Sihombing, Freean Gabriel
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PERANAN ADVOKAT DALAM PENEGAKAN HUKUM SEBAGAI PRESFEKTIF PROFESIONALISME DALAM PENEGAKAN KASUS PENGGELAPAN Sinaga, Jusnizar; Sihombing, Freean Gabriel
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 11 No. 1 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v11i1.11642

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, Pengertian Advokat adalah orang yang berprofesi memberi jasa hukum, baik di dalam maupun diluar pengadilan yang memenuhi persyaratan berdasarkan ketentuan Undang-Undang ini. Kegiatan magang mempunyai tujuan untuk memberi bekal pengalaman dan keterampilan kerja praktis, penyesuaian sikap dalam dunia kerja sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja saat setelah menyelesaikan studi nantinya. Dalam menjalankan fungsi dan tugasnya advokat seharusnya dilengkapi oleh kewenangan sama dengan halnya dengan penegak hukum lain seperti polisi, jaksa dan hakim. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa Untuk mewujudkan profesi Advokat sebagai profesi mulia dan terhormat (Officium Nobile), yaitu setiap Advokat dalam menjalankan profesinya harus tunduk dan patuh pada etika profesi (kode etik), peraturan perundangundangan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah mematuhi sumpah Advokat. Apabila setiap Advokat patuh dan tunduk pada ketiga hal tersebut maka akan bermanfaat baik bagi diri Advokat sendiri maupun bagi masyarakat (klien) maupun bagi negara. Dan Advokat harus mampu melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin untuk mengubah citra advokat sebagai profesi hukum yang kini engga dipercayai masyarakat, penerapan kode etik dan etika profesi dalam menjalankan tugas merupakan salah satu langkah menjadikan advokat sebagai profesi yang mulia dihapan masyarakat.
Legal Protection for Children as Victims of Human Trafficking (Study of Decision Number 98/Pid.Sus/2020/Pn.Kot) Sihombing, Freean Gabriel; Anggusti, Martono; Gultom, Meli Hertati
Journal of Legal and Cultural Analytics Vol. 4 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jlca.v4i3.15236

Abstract

Criminal acts are a significant concern for the surrounding community and require swift and appropriate handling to overcome them. The crime of human trafficking is a form of denial of the fundamental human status as a legal subject. It also results in cases of humanism that certainly degrade the dignity of humans as social beings. Indonesian law has a complex framework in protecting children from all forms of exploitation and crime, including the Crime of Human Trafficking (TPPO). Within the Indonesian legal system, there are various regulations designed to protect children's rights and provide protection against crimes that threaten their safety. This study uses a normative legal method with a statute approach, a fact approach, and a case approach. Based on the problem in this study, which discusses the Implementation of Legislation in the Protection of Child Victims of Trafficking, the Judge's Consideration in Imposing Sentences in Decision Number 98/Pid.Sus/2020/PN.Kot. Further analysis is needed to understand the judge's considerations and the application of the principle of justice in the decision.