation, documentation, and performance assessments of speaking skills. The findings demonstrated significant improvement, with the mean score increasing from a pretest average of 58.27 to 75.36 in posttest in Cycle I, and further from a pretest of 80,51 to 90.62 in Cycle II. Authentic projects, such as developing dialogues (hiwar) and producing conversation videos, effectively fostered students’ active participation, collaboration, and self-confidence, while teachers functioned as facilitators supporting contextual learning. Thus, implementing PjBL within a communicative approach proved effective in improving Arabic-speaking skills at MI and can be recommended as an innovative strategy for Arabic language instruction in elementary madrasah settings.   Abstrak Pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah (MI) berperan penting dalam membentuk keterampilan berbicara (maharah al-kalam) sebagai indikator utama keberhasilan komunikasi lisan. Namun, observasi awal di MI Nurul Falah Kabupaten Bangka menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa masih rendah, ditandai dengan keterbatasan kosakata, kesulitan pelafalan, serta rendahnya motivasi akibat metode konvensional yang monoton. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menerapkan pendekatan komunikatif (al-madkhal al-ittisholi) dan model Project-Based Learning (PjBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab siswa MI. Penelitian dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus menggunakan observasi, dokumentasi, serta penilaian kinerja berbicara. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari rata-rata pretest 58,27 menjadi 75,36 pada nilai postest pada siklus I, dan dari rata-rata pretest 80,51 menjadi 90,62 pada nilai postest pada siklus II. Proyek nyata seperti penyusunan hiwar dan pembuatan video percakapan terbukti meningkatkan partisipasi aktif, kerja sama, serta kepercayaan diri siswa, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang mendukung pembelajaran kontekstual. Dengan demikian, penerapan PjBL berbasis pendekatan komunikatif efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab di MI dan dapat direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran bahasa Arab di madrasah dasar. Kata Kunci: Bahasa Arab; keterampilan berbicara; model PjBL; pendekatan komunikatif