Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Grace in Movement, Meaning in Craft: Penguatan Pendidikan Karakter Anak dan Remaja melalui Seni dan Budaya Lokal Papua di PAR Jemaat Immanuel Boswezen Sorong Sherly Gaspersz; I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Christin Sasauw; Antonius Demon Tupen; Diana Nova Aronggear; Marlin Ruth Korwa; Julius Kristian Masan
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strengthening character education for children and adolescents has become urgent amid widespread moral degradation, low social empathy, and the influence of popular culture that does not support the formation of noble values, especially in the Southwest Papua region. This community service activity was carried out at the Immanuel Boswezen Sorong with the aim of instilling character values through an approach combining art and local Papua culture. The method used was Project-Based Learning (PjBL), with project activities such as traditional Papua dance, crown making, and bead bracelet crafting. The activity involved 20 participants aged 3–15 years. The results showed improvements in responsibility, cooperation, confidence in public speaking, and a sense of love for local culture. Eighty percent of participants showed a change in attitude, 85% understood cultural symbols, and 100% were able to complete their projects. This programme had a positive social and cultural impact and opened up opportunities for the formation of a sustainable cultural community. The arts and culture approach proved to be an effective strategy for contextual character education in religious communities.
Urgensi Pembentukan Pengaturan Perlindungan Data Pribadi Dilihat Dari Konsep Dan Prinsip Hukum Di Indonesia I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; La Ode Ghondohi; Christin Sasauw; Chesye F. Liklikwatil
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 14 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlindungan data pribadi merupakan diskursus yang belakangan ini banyak dibicarakan dikarenakan kehidupan sehari-hari dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, yang memiliki efek positif dan negatif. Salah satunya adalah potensi kerugian material dan immaterial jika informasi rahasia yang berkaitan dengan data pribadi dibuka. Jika ada masalah dengan kebocoran data pribadi, penting bagi kita untuk memahami cara mengajukan tuntutan hak dan menyelesaikan sengketa. Tulisan ini mengkaji secara normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach) untuk mendapatkan hasil berkaitan dengan penyelesaian sengketa perlindungan data pribadi dalam undang-undang yang berlaku saat ini dan dalam rancangan undang-undang perlindungan data pribadi. Penyelesaian sengketa data pribadi pada masa kini dapat ditempuh dengan jalur litigasi maupun non litigasi, Sedangkan upaya penyelesaian sengketa yang lebih khusus diatur dalam ketentuan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, yang saat ini masih dalam tahap pembahasan legislatif.
Kajian Yuridis Normatif Terhadap Relevansi Logika Hukum Dalam Pembentukan Norma Hukum Dan Penyelesaian Kontradiksi Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia I Dewa Ayu Nyoman Utari Sastrani; Christin Sasauw; La Ode Ghondohi; Chesye Figeline Liklikwatil
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v4i2.2107

Abstract

Pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia menghadapi kompleksitas signifikan terkait koherensi normatif dan konsistensi sistemik dalam hierarki regulasi. Penelitian ini mengkaji relevansi logika hukum sebagai instrumen penalaran yuridis dalam pembentukan norma hukum dan penyelesaian kontradiksi peraturan perundang-undangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif terhadap bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi logika hukum dalam pembentukan norma hukum Indonesia terintegrasi dengan landasan filosofis Pancasila, landasan sosiologis kebutuhan masyarakat, dan landasan yuridis hierarki perundang-undangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 jo. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022. Mekanisme identifikasi kontradiksi normatif dilakukan melalui penerapan asas lex superior, lex specialis, dan lex posterior, serta evaluasi disharmoni vertikal dan horizontal. Model penyelesaian kontradiksi berbasis logika hukum mengintegrasikan prinsip single subject rule, harmonisasi substansi norma, dan mekanisme judicial review konstitusional. Penelitian ini merekomendasikan implementasi sistematis instrumen logika hukum, penguatan transparansi legislasi, dan optimalisasi pengawasan preventif untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif dalam sistem perundang-undangan nasional.