Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Desain Rekayasa Detail Dinding Penahan Tanah Ruas Jalan Dusun Tapinalu- Ulatu Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Supusepa, Winaefelia; Siahaya, Vera Theresia Caroline; Latar, Sjafrudin
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i1.4096

Abstract

The road section of Tapinalu-Ulatu Hamlet, located in Luhu Village, Huamual District, Seram Bagian Barat Regency, has a length of 3.1 km and a width of 4.5 m. On the right side of the road, there is a hill and steep slope that caused a landslide at STA 01+150-01+165, with a landslide width of 11 m and a height of 7 m, disrupting road users' activities. This study aims to determine the appropriate type of retaining wall and produce a detailed engineering design.The methods used include calculating active and passive earth pressures using the Rankine method, assessing soil bearing capacity stability with Terzaghi's equation, determining retaining wall dimensions using SNI 2860:2017 standards, and estimating construction costs using the AHSP 2022 Bina Marga method.The results show that the most suitable type of retaining wall for the Tapinalu-Ulatu Hamlet road section is the cantilever retaining wall. The wall meets safety requirements for sliding stability (2.32 ≥ 2 ), overturning stability (2.16 ≥ 2), and bearing capacity (6.88 > 3). The detailed engineering design includes a preliminary design with dimensions: height = 7 m, footing height = 1 m, top width = 0.3 m, base width = 4.8 m, toe width = 1.6 m, and heel width = 2.4 m. The construction cost for the cantilever retaining wall is estimated at IDR 1,913,223.96 m.
Maksudnya subjudul dari judul ini:DESAIN REKAYASA DETAIL DINDING PENAHAN TANAH PADA RUAS JALAN WAISARISA KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Siahaya, Vera Theresia Caroline; Jakob, Juvrianto Chrissunday; Lelapary, Jacob Johanis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7174

Abstract

Ruas Jalan Waisarisa di Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, mengalami kerusakan dinding penahan tanah pada STA 05+00 – 05+07 dengan tinggi 7 m dan panjang 10 m. Kerusakan ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan aliran deras melalui gorong-gorong sehingga memicu erosi tanah di sekitar fondasi. Kondisi tersebut mengakibatkan longsor dengan dimensi 7 m × 6 m yang menutup sebagian badan jalan, mengganggu lalu lintas, dan menimbulkan risiko bagi pengguna jalan.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis stabilitas serta mendesain ulang dinding penahan tanah agar memenuhi standar keamanan konstruksi. Tahapan penelitian meliputi pengujian laboratorium berupa kadar air, berat jenis, berat isi, analisis saringan, dan batas Atterberg berdasarkan SNI. Hasil klasifikasi tanah menunjukkan jenis CL (Clay of low to medium plasticity) menurut sistem USCS. Analisis stabilitas dilakukan dengan metode Rankine untuk tekanan tanah lateral dan metode Terzaghi untuk kapasitas dukung tanah.Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dinding penahan tanah tipe kantilever dengan dimensi tinggi 7 m, tinggi tapak 1 m, lebar atas 0,3 m, lebar dasar 4,8 m, lebar kaki 1,6 m, dan panjang tumit 2,4 m dinyatakan aman. Faktor keamanan geser sebesar 2,9 ≥ 1,5, guling 3,1 ≥ 1,5, serta daya dukung dengan σmax = 695 kN/m² lebih besar dari qa = 220,17 kN/m². Estimasi anggaran biaya pembangunan dinding penahan tanah adalah Rp1.056.000.000,00 atau Rp3.142.857,00/m³. Penelitian ini menghasilkan Detail Engineering Design (DED) berupa gambar teknis, detail penulangan, dan rekapitulasi biaya yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan proyek sejenis. Kata kunci: dinding penahan tanah kantilever,desain rekayasa detail
STABILITAS DINDING PENAHAN TANAH RUAS JALAN WAISARISA SERAM BAGIAN BARAT Siahaya, Vera Theresia Caroline; Marantika, Giovianne Friensty; Lewakabessy, Godfried; Syahailatua, Elvira Cornelia
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/0w2ed648

Abstract

Abstract Stability of a structure is a crucial aspect in structural design, as it determines its safety against various loads. This study conducted observations in Waisarisa Village, West Seram Regency, Maluku Province. At the study site, there are two retaining walls, each 7 m high, at STA 06+00 - 06+15 and STA 08+00 - 08+05. The first site is in good condition, while the second site was damaged by landslides following heavy rainfall. This study was conducted to analyze the stability of the retaining wall to determine its safety level and to use the results as a consideration in improving conditions at the study site. Based on the analysis, a retaining wall design was developed to address the problems at the study site: a cantilever retaining wall with dimensions of 7 m high, 1 m footing height, 0.3 m top width, 4.6 m base width, 1.5 m toe width, and 2.4 m heel width. Keywords: stability of the structure; retaining wall; structural safety; cantilever wall Abstrak Stabilitas konstruksi merupakan aspek terpenting dalam perancangan suatu struktur, karena menentukan keamanan struktur tersebut terhadap berbagai beban. Pada studi ini dilakukan pengamatan di Desa Waisa­risa, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. Di lokasi penelitian terdapat 2 titik dinding penahan tanah dengan tinggi 7 m, yaitu pada STA 06+00 - 06+15 dan STA 08+00 - 08+05. Kondisi titik pertama masih baik, sedangkan kondisi di titik kedua mengalami kerusakan akibat longsor setelah curah hujan yang tinggi. Studi ini dilakukan untuk menganalisis stabilitas dinding penahan tanah, agar dapat diketahui tingkat keamanannya serta hasilnya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam memperbaiki kondisi yang terdapat di lokasi studi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh desain dinding penahan tanah untuk menyelesaikan permasalahan di lokasi studi, yaitu dinding penahan tanah tipe kantilever dengan dimensi tinggi 7 m, tinggi tapak 1 m, lebar atas 0,3 m, lebar dasar 4,6 m, lebar kaki 1,5 m, dan lebar tumit 2,4 m. Kata-kata kunci: stabilitas konstruksi; dinding penahan tanah; keamanan struktur; dinding kantilever