Tri Widya Budhiharti
Universitas Singaperbangsa Karawang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konstruksi Sosial dalam Genderisasi terhadap Jenis Makanan Widya Putri Sukandi; Eka Yusup; Tri Widya Budhiharti
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 6, No 2 (2025): SOCIAL INCLUSION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v6i2.21421

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya istilah baru yakni food gender. Adanya pandangan masyarakat mengenai laki-laki yang menggemari seblak yakni seblak merupakan makanan yang tidak maskulin. Identifikasi masalah dalam penelitian ini mengenai bagaimana pengalaman yang dialami oleh para laki-laki penggemar seblak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang digagas oleh Alfred Schutz dan menggunakan teori konstruksi sosial atas realitas yang digagas oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa laki-laki yang menggemari seblak memiliki pengalaman yang berbeda walaupun dengan objek yang sama. Makna laki-laki penggemar seblak yaitu:1)Seblak Sebagai Moodboster,2)Makna Seblak Sebagai Makanan yang Memuaskan,3)Makna Seblak Sebagai Makanan yang Selalu Terbayang,4)Makna Seblak Sebagai Obat,5)Makna Seblak Sebagai Penenang. Motif laki-laki penggemar seblak yakni:1)because motive, seblak yakni adanya rasa penasaran dan karena diajak pasangan.dalam penelitian ini merasakan,2)in order to motive, seblak untuk mengembalikan mood yang sedang tidak baik, untuk menemani pasangan, untuk mengembalikan mood dan untuk meredakan stres. Pengalaman laki-laki penggemar seblak yakni adanya ketidaknyamaan akan asumsi yang dibuat masyarakat hingga mendapat sebuah cemooh dari orang-orang terdekat. Konstruksi sosial yang terjadi adanya pandangan bahwa laki-laki yang menggemar seblak merupakan laki-laki yang tidak maskulin.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS PADA FILM SEHIDUP SEMATI: REPRESENTASI KETIDAKSETARAAN GENDER Athaya Salsabila; Mayasari; Tri Widya Budhiharti
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 8 No 1 (2026): Edisi 14
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v8i1.7413

Abstract

This study analyzes gender inequality in the film Till Death Do Us Part by Upi Avianto, which were released in 2024. This psychological thriller genre film raises the issue of gender inequality of the role of wives which leads to domestic violence. Using a qualitative approach with Sara Mills' discourse analysis method, this study uses a descriptive qualitative method combined with Sara Mills discourse analysis as the main analytical framework that aims to understand how the position of gender subjects and objects is constructed in film texts, as well as how the audience is directed to interpret the roles and relationships between men and women. Data was collected through scrutiny of important scenes and dialogues in the film, then analyzed by identifying narrative and visual elements related to gender inequality, as well as the power relations formed between subjects and objects. The results of the study show that this film predominantly represents the wife as an object of helplessness, violence, and fear in the context of an abusive relationship. However, as the narrative progresses, there is a shift in which the wife's character, Renata, slowly transforms from a passive object to an active subject in resisting patriarchal domination and seeking independence.    Keywords: Critical Discourse Analysis of the Sara Mills Model, Gender Inequality Representation, Domestic Violence
Pengaruh Postingan Promosi Voucher Diskon Produk Paragon Corp pada Akun Base X @discountfess terhadap Minat Beli Konsumen Dian Juliasari; Muhamad Ramdhani; Tri Widya Budhiharti
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.859

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah adanya perubahan pola komunikasi pemasaran di era digital yang menuntut merek untuk memanfaatkan akun komunitas sebagai media promosi alternatif yang lebih dekat dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh postingan promosi voucher diskon produk Paragon Corp melalui akun komunitas @discountfess terhadap minat beli konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei eksplanatif serta teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dari 100 responden melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Variabel promosi terdiri atas empat dimensi utama: pesan, media, waktu, dan frekuensi promosi, yang dikaji dalam kerangka teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen dengan koefisien determinasi sebesar 0,960. Dimensi media promosi menjadi faktor dominan dalam membentuk minat beli karena dinilai kredibel dan relatable. Temuan ini menegaskan bahwa akun komunitas memiliki potensi kuat sebagai saluran komunikasi pemasaran yang efektif di media sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pelaku industri maupun akademisi, meskipun masih memiliki keterbatasan pada objek dan metode. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan memperluas objek studi dan menggunakan metode campuran agar hasil yang diperoleh lebih komprehensif.
Pengaruh E-WOM (Electronic Word Of Mouth) terhadap Minat Beli Produk Glad2Glow melalui Media Sosial Tiktok Faiza Azhari; Firdaus Yuni Dharta; Tri Widya Budhiharti
Journal Social Society Vol. 5 No. 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.5.2.2025.872

Abstract

e-WOM sebagai bentuk komunikasi digital antar pengguna berperan penting dalam menyebarkan informasi, membentuk persepsi, dan mendorong keputusan pembelian di era digital ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Electronic Word of Mouth (e-WOM) melalui platform media sosial TikTok terhadap minat beli konsumen produk kecantikan Glad2Glow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut akun TikTok resmi Glad2Glow. Variabel independen yang diteliti adalah e-WOM yang terdiri dari tiga dimensi, yaitu intensitas, valensi opini, dan konten, sementara variabel dependen adalah minat beli. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan software IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh signifikan terhadap minat beli produk Glad2Glow, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,545. Ini berarti 54,5% variasi minat beli konsumen dapat dijelaskan oleh intensitas, valensi opini, dan konten e-WOM, sedangkan sisanya sebesar 45,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa konten ulasan, rekomendasi, dan interaksi positif pengguna di TikTok mampu meningkatkan ketertarikan dan minat beli terhadap produk Glad2Glow.