Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFIKASI DIRI SISWA SDN CARINGIN NUNGGAL: MENINGKATKAN KESIAPAN MENGHADAPI ANBK MELALUI PELATIHAN BERBASIS KOMPUTER Natalie; Valentina, Eveline; Lavinsky, Saskia; Saputri, Marselina; Aqila, Nyimas Anastasia; Dewi, Fransisca Iriani R.; Ie, Mei
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i3.32690

Abstract

he implementation of the Computer-Based National Assessment (ANBK) at SDN Caringin Nunggal, Ciherang Village, faced significant challenges, particularly the limited computer skills of fifth-grade students. This situation was exacerbated by inadequate school facilities and students’ low self-efficacy in using technology. To address these challenges, students from Tarumanagara University, through the Student Creativity Program (PKM) in community service, collaborated with SDN Caringin Nunggal and supported by local teachers, organized computer training based on ANBK simulation. The training lasted for three days and included ANBK test simulations and the introduction of basic computer skills, such as typing, using cursors, and screen navigation. Methods used involved pretest, posttest, and direct simulation. Evaluation using the Paired T-Test method showed a significant improvement in students’ self-efficacy. Results indicated that the average posttest score increased by 22.5% compared to the pretest. This program had a positive impact by enhancing students’ confidence in facing ANBK, preparing them with better technological skills. The collaboration between the student team, teachers, and the school successfully provided solutions to improve students’ competence while creating a more supportive learning environment ABSTRAK Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SDN Caringin Nunggal, Desa Ciherang, menghadapi tantangan signifikan, terutama keterbatasan keterampilan komputer siswa kelas 5. Situasi ini diperburuk oleh fasilitas sekolah yang kurang memadai dan rendahnya efikasi diri siswa dalam penggunaan teknologi. Untuk menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Universitas Tarumanagara, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dalam bidang pengabdian masyarakat, bekerja sama dengan SDN Caringin Nunggal dan didukung oleh guru setempat, menyelenggarakan pelatihan komputer berbasis simulasi ANBK. Pelatihan berlangsung selama tiga hari dan melibatkan simulasi soal ANBK serta pengenalan keterampilan dasar komputer, seperti mengetik, menggunakan kursor, dan navigasi layar. Metoda yang digunakan meliputi pretest, posttest, dan simulasi langsung. Berdasarkan evaluasi menggunakan metode Paired T-Test, terjadi peningkatan signifikan efikasi diri siswa. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest siswa meningkat sebesar 22,5% dibandingkan pretest. Program ini memberikan dampak positif dengan meningkatkan kepercayaan diri siswa menghadapi ANBK, mempersiapkan mereka dengan keterampilan teknologi yang lebih baik. Kerja sama antara tim mahasiswa, guru, dan pihak sekolah berhasil memberikan solusi untuk meningkatkan kompetensi siswa, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung.
HUBUNGAN ANTARA AI AWARENESS DENGAN SELF-PERCEIVED EMPLOYABILITY PADA MAHASISWA YANG SEDANG BEKERJA Triananda, Tizty Annur; Tulis, Laura Supalawati; Mafaza, Frisia; Saputri, Marselina; Saraswati, Kiky D. H.
Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2025): Provitae: Jurnal Psikologi Pendidikan
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/provitae.v18i2.35621

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) in Indonesia has had a major impact in various fields, including the world of work. These changes require individuals, especially students who also work, to adapt in order to remain relevant to the needs of the labor market. One factor that plays a role in preparing for these challenges is AI Awareness, which is an individual's understanding of the existence, function, and impact of AI in everyday life. Meanwhile, Self-Perceived Employability relates to an individual's confidence in their ability to obtain, maintain, and develop a sustainable career. This study aims to determine the relationship between AI Awareness and Self-Perceived Employability among students who also work. This study uses a quantitative approach with convenience sampling techniques. The participants consisted of 103 students from various universities who were recruited through an online questionnaire using Google Forms. The research instruments used included two scales, namely AI Awareness and Self-Perceived Employability. The results of the data analysis showed a significant positive relationship between AI Awareness and Self-Perceived Employability among working students. The results show that the higher the students' awareness of the role and impact of AI in the world of work, the higher their confidence in obtaining, maintaining, and developing their careers. This study is expected to contribute to higher education strategies in preparing students to face the dynamics of the job market in the digital technology era.
Pengalaman Mahasiswa Dalam Menginternalisasi Kepatuhan Pajak Orang Tua Sebagai Pembentuk Niat Kepatuhan Pajak Diri Andrean, Dina; Rahmat, Dindi Maulysa; Saputri, Marselina; Nazwah, Sarah Azka; Beng, Jap Tji
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5267

Abstract

Kepatuhan pajak merupakan aspek penting dalam mendukung pembangunan nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan. Khususnya di kalangan generasi muda seperti mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman subjektif mahasiswa dalam menginternalisasi nilai-nilai kepatuhan pajak dari orang tua sebagai agen sosialisasi utama dalam pembentukan niat kepatuhan pajak diri. Penelitian ini mengkaji peran orang tua dalam membentuk kepatuhan pajak mahasiswa dan gambaran pengalaman internalisasi nilai pajak dari orang tua. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang melibatkan empat hingga enam mahasiswa aktif sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan aplikasi MAXQDA dengan teknik coding dan thematic analysis. Hasil penelitian diharapkan memperkaya kajian teoritis tentang sosialisasi nilai dan pembelajaran sosial dalam konteks perpajakan, serta menjadi landasan pengembangan program edukasi pajak yang lebih kontekstual dan efektif bagi mahasiswa sebagai calon wajib pajak di masa mendatang. Hasilnya menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai kepatuhan pajak pada mahasiswa terjalin melalui peran keluarga dan pendidikan. Orang tua terutama memiliki peranan utama dalam memperkenalkan nilai kepatuhan pajak. Mahasiswa menangkap nilai tersebut lewat pengamatan, pengalaman sehari-hari, dan kebiasaan dalam lingkungan keluarga. Pendidikan formal di sekolah melengkapi pemahaman teknis serta tanggung jawab pajak. Kesadaran pribadi mulai terbentuk ketika mahasiswa memahami bahwa pajak memiliki fungsi sosial dalam pembangunan. Dengan demikian, internalisasi nilai pajak berasal dari kombinasi pengalaman nyata, pengajaran, dan teladan positif dari keluarga.