Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Karakteristik Ibu Bersalin dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2022 Elisa Murti Puspitaningrum; Putri, Kristy Mellya Putri; Putri Dewi Anggraini
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi risiko tinggi karena mempunyai kesakitan dan kematian lebih besar yang dikaitkan dengan kelahiran dan penyesuaian setelah lahir. Penyebab BBLR yaitu kurang gizi saat hamil, riwayat melahirkan prematur, usia kehamilan yang belum cukup bulan. Berdasarkan survey awal diperoleh bahwa 5 ibu yang melahirkan BBLR diperoleh 2 orang yang memiliki anak <3, 1 orang memiliki jarak kehamilan <2th, 2 orang lahir dengan umur kehamilan <37 minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi bula. Jenis penelitian bersifat retrospektif. Jumlah sampel 31 responden, dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklis dan dianalisis secara univariat. Sebagian besar usia responden resiko tinggi, yaitu 19 (54.3%), paritas responden resiko rendah, yaitu 24 (68.6%), jarak kehamilan responden resiko rendah, yaitu 21 (60%), usia kehamilan responden resiko tinggi, yaitu 25 (71,4%) dan sebagian besar mengalami BBLR, yaitu 30 (85,7%). Diharapkan RSIA Annisa untuk lebih meningkatkan kegiatan promosi sejak awal kehamilan untuk mencegah ternjadinya BBLR dan mengajarkan perawatan bayi BBLR di rumah.
Hubungan Komunikasi Orangtua Dan Pendidikan Orangtua Terhadap Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Desa Bernai Kecamatan Sarolangun Kiki Risdayanti; Intami, Eprina; Kristy Mellya Putri; Sri Mulyati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual dikatakan berisiko apabila perilaku tersebut membawa akibat yang tidak diinginkan seperti tindakan aborsi, hamil diluar nikah, penyakit menular seksual (PMS), penelitian ini mulai dilakukan pada bulan maret 2024. Jenis Penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik yaitu untuk mengetahui gambaran dan menganalisis Hubungan Komunikasi Orang Tua Dan Pendidikan Orang Tua Terhadap Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Desa Bernai Tahun 2024. Jumlah populasi 283 orang, sampel 74 orang menggunakan tekhnik Sistematis Random Sampling. Hasil penelitian mayoritas adalah resiko tinggi 38 responden (51,4%). Berdasarkan  komunikasi orang tua mayoritas adalah tidak efektif 41 responden (55,4%). Berdasarkan pendidikan orang tua mayoritas adalah pendidikan menengah (SMA) 32 responden (43,2%). Berdasarkan komunikasi dan pendidikan Dari hasil uji statistik diperoleh nilai P value 0,000<0,05. yang artinya ada hubungan antara komunikasi orang tua dan pendidikan orangtua terhadap perilaku seksual beresiko. Saran Untuk Remaja diharapakan untuk lebih mendekatkan diri dan terbuka ke orang tua tentang kesehatan reproduksi, upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi terhadap remaja tentang kesehatan reproduksi remaja.
EDUKASI BIJAK PENGGUNAAN OBAT SAAT PUASA PADA MASYARAKAT TUGU KERIS SIGINJAI KOTA JAMBI Rahmat Hidayat; Amraini Amelia; Kristy Mellya Putri; Rahmad Fitrianto; Menrisal Menrisal; Chindiana Khutami; Putri Dewi Anggraini; Dwi Rahmawati; Talitha Salshabilla Azzahra; Sa'adatul Karimah; Egis Monica
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57352

Abstract

Mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan. Selama menjalankan puasa terjadi perubahan pola makan dari tiga kali sehari menjadi dua kali, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Perubahan pola makan ini juga berpengaruh terhadap waktu dan aturan penggunaan obat bagi masyarakat yang sedang menjalani terapi pengobatan. Kurangnya pemahaman mengenai cara penggunaan obat yang tepat selama berpuasa dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak sesuai sehingga berpotensi menurunkan efektivitas terapi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan obat yang bijak dan tepat selama menjalankan ibadah puasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di kawasan Tugu Keris Siginjai Kota Jambi dengan metode sosialisasi langsung kepada masyarakat menggunakan media leaflet sebagai sarana edukasi. Selain itu, kegiatan ini juga disertai dengan pembagian takjil kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respon yang positif terhadap kegiatan edukasi yang dilaksanakan. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan, partisipasi aktif dalam sesi diskusi, serta adanya interaksi antara tim pelaksana dan masyarakat. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang tepat dan aman selama menjalankan ibadah puasa.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI PUS DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS OLAK KEMANG KOTA JAMBI Kristy Mellya Putri
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan tata kelola program KKBPK perlu diprioritaskan dengan penyusunan regulasi yang selaras dengan Rancangan RPJMN 2020 – 2024 yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas dan Renstra BKKBN 2020 – 2024. Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) dinilai sebagai metode kontrasepsi yang paling efektif dengan tingkat kegagalan yang rendah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan persepsi PUS dengan pemilihan MKJP di Wilayah Kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi dilakukan pada Oktober-Desember dengan jumlah populasi sebanyak 2030 orang sampel 91 orang secara simple random sampling. Sampel yaitu ibu PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi. Instumen penelitian dengan kuesioner analisis data secara univariat dan bivariate. Hasil penelitian sebagian besar dalam kategori umur 26-35 tahun, paritas dalam kategori 2, pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT), pendidikan SMA, memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 42 responden (46,2%), sedangkan sebanyak 34 responden (37,4%) memiliki pengetahuan cukup dan sebanyak 15 responden (16,5%) memiliki pengetahuan baik, sebanyak 55 responden (60,4%) memiliki persepsi positif dan sebanyak 36 responden (39,6%) memiliki persepsi negatif tentang pemilihan MKJP. Sebagian PUS memilih MJKP sebanyak 47 responden (51,6%). Ada hubungan pengetahuan dan persepsi PUS dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Wilayah Kerja Puskesmas Olak Kemang Kota Jambi
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Nifas Dengan Pemilihan Kontrasepsi Mal Di RSIA Annisa Kristy Mellya Putri; Ahmad Dahlan
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program keluarga berencana digunakan sebagai salah satu cara untuk menekan pertumbuhan jumlah penduduk serta meningkatkan kesehatan ibu dan anak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik menggunakan pedekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan pemilihan kontrasepsi MAL di RSIA Annisa Tahun 2022. Populasi penelitian sebanyak 2826 orang, sampel 97 responden dengan menggunakan accidental sampling dilaksanakan pada tanggal 12-17 April 2022.Hasil penelitian didapatkan 97 responden sebagian besar dalam kategori umur 26-35 tahun 61 responden (62,9%), paritas 1 dan 2 36 responden (37,1%), ibu nifas tidak bekerja 59 responden (60,8%), pendidikan SMA 53 responden (54,5%), 49 responden (50,5%) pengetahuan baik, 43 responden (44,3%) cukup dan 5 responden (5,2%) memiliki pengetahuan kurang, 54 responden (55,7%) memiliki sikap negatif dan sebanyak 43 responden (44,3%) memiliki sikap positif. Ada hubungan pengetahuan (p-value = 0,002) dan sikap ibu nifas (p-value = 0,000) dengan pemilihan kontrasepsi MAL di RSIA Annisa.
Hubungan Komunikasi Orangtua Dan Pendidikan Orangtua Terhadap Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Desa Bernai Kecamatan Sarolangun Kiki Risdayanti; Eprina Intami; Kristy Mellya Putri; Sri Mulyati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual dikatakan berisiko apabila perilaku tersebut membawa akibat yang tidak diinginkan seperti tindakan aborsi, hamil diluar nikah, penyakit menular seksual (PMS), penelitian ini mulai dilakukan pada bulan maret 2024. Jenis Penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik yaitu untuk mengetahui gambaran dan menganalisis Hubungan Komunikasi Orang Tua Dan Pendidikan Orang Tua Terhadap Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja Desa Bernai Tahun 2024. Jumlah populasi 283 orang, sampel 74 orang menggunakan tekhnik Sistematis Random Sampling. Hasil penelitian mayoritas adalah resiko tinggi 38 responden (51,4%). Berdasarkan  komunikasi orang tua mayoritas adalah tidak efektif 41 responden (55,4%). Berdasarkan pendidikan orang tua mayoritas adalah pendidikan menengah (SMA) 32 responden (43,2%). Berdasarkan komunikasi dan pendidikan Dari hasil uji statistik diperoleh nilai P value 0,000<0,05. yang artinya ada hubungan antara komunikasi orang tua dan pendidikan orangtua terhadap perilaku seksual beresiko. Saran Untuk Remaja diharapakan untuk lebih mendekatkan diri dan terbuka ke orang tua tentang kesehatan reproduksi, upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan sosialisasi terhadap remaja tentang kesehatan reproduksi remaja.
Karakteristik Ibu Bersalin dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi Tahun 2022 Elisa Murti Puspitaningrum; Kristy Mellya Putri Putri; Putri Dewi Anggraini
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi risiko tinggi karena mempunyai kesakitan dan kematian lebih besar yang dikaitkan dengan kelahiran dan penyesuaian setelah lahir. Penyebab BBLR yaitu kurang gizi saat hamil, riwayat melahirkan prematur, usia kehamilan yang belum cukup bulan. Berdasarkan survey awal diperoleh bahwa 5 ibu yang melahirkan BBLR diperoleh 2 orang yang memiliki anak <3, 1 orang memiliki jarak kehamilan <2th, 2 orang lahir dengan umur kehamilan <37 minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSIA Annisa Kota Jambi bula. Jenis penelitian bersifat retrospektif. Jumlah sampel 31 responden, dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklis dan dianalisis secara univariat. Sebagian besar usia responden resiko tinggi, yaitu 19 (54.3%), paritas responden resiko rendah, yaitu 24 (68.6%), jarak kehamilan responden resiko rendah, yaitu 21 (60%), usia kehamilan responden resiko tinggi, yaitu 25 (71,4%) dan sebagian besar mengalami BBLR, yaitu 30 (85,7%). Diharapkan RSIA Annisa untuk lebih meningkatkan kegiatan promosi sejak awal kehamilan untuk mencegah ternjadinya BBLR dan mengajarkan perawatan bayi BBLR di rumah.
Pengaruh Media Finger Painting terhadap  Perkembangan Motorik Halus Balita di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan Eprina Intami; Kristy Mellya Putri; Putri Nova Sary; Rian Novita; Matda Yunartha
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses perkembangan di usia ini, anak memiliki kemampuan pengendalian gerak tubuh dengan aktivitas jasmani yang terkoordinasi dengan baik dan adanya peningkatan keterampilan dan proses berpikir, proses ini dapat dikategorikan sebagai perkembangan motorik anak Perkembangan motorik terbagi menjadi dua, yaitu motorik kasar dan motorik halus. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik dengan jenis desain  penelitian quasy eksperimen  yang bersifat pretest-postest with control group untuk melihat Pengaruh media finger painting terhadap perkembangan motorik halus Balita. Penelitian ini akan dilakukan di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan yang direncanakan pada bulan Juli s/d Agustus 2025. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Balita sebanyak 30 orang dengan teknik pengambilan yaitu total sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi Denver II keterampilan motorik halus sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan finger painting. Penelitian ini menggunakan analisis Univariat dengan distribusi rerata motorik halus sebelum dan sesudah dilakukan terapi bemain dan analisis Bivariat. Hasil penelitian dari 30 responden sebagian besar responden memiliki perkembangan motoric halus dengan kategori baik sebanyak 76.6% dan setelah rmemiliki perkembangan motoric halus dengan kategori baik yaitu sebanyak  96.7% responden. Hasil uji statistik diperoleh nilai P=0.014 maka dapat disimpulkan ada Pengaruh tehnik finger painting terhadap  perkembangan motorik halus Balita di Kelompok Bermain Al Falah Desa Sungai Baung Kecamatan Pengabuan Tahun 2025. Permainan finger painting dapat meningkatkan perkembangan motorik halus anak. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan dan bahan referensi dalam membuat program atau kebijakan dalam meningkatkan derajat status kesehatan balita dan anak prasekolah
PENGARUH EDUKASI ASI BERBASIS MASYARAKAT TERHADAP PRAKTIK ASI EKSKLUSIF PADA IBU Leni Julianti; Yatmuah Yatmuah; Kristy Mellya Putri; Dwi Rahmawati
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.63095

Abstract

ASI eksklusif merupakan praktik penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan perlindungan kesehatan bayi selama enam bulan pertama kehidupan. Namun, penerapannya masih menghadapi berbagai hambatan, terutama di masyarakat pedesaan, seperti keterbatasan pengetahuan, persepsi mengenai produksi ASI yang tidak mencukupi, kendala dalam teknik menyusui, kelelahan ibu, dukungan keluarga, serta kepercayaan dan kebiasaan yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi kontribusi edukasi ASI yang dilaksanakan berbasis masyarakat terhadap pelaksanaan ASI eksklusif pada ibu di Desa Suka Maju. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif. Penelitian dilaksanakan di Desa Suka Maju, Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, pada Juni sampai Juli 2026. Informan berjumlah 15 ibu menyusui yang dipilih menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis secara tematik dengan menerapkan triangulasi sebagai upaya memperkuat validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi melalui bidan, kader, posyandu, dan lingkungan masyarakat membantu meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Dukungan suami dan keluarga turut memperkuat praktik menyusui, sedangkan mitos, persepsi ASI kurang, dan hambatan menyusui masih menjadi tantangan. Edukasi ASI berbasis masyarakat penting dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan ibu, keluarga, kader, tenaga kesehatan, dan masyarakat