Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Kajian Strategi Promosi Penjualan Olahan Kelapa Menjadi Keripik Permata, Suarika Diah; Wanti Siregar, Lidia; Wigrha, Biwi Cahya; Andini, Della Surya; Rangkuty, Dewi Mahrani
CiDEA Journal Vol. 4 No. 1 (2025): CiDEA Journal
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cideajournal.v2i1.832

Abstract

The business product discussed by the author is coconut chips. Coconut chips are products made from white, crispy and sweet coconut flesh and have a distinctive coconut smell. In general, this product is made from coconuts aged 7-8 months, consumed as snacks or dried foods. The purpose of making coconut chips is to be an alternative for the community as a snack product that has high nutritional value. In addition, it can increase the utilization of young coconuts and can be an alternative business opportunity so as to create new jobs. The stages used in the implementation of the coconut chip business program include preparation, market research and product formulation, as well as marketing strategies.
Standar Etika Profesi Pada Layanan Pembayaran Berbasis QRIS Darma, Dito Aditia; Permata, Suarika Diah; Tambunan, Icha Tamara; Sembiring, Celly Shetyana Br; Fahrezi, Muhammad Rizky; Sitompul, Friska
Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Vol. 8 No. 6 (2026): Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Departement Of Accounting, Indonesian Cooperative Institute, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/w74bq052

Abstract

QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) menjadi salah satu instrumen penting dalam percepatan digitalisasi sistem pembayaran di Indonesia karena mampu menyediakan proses transaksi yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi. Namun, di balik peningkatan penggunaannya, terdapat kebutuhan untuk memastikan bahwa setiap penyedia layanan menjalankan standar etika profesi yang memadai, terutama terkait keamanan transaksi, transparansi informasi, dan perlindungan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana prinsip etika profesi diterapkan dalam layanan pembayaran berbasis QRIS, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang muncul dari aspek teknis maupun tanggung jawab profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan literatur dari jurnal ilmiah, regulasi Bank Indonesia, dan publikasi ilmiah lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa QRIS telah berhasil meningkatkan efisiensi transaksi digital, namun penerapan etika profesi masih belum merata, terlihat dari masih adanya kendala seperti gangguan sistem, keterbatasan edukasi kepada pengguna, serta penanganan keluhan yang belum optimal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan ekosistem QRIS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga oleh komitmen penyedia layanan dalam menjaga integritas, akuntabilitas, dan perlindungan konsumen.