Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Kader dalam Melaksanakan Senam Nifas pada Ibu Nifas Di Klinik Sehat Zam-Zam Kota Palopo Tahun 2024 Kasmayani; Dwi Yanti, Yuniar; Hastuty, Dewi; Adeliana; Arnianti; Rosalinda, Sherly; Suhaib, Elma
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 3 No. 2 (2024): Desember Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/dt2gp544

Abstract

Senam nifas bermanfaat untuk memulihkan kembali kekuatan otot-otot dasar panggul, mengencangkan otot-otot pada dinding perut dan perineum, membantu membentuk sikap tubuh lebih baik dan mencegah terjadinya komplikasi. Senam nifas mampu mencegah terjadinya komplikasi perdarahan post partum secara dini. Saat melaksanakan senam nifas, akan terjadi kontraksi otot-otot perut yang membantu dalam proses involusi uteris yang dimulai setelah lahirnya plasenta. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah mampu meningkatkan pengetahuan kader Kesehatan mengenai senam nifas serta dapat mempraktikkan pada ibu post partum sebagai salah satu upaya dalam pencegahan perdarahan pasca melahirkan di Klinik Sehat Zam-Zam Kota Palopo Tahun 2024. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa yang didampingi oleh dosen. Metode pelaksanaan yaitu pemanfaatan kader Kesehatan dalam pelaksanaan senam nifas dan dapat memberikan bekal pengetahuan tentang manfaat dan pelaksanaan senam nifas pada ibu nifas di Klinik Sehat Zam-Zam. Dari hasil kegiatan ini diharapkan pengetahuan ibu akan bertambah dan pola pikir ibu menjadi lebih baik sehingga ibu nifas termotivasi untuk melaksanakan senam nifas dengan didampingi kader.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA Arnianti; Hastuty, Dewi; Dwi Yanti, Yuniar; Adeliana; Yenni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pusat Unggulan Iptek Penanggulangan Stunting Berbasis Kesehatan Ibu dan Anak Vol 4 No 2 (2025): JPKM PUSTINGKIA JULI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jpustingkia.v4i2.1023

Abstract

Background: The prevalence of anemia among pregnant women in Indonesia remains high at 48.9%. Anemia during pregnancy not only poses a risk of maternal mortality but also impacts the well-being of both the mother and child. Anemia during pregnancy reflects the socioeconomic well-being of the community and significantly impacts the quality of human resources. Therefore, anemia requires serious attention from relevant parties in implementing interventions and providing quality healthcare services. Objective: This community service initiative aims to enhance pregnant women's knowledge about preventing pregnancy-related anemia. Methods: The activity was conducted by providing education through leaflets, lectures, discussions, and question-and-answer sessions. Knowledge was evaluated through a pretest administered before the education and a post-test administered after the education was conducted. Results: Before the education (pre-test), it was found that 6 pregnant women were in the insufficient category, 4 (27%) had adequate knowledge, and 5 (33%) had good knowledge. In the post-test, 1 (7%) pregnant woman was in the low knowledge category, 3 (20%) had adequate knowledge, and 11 (73%) had good knowledge. Conclusion: Health education on the prevention of anemia during pregnancy can enhance the knowledge of pregnant women.
Hubungan Inisiasi Menyusu Dini dan Mobilisasi Dini Dengan Involusi Uteri Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Ladongi Jaya, Kolaka Timur kasma, kasmayani; Sarikasih, Wayan; Umami, Nurrahmi; Arnianti; Adeliana; Hastuty, Dewi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1380

Abstract

Involusio uteri adalah kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil baik dalam bentuk maupun posisi. Involusio uteri merupakan suatu proses dimana uterus kembali ke kondisi sebelum hamil dengan berat sekitar 60 gram. Proses ini dimulai segera setelah plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi square (p<0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur (p=0,021) (p=0,001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan inisiasi menyusu dini dan mobilisasi dini dengan involusi uteri pada ibu nifas di Puskesmas Ladongi Jaya Kabupaten Kolaka Timur.
Pemberian Edukasi dan Keterampilan Pijat Laktasi untuk Meningkatkan Produksi ASI pada Ibu Menyusui Kasmayani; Dwi Yanti, Yuniar; Hastuty, Dewi; Adeliana; Arnianti; Ramadani, Nova; Intan; Yanti, Rahma
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/jc7r9k21

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi alami bagi bayi dengan kandungan gizi yang paling sesuai untuk pertumbuhan optimal. Menurunnya produksi ASI pada ibu menyusui menjadi salah satu penyebab tidak terwujudnya pemberian ASI eksklusif selama 0-6 bulan pertama. Beberapa ibu mengalami kesulitan dan kegagalan dalam menyusui karena ASI yang belum keluar, ASI yang sedikit atau puting yang lecet. Pijat laktasi merupakan salah satu metode perawatan payudara tanpa rasa sakit yang dapat merangsang kekuatan otot-otot payudara untuk meningkatkan produksi ASI.Tujuan pengabdian ini memberikan edukasi dan keterampilan pada ibu tentang manfaat pijat laktasi dan cara melakukan pijat laktasi untuk meningkatkan produksi ASI ibu. Metode pengabdian yang dilakukan adalah ceramah tentang manfaat pijat laktasi dan praktik cara melakukan pijat laktasi. Hasil evaluasi pelaksanaan sebelum diberikan penyuluhan kategori pengetahuan cukup (58,8%) dan setelah diberikan penyuluhan menjadi (88,2%) artinya kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu.
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Edukasi Nutrisi Seimbang untuk Kesehatan Ibu dan Janin Arnianti; Afrianty, Yenny; Hastuty, Dewi; Adeliana; Aulia, Dhea; Sri Rahayu Baso, Andi
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/2z9xjk54

Abstract

Pengetahuan nutrisi seimbang yang rendah pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko terjadinya malnutrisi maternal yang berdampak pada kesehatan ibu dan janin, peningkatan risiko komplikasi, bayi lahir rendah, dan stunting.  Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu hamil tentang nutrisi seimbang melalui pemberian edukasi nutrisi seimbang. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan dengan observasi, sosialisasi, intervensi pemberian edukasi, pendampingan serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan pengabdian ini melibatkan 15 orang ibu hamil yang mengikuti edukasi nutrisi seimbang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxom untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil pre-test menunjukkan bahwa terdapat 67% responden memiliki pengetahuan rendah, 13% berpengetahuan cukup, dan 20% berpengetahuan tinggi. Setelah diberikan edukasi nutrisi seimbang, hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan dengan 67% responden memiliki pengetahuan tinggi dan 33% berpengetahuan cukup, serta tidak ditemukan responden memiliki pengetahuan rendah. Hasil uji Wilcoxom menunjukkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi nutrisi seimbang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya nutrisi bagi kesejahteraan ibu dan janin. Kegiatan ini memberikan implikasi terhadap perubahan perilaku hidup sehat ibu hamil, dan penurunan risiko komplikasi KEK, bayi berat lahir rendah. Hasil pengabdian kepada masyarakat menyarankan agar program edukasi nutrisi diintegrasikan pada layanan antenatal care secara rutin dan dilakukan tindak lanjut melalui monitoring berkelanjutan serta pengembangan media edukasi yang inovatif.