Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Comprehensive Science

Gambaran Kadar HbA1c Pada Mahasiswi dengan Berat Badan Berlebih dan Obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2023 Lathiyfah Az-Zahra, Ayumi; Rambert, Glady Inri; Berhimpon, Siemona Lydia Eunike
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3861

Abstract

Peningkatan kasus diabetes melitus (DM) banyak dipengaruhi oleh tingginya angka berat badan berlebih dan obesitas, yang dapat menurunkan sensitivitas insulin dan mengganggu metabolisme glukosa. Mahasiswi kedokteran rentan mengalami gangguan metabolik akibat pola hidup yang tidak teratur. Status glikemik jangka panjang dinilai melalui HbA1c, yang mencerminkan kadar glukosa darah 2–3 bulan terakhir. Pemantauan kadar HbA1c pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas diperlukan untuk mengidentifikasi kecenderungan gangguan glikemik sejak awal. Tjuan: Mengetahui gambaran kadar HbA1c pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diperoleh menggunakan metode purposive sampling dari 30 mahasiswi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri atas 15 sampel berat badan berlebih dan 15 sampel obesitas. Dari masing-masing 15 sampel berat badan berlebih dan obesitas, 53,3% sampel berat badan berlebih dan 60% sampel obesitas termasuk kategori normal. Proporsi pre-diabetes lebih tinggi pada kelompok berat badan berlebih, sedangkan nilai HbA1c tertinggi ditemukan pada kelompok obesitas. Kesimpulan: Setengah mahasiswi dengan berat badan berlebih dan lebih dari setengah mahasiswi dengan obesitas memiliki kadar HbA1c dalam batas normal
Implementation of Text Mining-Based Linear Programming in Maintenance Scheduling in Power Plant Supusepa, Gracia Hatikva; Rambert, Glady Inri; Wowor, Mayer Ferdinand
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3863

Abstract

Overweight and obesity are important risk factors for Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM). Fasting Blood Glucose (FBG) examination assesses blood glucose levels after an eight-hour fast. Detecting FBG levels in individuals who are overweight or obese, particularly young adults, is essential for preventing metabolic disorders such as T2DM. This study aimed to describe the fasting blood glucose (FBG) profile of female students with overweight and obesity in the 2023 cohort of the Medical Education Study Program. This study employed a descriptive design with a cross-sectional approach. A total of 30 female students who met the inclusion and exclusion criteria were selected using purposive sampling. Most respondents in both groups had normal FBG levels. In the overweight group, 86.7% were in the normal category and 13.3% in the pre-diabetic category, while in the obese group, 80% had normal levels and 20% were pre-diabetic. No respondents were found in the diabetic category. Increased FBG levels were associated with factors such as a family history of diabetes, frequent consumption of sugary foods and fast food, low physical activity, and inadequate sleep duration. Most female students with overweight or obesity had normal FBG levels; however, the proportion of pre-diabetes was higher in the obese group. These findings indicate that early metabolic disturbances may occur in both groups, particularly among individuals with a sedentary lifestyle and a family history of diabetes.
Gambaran Kadar Gula Darah Puasa Pada Mahasiswi dengan Berat Badan Berlebih dan Obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2024 Warapsari, Felisya Dwi; Eunike Berhimpon, Siemona Lydia; Rambert, Glady Inri
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3872

Abstract

Berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko penting terhadap gangguan metabolisme glukosa, termasuk peningkatan kadar gula darah puasa (GDP). Mahasiswi usia muda dengan kondisi tersebut berpotensi mengalami perubahan regulasi glukosa meskipun belum menunjukkan gejala klinis diabetes.Mengetahui gambaran kadar gula darah puasa pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2024.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling terhadap 30 mahasiswi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Sebagian besar responden dari kedua kategori status gizi menunjukkan kadar GDP dalam rentang normal. Pada kelompok dengan berat badan berlebih, sebesar 93,3% memiliki kadar GDP normal, sedangkan 6,7% berada dalam kategori pre-diabetes. Pada kelompok obesitas, 80% responden menunjukkan kadar GDP normal, sementara 20% lainnya tergolong pre-diabetes. Faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi peningkatan kadar GDP meliputi usia, riwayat keluarga dengan diabetes melitus, pola konsumsi tinggi gula dan makanan cepat saji, rendahnya aktivitas fisik, serta durasi tidur yang tidak adekuat.Mayoritas mahasiswi dengan berat badan berlebih maupun obesitas masih menunjukkan kadar GDP dalam batas normal.