Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Kompor melalui Program REHEAT di Organisasi Aisyiyah Kampung Dadap Al Fath, Muhammad Thoriq; Hasibuan, Gina Cynthia Raphita; Alda, Tania; Dalimunthe, Nisaul Fadilah; Kwek, Philip; Nasution, Dea Amanda Sari; Angel, Angel; Sara, Ester Catherine; Gusferi, Irfan
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 3 (2025): Oktober (In Press)
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i3.1381

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) REHEAT (Reusing Cooking Oil as Alternative Household Fuel in Response to the Energy Crisis) bertujuan memanfaatkan minyak jelantah (Waste Cooking Oil, WCO) sebagai bahan bakar alternatif kompor rumah tangga melalui pemberdayaan masyarakat bersama Aisyiyah Kampung Dadap. Minyak jelantah yang dikumpulkan dari dapur rumah tangga diolah melalui penyaringan sederhana dan diuji pada kompor berbasis WCO. Program ini juga melibatkan pelatihan teknis kepada ibu-ibu Aisyiyah terkait pengolahan dan penggunaan WCO. Hasil uji coba menunjukkan bahwa WCO mampu menghasilkan nyala api stabil dengan efisiensi yang memadai untuk aktivitas memasak dasar. Program ini memberikan manfaat ganda, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak bekas serta menekan biaya energi rumah tangga. Tantangan utama yang ditemui adalah kualitas minyak yang bervariasi dan keterbatasan pengumpulan rutin.Ke depan, penguatan sistem pengumpulan minyak serta pengembangan desain kompor yang lebih efisien diharapkan dapat meningkatkan keberlanjutan program. Model REHEAT berpotensi direplikasi di komunitas lain sebagai penerapan ekonomi sirkular yang mengintegrasikan aspek lingkungan, energi, dan pemberdayaan masyarakat.
ECO-WAVE MAG: Inovasi Teknologi Pengeringan Maggot Berbasis Circular Economy pada Mitra (Black Soldier Fly) BSF Ratna Medan: Pengabdian Hasibuan, Gina Cynthia Raphita; Fath, Muhammad Thoriq Al; Sidabutar, Rivaldi; Ginting, Muhammad Hendra Sahputra; Angel, Angel; Nasution, Dea Amanda Sari; Catherine, Ester Sara; Nasution, Juan Akmal; Alamsyah, Vandria; Fajar, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3807

Abstract

The increase in organic waste generation in Indonesia is driving the need for more sustainable waste management innovations, including through the bioconversion of maggots as an alternative protein source. However, at a business scale like Ratna's Black Soldier Fly (BSF), the maggot drying process remains a major obstacle because conventional methods produce inconsistent quality, require long drying times, and are energy-intensive. A community service project titled ECO-WAVE MAG was introduced to address this issue by implementing a microwave dryer as an appropriate technology. Activities included field surveys, designing and modifying the drying system, technical testing on fresh maggots with a moisture content of around 70 percent, and providing training and operational assistance to partners. Test results showed that the microwave dryer was able to reduce drying time by up to 70 percent, produce a stable final moisture content of 8–10 percent, and maintain the homogeneity and nutritional quality of the dried maggots. This technology also proved to be more energy efficient and able to increase production capacity and product shelf life.