Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi dalam Pembelajaran Bahasa: Teknologi dan Media Untuk Anak Usia Dini Febriana, Ika; Rohman, Aulia; Simamora, Eva Tresia; Verintina Sari Purba, Gloryaa; Buulolo, Sefrin Hewi; Sirait, Riris Serlina 
IKAMAS: Manajemen Pendidikan Islam Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Akmalia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62361/ikamas.v5i1.172

Abstract

Anak-anak semakin terlibat dengan berbagai teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan teknologi komunikasi dalam pembelajaran bahasa untuk anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam proses pembelajaran, teknologi komunikasi digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung pembelajaran bahasa anak. Kegiatan yang dilakukan oleh guru melibatkan penggunaan gambar, video kata, video latihan, serta kata dan bunyi. Berdasarkan observasi, beberapa guru telah menerapkan dan mempraktikkan perangkat teknologi informasi dan komunikasi untuk memudahkan anak dalam mencari informasi, terutama dalam bidang bahasa. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi diterapkan dengan efektif dalam pembelajaran bahasa di tingkat usia dini.
WARUNG STABILITAS INFLASI (WANGSIT) SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI LOKAL MELALUI KOMUNITAS WANITA TANI (KWT) DI TASIKMALAYA Astuti, Yani Sri; Virnanda, Helsa Al; Ma`rifatunnisa, Adinda; Masripah, Siti Nurlaili; Rohman, Aulia; Alauna, Yusrilsa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i3.19575

Abstract

Inflasi merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh Kota Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program Warung Stabilitas Inflasi (WANGSIT) terhadap pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program WANGSIT telah memberikan dampak positif terhadap pengendalian inflasi dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kota Tasikmalaya. Program ini telah membantu meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi dampak inflasi terhadap masyarakat. Dengan demikian, program WANGSIT di Kota Tasikmalaya berhasil mengendalikan inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan lokal dengan memanfaatkan produk pertanian dari Komunitas Wanita Tani (KWT).
Upaya Penerapan Konsep Pembangunan Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan di Daerah Perkotaan Masripah, Siti Nurlaili; Azzahra, Asri Ulannisa; Rohman, Aulia; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Regional Planning Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Regional Planning Vol 8 No 1 Februari 2026
Publisher : Program Studi Manajemen Sekolah Pascasarjana Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/c0mc2084

Abstract

Pertumbuhan pesat di daerah perkotaan menghadirkan sejumlah masalah lingkungan, termasuk polusi, berkurangnya area terbuka hijau, dan ketidakaturan dalam penggunaan lahan. Maka dari itu, penting untuk menerapkan prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan menjaga lingkungan guna menciptakan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan keberlangsungan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di area perkotaan serta mengenali hambatan yang muncul dalam proses tersebut. Metode yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan cara meneliti berbagai sumber ilmiah yang relevan. Temuan kajian menunjukkan masih ada inkonsistensi dalam pelaksanaan RTRW dan RDTR, ketidakmerataan distribusi serta fungsi ruang terbuka hijau, serta kurangnya efisiensi integrasi transportasi dengan penggunaan lahan. Selain itu, efektivitas kebijakan ruang sangat dipengaruhi oleh kekuatan alat kontrol, koordinasi antara pemangku kepentingan, dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan regulasi, pengembangan kapasitas institusi, digitalisasi sistem perizinan berbasis tata ruang, dan kerjasama antara berbagai pihak untuk mencapai pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan