Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF FAMILY HOPE PROGRAM (PKH) POLICY IN TASIKMALAYA CITY IN 2016 (Policy Implementation of the Family Hope Program (PKH) In Tasikmalaya City 2016): Dandan Haryono; Ishak Kusnandar; Ani Heryani
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 4 No. 4 (2024): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v4i4.2436

Abstract

Based on the observation that the policy implementation of the Keluarga Harapan Program is still weak because of the following, Lack of regular companion meetings, unscheduled socialisation, including with community leaders, the general public, and aid recipients, There is no synergy between local governments as a coordinating team and implementers. Lack of understanding between implementors (assistants) in Tasikmalaya City The purpose of the study was to analyze the political implementation of the Family Hope Program (PKH) in Tasikmalaya City. The method used is qualitative, with descriptive analysis methods. Then the data collection techniques that the author uses are through literature studies and field studies, which include observation, interviews, and documentation; data analysis through data collection; data condensation; and conclusion drawing. The results showed that the interaction between policy makers and implementors was very minimal, and then the socialization of scheduled programs to the targets and stakeholders carried out by the person in charge was very lacking for various reasons and the absence of full responsibility of the person in charge charge of activities in the regions, thus making coordination blocked, especially with the emergence of socio-economic differences between various stakeholders and program targets. In conclusion, the Kelurga Harapan program in Tasikmalaya City is still not effective.
Partisipasi Civitas Akademika Dalam Penguatan Jaring Pengaman Sosial Melalui Penyaluran Bahan Pokok Di Pangandaran: Penelitian Ivan Dicksan; Agus Fatah Hidayat; Arifah Rosmajudi; Astri Siti Fatimah; Ari Ramdani; Ishak Kusnandar; Basuki Rahmat; Dedi Zafar Mutaqin; Kiki Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5667

Abstract

Kondisi ekonomi masyarakat pesisir di Pangandaran sangat fluktuatif karena ketergantungan pada sektor pariwisata dan perikanan, yang menyebabkan kelompok rentan seperti buruh nelayan dan pekerja informal dapat mengalami kerentanan pangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat jaring pengaman sosial melalui partisipasi aktif civitas akademika dalam penyaluran bahan pokok. Metode pelaksanaan meliputi tahapan analisis situasi, pemetaan warga rentan secara partisipatif, mobilisasi sumber daya melalui donasi internal kampus, hingga distribusi bantuan secara langsung di wilayah Pangandaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sinergi antara dosen dan mahasiswa mampu menyalurkan paket bahan pokok secara tepat sasaran kepada kelompok buruh nelayan, lansia, dan pekerja informal yang terdampak penurunan pendapatan. Secara substansial, bantuan ini efektif bertindak sebagai bantalan ekonomi (economic buffer) yang mereduksi pengeluaran konsumsi harian rumah tangga sebesar 20-30% selama masa sulit. Simpulan dari kegiatan ini adalah partisipasi civitas akademika tidak hanya memberikan dampak materiil bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan meningkatkan empati mahasiswa terhadap realitas sosial. Program ini merekomendasikan adanya transisi dari bantuan bersifat karitatif menuju pemberdayaan ekonomi mandiri yang berkelanjutan.