Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Program Penerapan Daun Kelor sebagai Pencegahan Stunting melalui Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu di Desa Cengkong Kartika, Iin Ira; Jumaedi, Jumaedi; Widhiantika, Wieke; Lismayanti, Desty; Darmawan, Wendi; M, Putriayu; Zahra, Fitria; Siti N, Nasya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.21302

Abstract

ABSTRAK Hasil survei tahun 2023 kejadian stunting baik kasus lama dan baru sebanyak 21,55, serta mengalami penurunan sebanyak 0,8% bila dibandingkan dengan tahun 2022. (Kemenkes RI, 2023). Menambah pengetahuan kader dan masyarakat khususnya keluarga yang memiliki ibu hamil dan balita  tentang pencegahan stunting dini pada ibu hamil dan balita melalui konsumsi daun kelor. Metode Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan metode penyuluhan interaktif jumlah populasi dan sampel 20 orang dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada 27 Mei 2025, yang dilaksanakan di wilayah Desa Cengkong Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang, pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan selama 1 hari, terjadi peningkatan pengetahuan kader dari nilai rerata pre test 8,00 menjadi nilai rerat post  8,5. Peningkatan pengetahuan hasil pre test tentang manfaat daun kelor bagi pencegahan stunting didapatkan 95% kader dengan pengetahuan cukup dan 5% dengan pengetahuan baik, sedangkan hasil post test tentang manfaat daun kelor bagi pencegahan stunting didapatkan 55% kader memiliki pengetahuan cukup dan 45% memiliki pengetahuan baik. Dari 20 orang menunjukan hasil uji Wilcoxon setelah dilakukan penyuluhan peserta yang mengalami penurunan pengetahun 1 orang, yang mengalami peningkatan positive 9 orang dan yang memiliki pengetahuan tetap sebanyak 10 orang. Uji statistic didapatkan nilai 0,011 (p value< α: 0,011) artinya ada hubungan antara pemberian penuluhan terhadap peningkatan pengetahuan kader. Pemberian penyuluhan tentang manfaat daun kelor sebagai pencegahan stunting dini terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang manfaat daun kelor untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan balita sejak awal. meningkatkan konsumsi daun kelor dalambentuk produk makanan yang mudah dikonsumsi sebagai pencegahan stunting sejak dini dengan sasaran ibu hamil dan balita melalui penyebaran informasi manfaat daun kelor melalui social media. Kata Kunci: Daun Kelor, Pencegahan Stunting, Pengetahuan, Kader  ABSTRACT The survey results in 2023 showed that the incidence of stunting in both old and new cases was 21.55, and decreased by 0.8% when compared to 2022. (Indonesian Ministry of Health, 2023). To increase the knowledge of cadres and the community, especially families who have pregnant women and toddlers about preventing early stunting in pregnant women and toddlers through consumption of moringa leaves. Methods Community service activities using interactive counseling methods, the population and sample size is 20 people with purposive sampling technique. This community service activity was carried out on May 27, 2025, which was carried out in the Cengkong Village area, Purwasari District, Karawang Regency, the implementation of community service was carried out for 1 day, there was an increase in cadre knowledge from the pre-test mean value of 8.00 to the post-rate value of 8.5. Increased knowledge of pre-test results on the benefits of moringa leaves for stunting prevention obtained 95% of cadres with sufficient knowledge and 5% with good knowledge, while the results of the post-test on the benefits of moringa leaves for stunting prevention obtained 55% of cadres have sufficient knowledge and 45% have good knowledge. Of the 20 people showed the results of the Wilcoxon test after counseling participants who experienced a decrease in knowledge of 1 person, who experienced a positive increase in 9 people and who had permanent knowledge as many as 10 people. Statistical tests obtained a value of 0.011 (p value < α: 0.011) means that there is a relationship between the provision of counseling on increasing the knowledge of cadres. Providing counseling on the benefits of moringa leaves as a prevention of early stunting increased cadre knowledge about the benefits of moringa leaves for consumption by pregnant women and toddlers from an early age. Increase the consumption of moringa leaves in the form of food products that are easy to consume as a prevention of stunting from an early age with the target of pregnant women and toddlers through the dissemination of information on the benefits of moringa leaves through social media. Keywords: Moringa, Stunting Prevention, Knowledge, Cadres
Praktek Keseharian: Teori Habitus dalam Everyday Life di Pasar Ciputat Tahun 2000-2024 Zahra, Fitria; Rahma Fitriani, Intan; Ghaitsa Harsito, Sheikha Shulda; Elhumaira, Aisyah; Rahmalia, Arina; Aulia, Chairidah
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol. 2 No. 2 (2023): Vol. 2, No. 2, Desember 2023
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sh.v2i1.39864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Praktek Keseharian: Teori Habitus dalam Kehidupan Sehari-hari Para Pelaku Pasar di Pasar Ciputat (Studi Kasus Tahun 2000-2024). Pasar Ciputat adalah salah satu pasar tradisional yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten sejak tahun 1930-an. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian pendekatan sejarah, yakni berupa heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi dan juga wawancara. Hasil penelitiannya menampilkan praktik keseharian di Pasar Ciputat tidak hanya mencerminkan transaksi ekonomi, tetapi juga jalinan sosial yang kompleks dan terintegrasi. Kebiasaan para pelaku pasar ini tidak hanya mengikuti pola perilaku individu, tetapi juga terbentuk oleh dinamika sosial, budaya lokal, dan nilai-nilai yang dianut dalam komunitas pasar. Kesimpulannya adalah dengan memahami pengaruh kebiasaan para pelaku Pasar Ciputat, kita dapat memahami lebih dalam dinamika pasar tradisional dan perannya dalam kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. 
Bumi Sebagai Sumber Air dalam Perespektif Sains dan Al-Qur’an: Telaah Surah Al-Mu’minun Ayat 18 pada Tafsir Kemenag Febriana, Virda Amelia; Anisa, Nor; Zahra, Fitria; Mujahid, Ahmad
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 1 No. 4 (2025): July
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v1i4.194

Abstract

Artikel Penelitian ini bertujuan mengkaji peran bumi sebagai sumber dan penyimpan air dalam perespektif sains dan Al-Qur’an dengan fokus pada telaah Surah Al-Mu’minun ayat 18 berdasarkan penafsiran Kementerian Agama Republik Indonesia. Ayat ini menunjukkan bahwa air diturunkan dari langit secara terukur dan disimpan dalam bumi sebagai bagian dari sistem kehidupan yang telah ditetapkan oleh Allah secara seimbang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersifat interdisipliner. Sumber data terdiri atas tafsir Al-Qur’an klasik dan kontemporer, literatur sains geologi dan hidrologi, serta jurnal ilmiah terkait krisis air dan konservasi lingkungan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan pendekatan integratif dan komparatif, yaitu menggabungkan pemaknaan ayat Al-Qur’an dengan temuan sains modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bumi memainkan peran aktif dalam sistem hidrologi, di mana air hujan tidak hanya turun, tetapi juga diserap dan disimpan melalui proses geologis seperti infiltrasi dan perkolasi. Bumi menjadi reservoir alami yang menopang keberlangsungan air tanah dan keseimbangan ekosistem. Penafsiran ayat Al-Qur’an dan data ilmiah saling menguatkan bahwa bumi bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga sistem penyimpan kehidupan. Simpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya pendekatan tafsir ekologis yang integratif serta pentingnya kesadaran spiritual dan ilmiah dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.