Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya preventif yang efektif dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Namun, cakupan imunisasi dasar di beberapa daerah masih rendah dan belum mencapai target nasional ≥80%. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu dalam memberikan imunisasi dasar lengkap pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Parung Panjang Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik dan metode cross-sectional. Sampel penelitian adalah 108 ibu yang memiliki bayi usia 12–18 bulan, dipilih dengan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis melalui uji chi-square serta regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu patuh dalam memberikan imunisasi dasar lengkap (66,7%), sedangkan 33,3% lainnya tidak patuh. Variabel yang berhubungan signifikan dengan kepatuhan adalah pengetahuan (p=0,000), pendidikan (p=0,010), dukungan keluarga (p=0,003), ketersediaan fasilitas kesehatan (p=0,013), dan peran tenaga kesehatan (p=0,000). Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa peran tenaga kesehatan merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi kepatuhan ibu (OR=5,12; 95% CI=2,01–9,84). Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan imunisasi dasar lengkap memerlukan intervensi yang berfokus pada penguatan peran tenaga kesehatan, peningkatan pengetahuan ibu, serta dukungan keluarga dan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai