Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Suami Dan Pengetahuan Akseptor Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kepatuhan Akseptor Chitra Aulia Arnanda; Yandri Naldi; Shofa Nur Fauzah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2536

Abstract

Pada tahun 2017, persentase rata-rata peserta Keluarga Berencana (KB) aktif di Indonesia mencapai 63,22%, dengan Jawa Barat mencatat tingkat tertinggi sebesar 66,65%, mencerminkan banyaknya pengguna KB dan menjadikannya sebagai strategi pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk serta mencapai Norma Keluarga Kecil Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan pengetahuan akseptor kontosepsi suntik tiga bulan dengan kepatuhan akseptor di Puskesmas Kejaksan dan Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan populasi akseptor kontosepsi suntik di kedua Puskesmas tersebut, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menghasilkan 232 sampel. Data dikumpulkan melalui buku kunjungan ulang KB dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan suami (p=0.000, r=0.461) dan pengetahuan (p=0.000, r=0.362) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan akseptor, di mana dukungan suami merupakan faktor paling berpengaruh dengan nilai Exp(B)=5.514. Temuan ini mengindikasikan pentingnya melibatkan suami dalam edukasi dan dukungan terhadap akseptor, serta merekomendasikan agar program intervensi lebih fokus pada pemberdayaan suami untuk meningkatkan kepatuhan akseptor dalam menggunakan metode kontrasepsi.
Hubungan Antara Dukungan Suami Dan Pengetahuan Akseptor Kontrasepsi Suntik 3 Bulan Dengan Kepatuhan Akseptor Chitra Aulia Arnanda; Yandri Naldi; Shofa Nur Fauzah
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i2.2536

Abstract

Pada tahun 2017, persentase rata-rata peserta Keluarga Berencana (KB) aktif di Indonesia mencapai 63,22%, dengan Jawa Barat mencatat tingkat tertinggi sebesar 66,65%, mencerminkan banyaknya pengguna KB dan menjadikannya sebagai strategi pemerintah dalam mengendalikan jumlah penduduk serta mencapai Norma Keluarga Kecil Sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dan pengetahuan akseptor kontosepsi suntik tiga bulan dengan kepatuhan akseptor di Puskesmas Kejaksan dan Puskesmas Kalitanjung Kota Cirebon. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan populasi akseptor kontosepsi suntik di kedua Puskesmas tersebut, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling menghasilkan 232 sampel. Data dikumpulkan melalui buku kunjungan ulang KB dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman dan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan suami (p=0.000, r=0.461) dan pengetahuan (p=0.000, r=0.362) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan akseptor, di mana dukungan suami merupakan faktor paling berpengaruh dengan nilai Exp(B)=5.514. Temuan ini mengindikasikan pentingnya melibatkan suami dalam edukasi dan dukungan terhadap akseptor, serta merekomendasikan agar program intervensi lebih fokus pada pemberdayaan suami untuk meningkatkan kepatuhan akseptor dalam menggunakan metode kontrasepsi.
Parenting Styles and Eating Behaviors Among Stunted Toddlers Hervinda Rahma Setia; Shofa Nur Fauzah; Eni Suhaeni; Siti Maria Ulfah
Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional Volume 11 Number 1 Year 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37341/jkkt.v11i1.651

Abstract

ABSTRACT Background: Stunting remains a significant public health challenge in Indonesia, affecting 21.6% of children under five. While nutritional interventions are commonly implemented, the role of parenting styles in shaping eating behaviors among stunted children requires further investigation. This study explored how different parenting approaches relate to eating behaviors in stunted toddlers. Methods: A cross-sectional study was conducted using a consecutive sampling technique, involving 132 mothers with stunted toddlers aged 24–59 months at Kalijaga Permai Community Health Center, Cirebon City, between February and May 2025. Parenting styles were measured using the Parenting Styles Four Factor Questionnaire (PS-FFQ), while eating behaviors were assessed through a validated 6-item questionnaire. Spearman’s rank correlation was applied to analyze the relationships between parenting styles and eating behaviors. Results: Findings revealed that authoritarian parenting was most common (38.7%), followed by democratic (26.5%), permissive (25.0%), and uninvolved (9.8%) parenting styles. Nearly seven out of ten children (68.2%) exhibited problematic eating behaviors. Democratic parenting demonstrated the strongest positive relationship with healthy eating patterns (r=0.681, p<0.001). In contrast, authoritarian parenting showed a moderate negative association (r=-0.428, p<0.001), while permissive parenting displayed a weak negative correlation (r=-0.215, p=0.013). Uninvolved parenting showed no significant relationship with eating behaviors (r=-0.013, p=0.885).  Conclusion: Parenting styles are meaningfully associated with eating behaviors among stunted toddlers, with democratic parenting showing the strongest connection to healthier eating patterns. These findings suggest that stunting prevention programs should integrate parenting education focused on responsive feeding practices alongside traditional nutritional interventions.