Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH MELALUI PENDAFTARAN MEREK JASA DI KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG SEBAGAI PENINGKATAN IDENTITAS BISNIS DI ERA DIGITAL Saputra , Rikki Jitu; Jenali, Yosef Suryo Wibowo; Hanafiah, Zahira Nurmahdi; Hasanah, Cantika Aprilia; Protugus, Rafif Nabil; Arrizal, Brian Hafiz; Ramadhan, Resa Piska; Ramadhani, Anggun Tri; Rum, Gresia Wulaning; Nuraini, Rina Waliya; Agusti, Nadila Rama; Mahmuda, Shirly Ampri Alfian; Rinduni, Ridha; Salsabilla, Haniva; Febriyanti, Elvira; Sinawang, Faricha Anggun; Hartanti, Juwita Dwi; fahrurrizkianur, Akhmad
Jurnal Kreatif : Karya Pengabdian untuk Masyarakat Aktif dan Inovatif Vol 2 No 01 (2025): JANUARI
Publisher : Zhata Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64578/jkreatif.v1i03.120

Abstract

Property Rights; Legal economic growth and the quality of life of the community. Micro, Protection. Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in the economy, but many MSME actors are not yet aware of the importance of trademark registration. The socialization activity carried out by Group 2 Class 3 PMM Semarang State University and UPN Veteran Jakarta aims to increase awareness of MSME actors in Gunungpati, Semarang City regarding legal protection through trademark registration. Through education about the benefits and process of trademark registration, participants are expected to understand the importance of Intellectual Property Rights (IPR) and be proactive in protecting their business identity. The results of the socialization showed a significant increase in understanding among participants.
Implikasi Hukum Wanprestasi Dalam Perjanjian Pembiayaan Gadai Di Pt. Pegadaian Terhadap Debitur Rinduni, Ridha; Hasanah, Cantika Aprilia; Kaniyawati, Sinta
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 6.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Pegadaian sebagai lembaga keuangan menyediakan pinjaman melalui dua jenis produk, yaitu gadai dan fidusia, di mana barang yang dijadikan jaminan harus diserahkan kepada kreditur. Menurut Pasal 1313 BW, perjanjian merupakan tindakan di mana pihak-pihak mengikatkan diri untuk memenuhi kewajiban tertentu. Wanprestasi terjadi ketika debitur gagal memenuhi kewajibannya, yang dapat diidentifikasi melalui formulir Surat Bukti Kredit. Akibat hukum dari wanprestasi mencakup kewajiban ganti rugi, pembatalan perjanjian, dan hak kreditur untuk melakukan eksekusi terhadap barang jaminan melalui lelang. Proses penyelesaian wanprestasi melibatkan pemberitahuan kepada debitur dan upaya musyawarah sebelum langkah hukum diambil. PT. Pegadaian memiliki hak retensi untuk melindungi kepentingan kreditur, dan jika sengketa muncul, penyelesaiannya akan dilakukan melalui jalur non-litigasi terlebih dahulu.