p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal (JIMBE) PESHUM
Ahmad Zacky Nasution
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Isu-Isu Aktual Perekonomian Indonesia: Tantangan dan Peluang di Tahun 2025 Lokot Muda Harahap; Zsevta Samuel; Ahmad Zacky Nasution; Rizky Idaman Telaumbanua; Parid Alfarizi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v3i1.427

Abstract

Tulisan ini membahas tantangan dan peluang yang dihadapi perekonomian Indonesia pada tahun 2025, dengan fokus pada kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi, dan perkembangan ekonomi digital. Dalam konteks global yang terus berubah, Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, termasuk inflasi yang meningkat, ketimpangan sosial yang semakin lebar, serta dampak perubahan iklim yang mengancam keberlanjutan ekonomi. Selain itu, ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas global juga memberikan tekanan tambahan terhadap stabilitas ekonomi nasional. Namun, di tengah tantangan tersebut, terdapat peluang signifikan yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah potensi pertumbuhan sektor digital yang semakin pesat, yang dapat menjadi pendorong utama bagi inovasi dan efisiensi dalam berbagai sektor. Ekonomi kreatif juga menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkan teknologi untuk menciptakan produk dan layanan baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif dan data sekunder untuk mengeksplorasi kebijakan fiskal yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan menganalisis kebijakan yang telah diterapkan serta dampaknya terhadap perekonomian, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategis bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat, termasuk peningkatan investasi dalam infrastruktur digital, penguatan sistem pendidikan, dan dukungan bagi usaha kecil dan menengah, Indonesia dapat mengoptimalkan peluang yang ada dan mengatasi tantangan yang dihadapi.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja Dan Kompensasi Terhadap Loyalitas Karyawan: Studi Pada Suzuya Lhokseumawe Syarifah Khalisa Adilla; Gita Kusuma Dewi Harahap; Rinalia Fauziah Br Manik; Nitasari Lasma Uhur Sidebang; Rosi Dearan S Lingga; Syafika, Syafika; Ahmad Zacky Nasution; Zulkarnain Siregar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.10254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan pada Suzuya Lhokseumawe. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan sampel 35 karyawan yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel kompensasi berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan (β = 0,402; p = 0,028), sedangkan lingkungan kerja (β = 0,044; p = 0,802) dan kepuasan kerja (β = 0,161; p = 0,357) tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan (uji F), ketiga variabel independen tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap loyalitas karyawan (F = 2,559; p = 0,073 < 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,198 mengindikasikan bahwa 19,8 % variasi loyalitas karyawan dijelaskan oleh variabel lingkungan kerja, kepuasan kerja, dan kompensasi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kompensasi sebagai faktor utama dalam meningkatkan loyalitas karyawan, sementara lingkungan kerja dan kepuasan kerja perlu diperhatikan lebih lanjut meski tidak signifikan dalam konteks penelitian ini. Rekomendasi bagi manajemen adalah memprioritaskan peningkatan sistem kompensasi dan mengkaji aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi loyalitas, serta melakukan penelitian lanjutan dengan sampel lebih besar dan variabel tambahan.