Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menelisik Peran Kurikulum dalam Pendidikan: Menciptakan Agen Pengetahuan atau Menciptakan Subjek Pekerja Pusparani, Carolina; Ampuno, Sarlin; Siitay, Tresia
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.181

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji tentang peran kurikulum dalam pendidikan apakah menciptakan subjek pengetahuan atau justru menciptakan subjek pekerja. Tulisan ini hendak mengembalikan kesadaran masyarakat akan fungsi pendidikan sebenarnya, yaitu untuk memperoleh pengetahuan guna terlibat dalam dialog-dialog kemasyarakatan, dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Dalam tulisan ini, penulis menggunakan buku dan artikel jurnal terkait dengan penerapan kurikulum merdeka, konstruksi sosial dalam kurikulum merdeka, dan pendidikan sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi akan subjek pekerja. Kesimpulan dari tulisan ini menjelaskan bahwa pendidikan tidak sekadar untuk mempersiapkan subjek pekerja, melainkan subjek pengetahuan. Oleh karena itu, kurikulum sebagai dasar pelaksanaan pendidikan harus dapat membedakan antara mengajarkan pengetahuan agar siswa dapat terlibat dalam dialog kemasyarakatan. Setiap individu memiliki hak untuk mengakses pengetahuan, sehingga pendidikan tidak seharusnya mendukung praktik kapitalisme yang mengontrol aktivitas dan kedirian individu berdasarkan kekuatan mereka akan sistem ekonomi.
KESEJAHTERAAN GURU PENDAMPING ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS: DINAMIKA, TANTANGAN, DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBENTUKNYA Ampuno, Sarlin; Pusparani, Carolina
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v6i1.4021

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kesejahteraan Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), dengan menyoroti dinamika, tantangan, serta faktor-faktor yang membentuknya. Studi ini bersifat kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif, melibatkan tiga informan yang bekerja sebagai Guru Pendamping ABK di tiga sekolah inklusi yang berbeda di Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis tematik, mencakup tahap familiarisasi, pemberian kode, pengelompokan tema, interpretasi, dan penyusunan narasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesejahteraan Guru Pendamping ABK terbentuk dari interaksi yang kompleks antara faktor internal dan eksternal. Berdasarkan perspektif Ekological System Theory dari Bronfenbrenner, kesejahteraan Guru Pendamping dipengaruhi oleh lima sistem yang saling berinteraksi, yaitu: (1) mikrosistem, berupa hubungan emosional yang positif dengan ABK, rekan kerja, dan keluarga; (2) mesosistem, berupa kolaborasi antara lembaga dan dukungan lintas konteks yang memperkuat identitas professional; (3) eksosistem, mencakup dukungan keluarga Guru Pendamping itu sendiri, kebijakan sekolah, serta akses terhadap pelatihan dan komunitas profesional; (4) makrosistem, yang berkaitan dengan nilai sosial dan budaya yang membentuk persepsi terhadap profesi Guru Pendamping; dan (5) kronosistem, yang menggambarkan proses waktu dan transformasi diri melalui pengalaman profesional dan personal yang berkelanjutan.Kata Kunci: Kesejahteraan Guru Pendamping ABK, Teori Sistem Ekologi (Bronfenbrenner)