Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PEMBIASAAN KEAGAMAAN DI MI ANNUR SINGKUT KABUPATEN SAROLANGUN Mukaromah, Fitri; Suparno, Suparno; Ainun, Nor
Jurnal Literasiologi Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v13i1.879

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pondasi awal yang dibutuhkan dalam membangun bangsa. Karakter yang berkualitas dibentuk dan dibina sejak usia dini karena usia dini merupakan masa kritis bagi pembentukan karakter seseorang. Akan tetapi, masih terdapat peserta didik yang belum memiliki karakter yang baik, seperti cara berpakaian dan sikap kurang sopan kepada pendidik, kurangnya kedisiplinan, kejujuran, dan rasa tanggung jawab sebagai peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan di MI Annur Singkut Kabupaten Sarolangun. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif lapangan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada kepala sekolah, pendidik, peserta didik, serta orangtua/ wali. Observasi dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai kondisi fisik maupun non fisik serta penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan peserta didik. Dokumentasi dilakukan untuk mendapatkan informasi dokumen terkait penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, proses pelaksanaan kegiatan keagamaan di MI Annur Singkut Kabupaten Sarolangun dilaksanakan dengan menggunakan metode pembiasaan yang dilakukan secara terus menerus dan terstruktur. Kegiatan keagamaan yang meliputi 5 S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), berbaris, membaca janji pelajar dan berjabat tangan, berdoa bersama, sholat dhuha dan dhuhur berjamah, dan membaca surat pendek. Nilai karakter yang ditanamkan disekolah adalah nilai religius, disiplin, dan tanggung jawab. Faktor penghambat atau kendala yang dihadapi dalam mengiplementasikan pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan di MI Annur Singkut Kabupaten Sarolangun adalah sarana dan prasarana yang belum memadai, serta kurangnya kesadaran orang tua akan pentingnya dampingan terhadap perkembangan anak. Solusi yang dilakukan yaitu penyediaan juz ammah atau Al-Qur?an, peningkatan pengawasan oleh para pendidik dan terjalinnya kerjasama dengan wali peserta didik dengan baik.
Motivasi Multidimensional Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Sebuah Studi Mixed Method Lestari, Robby Jundi; Ainun, Nor; Fajrian, Muhammad; Fathurahman, Fathurahman; Lusmiati, Rovi
Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban Vol 9 No 1 April 2026
Publisher : STIQ Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v9i1.6358

Abstract

This study investigates the complex multidimensional motivation of students in Arabic language learning (ALL) within a religious school context (Madrasah), addressing the gap between high intrinsic interest and inconsistent self-regulated learning. Using a mixed-methods design, data were collected through surveys, interviews, and observations from 60 students at MTsN 03 Sarolangun. The findings reveal that motivation is multidimensional, dominated by Religious Motivation (Very High), which acts as a collective source of energy and spiritual capital for potential self-regulation (Spiritual-Driven Self-Regulation / SDSR). However, Academic and Intrinsic Motivation are constrained by low self-regulated learning (65%) and a strong focus on grades. This goal-oriented behavior is classified as Performance Goal Orientation, indicating that motivation remains at the Identified Regulation stage, not yet achieving the stable Integrated Regulation phase of the Self-Determination Theory (SDT) continuum. The study concludes that sustainable motivation requires a pedagogical shift: teachers must transition the focus from performance to Mastery Goals by consistently implementing instructional strategies that emphasize Task Orientation and Autonomy Support. This intervention is crucial to foster sustainable self-initiated learning behavior.