Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE EFFECTS OF THE BRANDS OF LAMPS ON THE RADIATION HEATAS THE HEAT SOURCE OF POULTRY HATCHERIES Griyanika, Lintang; Nurpriyanti, Indah
Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Volume VIII, Nomor 1, April 2013
Publisher : Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.609 KB)

Abstract

This study aims to find out the influences of the various brands of the lightradiation generated and find out brands that produce heat radiant of lamp which iseffectively used in a poultry hatchery.The method used in this study was quantitative. This quantitative study wasconducted by using an experiment. The study was carried out in Jogonalan, Klaten.The data were analyzed through a graphical method.The results of this study indicated that each brand lamp with the same type ofheat radiation gave different results. The most effective brands used for hatching eggswas the lamp that had a high heat radiant lamp because by using lamps that producedmore heat, the use of lights in a number of egg incubators could be minimized.
OTOMATISASI SENSOR DHT11 SEBAGAI SENSOR SUHU DAN KELEMBAPAN) PADA HIDROPONIK BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK TANAMAN KANGKUNG: AUTOMATION SENSOR DHTII AS TEMPERATURE AND HUMADITY SENSOR AT HIDROPONIK BY ARDUINO UNO R3 FOR SPINACH Indah Nurpriyanti
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2020): Vol. 3 No. 1 (2020) Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : UPPM Akademi Komunitas Semen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0301/jttb.v3i1.122

Abstract

Permasalahan utama dari bangsa Indonesia adalah lahan yang semakin habis dengan bertambahnya penduduk Indonesia. Hal itu akan menjadikan masalah bagi bidang pertanian, karena selama ini warga Indonesia menggunakan tanah sebagai media penanaman yang utama. Oleh karena itu muncul lah beberapa terobosan dibidang pertanian dengan menggunakan media tanam selain tanah yang disebut juga hidroponik. Tentunya hidroponik ini memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah perlunya pemeliharaan yang cukup rumit. Salah satu kesulitannya adalah mengontrol suhu dan kelembapan pada lingkungan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan pada hidroponik berbasis Arduino uno R3 pada tanaman kangkung. Langkah – langkah yang di buat adalah (1) Proses perancangan desain (2) Proses Perancangan Hidroponik (3) Pembuatan Hidroponik (5) Perancangan Sensor (6) Uji Coba. Setelah sensor DHT11 bisa mendeteksi suhu dan kelembapan, maka Arduino uno R3 akan memberikan perintah pada pompa air dan lampu untuk menyala. Perintahnya adalah, apabila suhu yang ditunjukkan adalah kurang dari 8oC maka lampu neon nya akan hidup. Bila kelembapan nya kurang dari 76% maka pompa airnya akan berjalan. Setelah dilakukan percobaan maka hasil yang didapatkan pompa dan lampu bisa menyala sesuai dengan perintah.
OTOMATISASI SENSOR DHT11 SEBAGAI SENSOR SUHU DAN KELEMBAPAN) PADA HIDROPONIK BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK TANAMAN KANGKUNG: AUTOMATION SENSOR DHTII AS TEMPERATURE AND HUMADITY SENSOR AT HIDROPONIK BY ARDUINO UNO R3 FOR SPINACH Indah Nurpriyanti
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2020): Vol. 3 No. 1 (2020) Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : UPPM Akademi Komunitas Semen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0301/jttb.v3i1.122

Abstract

Permasalahan utama dari bangsa Indonesia adalah lahan yang semakin habis dengan bertambahnya penduduk Indonesia. Hal itu akan menjadikan masalah bagi bidang pertanian, karena selama ini warga Indonesia menggunakan tanah sebagai media penanaman yang utama. Oleh karena itu muncul lah beberapa terobosan dibidang pertanian dengan menggunakan media tanam selain tanah yang disebut juga hidroponik. Tentunya hidroponik ini memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah perlunya pemeliharaan yang cukup rumit. Salah satu kesulitannya adalah mengontrol suhu dan kelembapan pada lingkungan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan pada hidroponik berbasis Arduino uno R3 pada tanaman kangkung. Langkah – langkah yang di buat adalah (1) Proses perancangan desain (2) Proses Perancangan Hidroponik (3) Pembuatan Hidroponik (5) Perancangan Sensor (6) Uji Coba. Setelah sensor DHT11 bisa mendeteksi suhu dan kelembapan, maka Arduino uno R3 akan memberikan perintah pada pompa air dan lampu untuk menyala. Perintahnya adalah, apabila suhu yang ditunjukkan adalah kurang dari 8oC maka lampu neon nya akan hidup. Bila kelembapan nya kurang dari 76% maka pompa airnya akan berjalan. Setelah dilakukan percobaan maka hasil yang didapatkan pompa dan lampu bisa menyala sesuai dengan perintah.
OTOMATISASI SENSOR DHT11 SEBAGAI SENSOR SUHU DAN KELEMBAPAN) PADA HIDROPONIK BERBASIS ARDUINO UNO R3 UNTUK TANAMAN KANGKUNG: AUTOMATION SENSOR DHTII AS TEMPERATURE AND HUMADITY SENSOR AT HIDROPONIK BY ARDUINO UNO R3 FOR SPINACH Indah Nurpriyanti
Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2020): Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Teknologi dan Terapan Bisnis
Publisher : Program Studi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.472 KB) | DOI: 10.0301/jttb.v3i1.122

Abstract

Permasalahan utama dari bangsa Indonesia adalah lahan yang semakin habis dengan bertambahnya penduduk Indonesia. Hal itu akan menjadikan masalah bagi bidang pertanian, karena selama ini warga Indonesia menggunakan tanah sebagai media penanaman yang utama. Oleh karena itu muncul lah beberapa terobosan dibidang pertanian dengan menggunakan media tanam selain tanah yang disebut juga hidroponik. Tentunya hidroponik ini memiliki beberapa kekurangan, salah satunya adalah perlunya pemeliharaan yang cukup rumit. Salah satu kesulitannya adalah mengontrol suhu dan kelembapan pada lingkungan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menggunakan sensor DHT11 sebagai sensor suhu dan kelembapan pada hidroponik berbasis Arduino uno R3 pada tanaman kangkung. Langkah – langkah yang di buat adalah (1) Proses perancangan desain (2) Proses Perancangan Hidroponik (3) Pembuatan Hidroponik (5) Perancangan Sensor (6) Uji Coba. Setelah sensor DHT11 bisa mendeteksi suhu dan kelembapan, maka Arduino uno R3 akan memberikan perintah pada pompa air dan lampu untuk menyala. Perintahnya adalah, apabila suhu yang ditunjukkan adalah kurang dari 8oC maka lampu neon nya akan hidup. Bila kelembapan nya kurang dari 76% maka pompa airnya akan berjalan. Setelah dilakukan percobaan maka hasil yang didapatkan pompa dan lampu bisa menyala sesuai dengan perintah.
Analisa Ketebalan Lapisan Permukaan Baja AISI 1020 Setelah Proses Perlakuan Panas Pack Carburizing Menggunakan Serbuk Arang Tempurung Kelapa dan Na2CO3 Fatkhurrohman Fatkhurrohman; Moh. Nor Ali Aziz; Indah Nurpriyanti
Creative Research in Engineering (CERIE) Vol 5, No 1 (2025): Creative Research in Engineering (CERIE)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/cerie.v5i1.22929

Abstract

AISI 1020 steel is a low-carbon steel that is currently widely used on the market as a raw material for making industrial and automotive components such as gears. Therefore, it is necessary to increase the hardness of AISI 1020 steel through a heat treatment process, one of which is using the pack carburizing method. This research aims to analyze the microstructure and case of depth of AISI 1020 steel after the pack carburizing process. The pack carburizing method was used in this research because this method can optimally increase the surface hardness of steel. AISI 1020 steel was used as the main material in this research, coconut shell charcoal was added as a carbon source, and Na2CO3 as an energizer. The quenching process uses SAE 20w-40 oil. In this research, the pack carburizing process uses variations in temperature and holding time of 850oC, 875oC, 900oC and 40 minutes, 50 minutes respectively. The results of highest case of depth obtained at a temperature of 900oC with a holding time of 50 minutes of 0.46µm. It can be concluded that the pack carburizing heat treatment process has an influence on the microstructural components of pearlite and ferrite. The case of depth resulting from heat treatment also increases along with increasing temperature and holding time for the pack carburizing process.Baja AISI 1020 merupakan baja karbon rendah yang saat ini banyak digunakan di pasaran sebagai bahan baku dalam pembuatan komponen perindustrian dan otomotif seperti roda gigi. Oleh sebab itu perlu dilakukannya peningkatan kekerasan pada baja AISI 1020 melalui proses perlakuan panas, salah satunya menggunakan metode pack carburizing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa ketebalan lapisan permukaan dari baja AISI 1020 setelah dilakukan proses pack carburizing. Metode pack carburizing digunakan dalam penelitian ini karena metode tersebut dapat meningkatkan kekerasan permukaan pada baja secara optimal. Baja AISI 1020 digunakan sebagai bahan utama dalam penelitian ini, ditambahkan arang tempurung kelapa sebagai sumber karbon dan Na2CO3 sebagai energizier. Proses quenching menggunakan media oli SAE 20w-40. Dalam penelitian ini, proses pack carburizing menggunakan variasi temperatur dan waktu tahan masing-masing 850oC, 875oC, 900oC dan 40 menit, 50 menit. Hasil analisa ketebalan lapisan paling tinggi didapatkan pada temperatur 900oC waktu tahan 50 menit sebesar 0,46µm. Dapat disimpulkan bahwa proses perlakuan panas pack carburizing memberikan pengaruh terhadap komponen struktur mikro pearlite dan ferrite. Ketebalan permukaan hasil perlakuan panas juga mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya temperatur dan waktu tahan proses pack carburizing.
Pengembangan Teknologi Tepat Guna untuk Optimasi Proses Pengeringan Rebung “Kringking” pada Skala UMKM di Desa Beganglimo, Gondang, Mojokerto Sulistyorini, Elisa; Nurpriyanti, Indah; Martini, Ninik
Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat 2025 Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SNPPKM 2025)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/snppkm.v4i1.1344

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan teknologi tepat guna berupa oven pengasapan sistem tertutup untuk optimalisasi proses pengeringan rebung “kringking” pada skala UMKM di Desa Begaganlimo, Gondang, Mojokerto. Permasalahan utama mitra adalah lamanya waktu pengeringan dengan metode tradisional, kualitas produk yang tidak konsisten, serta rendahnya higienitas akibat pengasapan terbuka. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, perancangan dan fabrikasi oven di bengkel kerja Teknik Mesin Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, serta uji coba kinerja bersama pelaku UMKM. Oven berbentuk kabinet vertikal dengan lima tray stainless steel, sistem aliran asap tidak langsung, dan dilengkapi termometer analog. Hasil pengujian menunjukkan distribusi suhu rata-rata stabil pada rentang 75–80°C dengan deviasi ±2°C, kadar air rebung berkurang hingga 79–80%, serta tidak ditemukan kontaminasi jelaga pada produk. Produk yang dihasilkan memiliki tekstur kenyal, warna coklat cerah, dan aroma asap merata. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatnya kualitas, konsistensi, serta daya simpan produk rebung asap, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi dan mendukung keberlanjutan usaha UMKM kringking di Desa Begaganlimo.
Magnetic Property Analysis ZnFe2O4 Magnetic Nanomaterial Derived From Iron Sand Using the Coprecipitation Magnetic Method Indah Nurpriyanti; Elisa Sulistyorini; Mastuki Mastuki
BULETIN FISIKA Vol. 26 No. 1 (2025): BULETIN FISIKA
Publisher : Departement of Physics Faculty of Mathematics and Natural Sciences, and Institute of Research and Community Services Udayana University, Kampus Bukit Jimbaran Badung Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/BF.2025.v26.i01.p13

Abstract

Iron sand is a natural resource rich in iron oxide compounds such as Fe₃O₄, α-Fe₂O₃, and γ-Fe₂O₃, which have the potential to be developed into functional materials, particularly magnetic nanoparticles. This study aims to analyze the magnetic properties of ZnFe₂O₄ nanomaterials synthesized from iron sand using the coprecipitation method. The synthesis was carried out by dissolving iron sand in HCl, mixing with a ZnCl₂ solution and titrating with NH₄OH until a dark brown precipitate was formed. The precipitate was heated at 200 °C for 2 hours. Characterization was conducted using X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), and Vibrating Sample Magnetometry (VSM). XRD results confirmed the presence of ZnFe₂O₄ phase by JCPDS No. 22-1012, with a crystallite size of 24.9 nm and a lattice parameter of 8.28 Å. SEM images revealed non-uniform particle morphology and agglomeration. VSM results showed a remanent magnetization (Mr) of 0.0016 emu, coercivity (Hc) of 314 Oe, and saturation magnetization (Ms) of 1.540 emu. Based on these results, the material exhibits soft ferromagnetic behavior consistent with the spinel structure of ZnFe₂O₄.