Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Survival Lama Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena Lampung Selatan 2021-2023 Antika, Bernadeta Ramah; Perdana, Agung Aji; Muhani, Nova
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.16817

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai negara dengan jumlah penderita Tuberkulosis dan di Provinsi Lampung Jumlah kasus Tuberkulosis mencapai 19.835 kasus. Peningkatan angka kejadian Tuberkulosis juga dapat disebabkan karena masih adanya ketidakberhasilan dalam pengobatan Tuberkulosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, dan keteraturan berobat terhadap lama keberhasilan pengobatan pasien Tuberkulosis di Puskesmas Hajimena tahun 2021-2023. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian Kohort Retrospektif. Data diuji dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Analisis Survival melalui metode Kaplan Meier dan uji Log Rank. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 114 sampel. Teknik sampling menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kelamin perempuan (53,5%) dan laki-laki (46,5%), usia, teratur berobat (97,4%) dan tidak teratur berobat (2,6%), berhasil pengobatan (94,7%) dan tidak berhasil (5,3%). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara usia p value =0,782 > 0,005 dan jenis kelamin p value = 0,681 >0,005 dan pada variabel keteraturan berobat, tidak terdapat p value karena adanya keterbatasan sampel. Diharapkan petugas kesehatan dapat melakukan pengawasan melalui pelatihan dan pendampingan Pengawas Minum Obat (PMO) agar dapat membantu pasien terutama pada pasien laki-laki dan pasien dengan usia tidak produktif untuk selalu teratur minum obat hingga selesai menjalani pengobatan. Kata Kunci : Tuberkulosis, Keteraturan Berobat, Jenis Kelamin, usia
Pemberdayaan Masyarakat dengan Sistem Informasi Laporan Imunisasi (SILIMUN) Bayi dan Balita di Posyandu Way Layap Desa Hajimena Aryastuti, Nurul; Perdana, Agung Aji; Isnaini, Nurul; Antika, Bernadeta Ramah; Ningtyas, Febrianti Harum
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12587

Abstract

ABSTRAK Penyakit menular seperti penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) masih menjadi masalah di Indonesia. Daerah yang beresiko mengalamai penyakit PD3I adalah daerah dengan pelayanana kesehatan yang kurang memadai dan beresiko mengakibatkan Kejadian Luar Biasa (KLB). Imunisasi diberikan sebagai upaya pemeliharaan kesehatan agar anak tersebut terhindar dari penyakit PD3I. Permasalahan yang masih terjadi pada pelaksanaan program imunisasi adalah pada tahap penyelenggaran imunisasi yaitu terkait kualitas pencatatan dan pelaporan di tingkat Posyandu.  Kegiatan Utama Posyandu mencakup Kesehatan Ibu dan Anak, Keluarga Berencana, Imunisasi, Gizi. Pencatatan dan pelaporan register kohort bayi dan anak balita di Posyandu masih dilakukan menggunakan buku register yang rentan hilang, tidak lengkap dan sering terjadi kesalahan penulisan. Oleh sebab itu tujuan utama dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini adalah membantu Posyandu untuk menghasilkan data yang tepat dan lengkap agar informasi yang dihasilkan valid dan dapat dipertanggung jawabkan. Metode pelaksanaan kegiatan pemberdayaan berbasis Masyarakat dengan membuat Sistem Informasi Laporan Imunisasi (SILIMUN) Bayi dan Balita dengan menggunakan makro pada aplikasi excel, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan aplikasi SILIMUN serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sistem Informasi tersebut di aplikasikan di Posyandu Way Layap Desa Hajimena. Kader dilatih bagaimana cara penggunaan Sistem Informasi tersebut dan juga dilakukan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi pada kader dan seluruh masyarakat yang datang di lokasi mitra. Hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat ini didapatkan peningkatan pengetahuan kader terkait imunisasi berdasarakan nilai pre-test dan post-test, kedua adanya peningkatan keterampilan kader dalam penggunaan aplikasi SILIMUN.Kesimpulan aplikasi SILIMUN dapat dijadikan salah satu alternatif dalam perbaikan pencatatan dan pelaporan data di Posyandu. Kata Kunci: SILIMUN, Imunisasi, PD3I  ABSTRACT Infectious diseases that can be prevented by immunization (PD3I) remain a problem in Indonesia. High-risk areas for PD3I diseases are those with inadequate healthcare services and are at risk of causing outbreaks. Immunization is given as a health maintenance effort to protect children from PD3I diseases. The issue that still exists in the implementation of the immunization program is related to the quality of recording and reporting at the Posyandu level. Posyandu's main activities include Maternal and Child Health, Family Planning, Immunization, and Nutrition. Recording and reporting of baby and toddler cohort registers at Posyandu are still done using paper registers that are susceptible to loss, incomplete, and often have writing errors. Therefore, the main objective of this community empowerment activity is to assist Posyandu in generating accurate and complete data so that the resulting information is valid and accountable. The implementation method of the empowerment activity is based on Community by creating the Immunization Report Information System (SILIMUN) for Babies and Toddlers using macros in the Excel application, socialization and education, SILIMUN application training, and monitoring and evaluation of activities. This information system will be applied at Posyandu Way Layap in Hajimena Village. Cadres will be trained on how to use the Information System, and there will also be education on the importance of immunization for cadres and all community members who visit the partner location. Posyandu Way Layap will serve as the pilot project for this activity, and if effective, it will be replicated in other Posyandu in Hajimena Village. Keywords: SILIMUN, Immunization, PD3I