Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI SCHOOL EMPOWERING PROGRAM DALAM MENINGKATKAN LIFE SKILL UNTUK MEWUJUDKAN SISWA YANG BERDAMPAK PADA MASYARAKAT Zuhroh, Siti Aminatuz; Halimatussa’diyah, Fadlilah; Pamungkas, Bayuaji Arya; Fibrianto, Alan Sigit; Setiawan, Angga Bayu
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 11 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

School Empowering Program yang ada di SMA yaitu memberikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler dan juga menerapkan kegiatan pembekalan keterampilan dengan memanfaatkan kearifan lokal yang ada. Tujuan adanya School Empowering Program, yaitu memberikan keterampilan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, memberikan bekal pengetahuan dan kompetensi yang sesuai dengan minat dan keahlian peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Subjek penelitian dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Lokasi penelitian tersebut dipilih karena SMA Islam Kepanjen menerapkan program double track yang diterapkan oleh siswa-siswi SMA Islam Kepanjen. Implementasi dari ketiga bidang dapat meningkatkan life skill masing-masing siswa karena pembelajaran tidak dilakukan dengan teori-teori saja melainkan praktik juga diterapkan oleh siswa sehingga siswa dapat mengasah skill nya secara terus menerus. Siswa juga mendapatkan sertifikat atau pengakuan dari kegiatan empowering yang bekerja sama dengan pihak universitas, sehingga dapat digunakan untuk memasuki dunia kerja, portofolio untuk mendaftar kuliah dan pengakuan kepada masyarakat umum bahwa memiliki skill dari salah satu bidang yang ditekuni pada saat mengikuti program empowering.
Analysis of the Role of Teachers in Overcoming "Toxic Friendship" in Class X of Kepanjen Islamic High School Manahil, Adzra Tsabitah Nafiatul; Setia, Agnes Putri; Azkia, Sherina Putri; Zuhroh, Siti Aminatuz
Humanities Horizon Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : PT. Pena Produktif Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63373/3047-8014/6

Abstract

This research was conducted to identify the negative impacts caused by toxic friendships, both psychologically, emotionally, and socially, and to analyze various factors that can cause toxic friendships, such as personality differences, communication problems, jealousy, and past trauma, as well as to understand the negative impacts from friendships that are unhealthy and poison a person's life. The method used is a descriptive qualitative method, which means exploring and understanding the meaning of the motivational symbols of the experiences of individuals who are research subjects based on the results of observations and interviews. This method has several approaches, but we chose the phenomenological approach, which means this research aims to find the meaning of life experiences. The research results showed that people around him hated him in class. According to Kepanjen Islamic High School teachers, many are still in the class. Kepanjen Islamic High School's teachers hope this toxic friendship can be prevented and will not happen continuously. Not only that, teachers at Kepanjen Islamic High School are, of course, also involved in overcoming the occurrence of toxic friendships among teenagers, especially in class X.
Masyarakat Risiko Dalam Lingkar Pencemaran Limbah Industri Di Sungai Wrati Desa Kedungringin, Kabupaten Pasuruan Zuhroh, Siti Aminatuz; Waskito, Waskito
Sosioglobal Vol 10, No 1 (2025): Sosioglobal: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Sosiologi
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsg.v10i1.62186

Abstract

ABSTRAKPencemaran limbah di kawasan industri masih menjadi problematika masyarakat di seluruh dunia. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan potret masyarakat risiko Desa Kedungringin yang bermukim di lingkar pencemaran limbah  kawasan industri industri. Secara spesifik masalah yang diteliti adalah kondisi fisik dan sebelum dan setelah lingkungan tercemar, risiko yang dialami masyarakat dan strategi yang dilakukan masyarakat dan pemerintah  dakam menghadapi berbagai risiko yang ada  Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Subyek penelitian terdiri atas 15 informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilalukan secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi masyarakat dan lingkungan mengalami perubahan setelah digunakan untuk  kawasan industri. Pembuangan limbah industri berlebih ke sungai mengakibatkan  risiko fisik, psikologis dan sosial. Adaptasi masyarakat dan strategi yang dilakukan tidak sepenuhnya signifikan mengatasi berbagai risiko yang masih dialami masyarakat hingga saat ini. Dengan kata lain, masyarakat setempat menghadapi ketidakpastian berbagai risiko yang masih dialami dan akan dialami di masa yang akan datangKata kunci: Kawasan Inddustri, Pencemaran limbah industri,  masyarakat risiko, ABSTRACTWaste pollution in industrial areas remains a problem for communities worldwide. This study aims to depict the risk profile of the Kedungringin Village community residing in the industrial waste pollution circle. Specifically, the issues examined are the physical conditions before and after environmental pollution, the risks faced by the community, and the strategies employed by both the community and the government in dealing with various existing risks. The approach used in this research is a qualitative method with a phenomenological research design. The subjects of the study consisted of 15 informants. Data collection techniques were carried out through participatory observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted interactively through data reduction, data presentation, and conclusion verification. The research results indicate that the conditions of the community and the environment have changed after being used for an industrial area. The excess disposal of industrial waste into rivers poses physical, psychological, and social risks. The community's adaptation and strategies implemented have not been fully significant in addressing the various risks still faced by the community to this day. In other words, the local community is facing uncertainty about the various risks that are currently being experienced and will be experienced in the futureKeywords: Industrial area, industrial waste pollution, risk society