Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MOTIVASI DAN KONTROL DIRI PADA REMAJA PENGGEMAR K-POP (KPOPERS) (Studi Deskriptif pada Komunitas dance coverCall Team Karawang) Isah Ratnasari; Mayasari; Ema
JURNAL KOMUNIKATIO Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Komunikatio
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.798 KB) | DOI: 10.30997/jk.v7i2.4641

Abstract

Akun yang bernama @aeyroses mengatakan bahwa “Pantas akun Korea, ternyata kedok dari kegoblokan. Hehe” Kasus tersebut menjadi perbicangan hangat di twitter. K-Popers sering sekali mendapat intimidasi dari seseorang yang tidak menyukai kesukaannya terhadap idola Korea, hampir setiap kasus dan setiap hari pasti ada saja yang menyinggung K-Popers di sosial media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara lebih mendalam tentang motivasi dan kontrol diri pada remaja penggemar k-pop (k-popers) pada komunitas call team Karawang. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan menggunakan empat subjek remaja yang merupakan anggota aktif komunitas call team Karawang yang merupakan penggemar k-pop aktif serta mengikuti perkembangan k-pop dan memiliki sejumlah prestasi. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data, diperoleh dari berbagai sumber akan di olah dalam bentuk deskriptif hingga akan menghasilkan kesimpulan dari topik yang dibahas dalam penelitian ini. Hasil penelitian diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan empat subjek adalah latihan untuk membawakan ulang gerakan yang akan ditarikan ulang, aktif dalam mengikuti perkembangan berita mengenai idolanya, mendengarkan lagu dan menonton drama Korea. keempat subjek dapat mengendalikan perilaku dan emosi ketika ada ucapan yang menyinggung idolanya, keempat subjek mampu mengolah informasi yang diterimanya di sosial media, keempat subjek mementingkan pendidikanya sebagai hal yang utama dibandingkan k-pop, keempat subjek akan membatasi diri ketika membeli barang-barang yang berhubungan dengan k-pop. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi dan kontrol diri pada remaja penggemar k-pop walaupun banyak yang menganggap sebelah mata tetapi dengan adanya motivasi dan kontrol diri yang ada pada dirinya, mereka dapat memiliki prestasi dengan menyukai kpop.
KONTROVERSI PERNYATAAN BAHLIL DAN SRI MULYANI TERKAIT GAS LPG 3 KG Natanael Tristyanto; Mayasari; Ema
Journal Publicuho Vol. 8 No. 4 (2025): November - January - Journal Publicuho
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35817/publicuho.v8i4.947

Abstract

The statements made by Bahlil and Sri Mulyani regarding 3 kg of LPG gas have sparked public controversy. These statements were disseminated through Kompas.com's YouTube channel and Sri Mulyani's Instagram account, @Smindrawati. This research aims to analyse the statements of Bahlil and Sri Mulyani on 3 kg LPG gas through the dimensions of text, discourse practice, and socio-culture. A qualitative method with Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis model was used. The research findings on the textual dimension show linguistic aspects of diction, modality, cohesion, and coherence that represent identity and power relations. The discourse practice reveals the production of texts by Bahlil and Sri Mulyani, which were disseminated via Kompas.com's YouTube channel and Sri Mulyani's Instagram account, @Smindrawati. These texts were consumed predominantly by the lower-class community. The socio-cultural dimension outside the text indicates the influence of social egalitarianism in the formation of the discourse, which represents an effort to maintain the current government's power.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS PADA FILM SEHIDUP SEMATI: REPRESENTASI KETIDAKSETARAAN GENDER Athaya Salsabila; Mayasari; Tri Widya Budhiharti
KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science Vol 8 No 1 (2026): Edisi 14
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/kagangakomunika.v8i1.7413

Abstract

This study analyzes gender inequality in the film Till Death Do Us Part by Upi Avianto, which were released in 2024. This psychological thriller genre film raises the issue of gender inequality of the role of wives which leads to domestic violence. Using a qualitative approach with Sara Mills' discourse analysis method, this study uses a descriptive qualitative method combined with Sara Mills discourse analysis as the main analytical framework that aims to understand how the position of gender subjects and objects is constructed in film texts, as well as how the audience is directed to interpret the roles and relationships between men and women. Data was collected through scrutiny of important scenes and dialogues in the film, then analyzed by identifying narrative and visual elements related to gender inequality, as well as the power relations formed between subjects and objects. The results of the study show that this film predominantly represents the wife as an object of helplessness, violence, and fear in the context of an abusive relationship. However, as the narrative progresses, there is a shift in which the wife's character, Renata, slowly transforms from a passive object to an active subject in resisting patriarchal domination and seeking independence.    Keywords: Critical Discourse Analysis of the Sara Mills Model, Gender Inequality Representation, Domestic Violence