Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Filsafat Progresivisme Dalam Kurikulum Merdeka Dharmawati Ambarita; Jeli Dahliah; Yoni Edwar; Merri Sri Hartati; Susiyanto Susiyanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari - Maret
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v3i1.313

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan keterkaitan filsafat progresivisme dengan Kurikulum Merdeka. Progresivisme menekankan pendidikan yang berpusat pada peserta didik, memperhatikan perbedaan individu, serta mengutamakan pengalaman belajar yang variatif. Kurikulum Merdeka selaras dengan progresivisme karena berfokus pada fleksibilitas, pembelajaran berbasis proyek, serta pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Melalui penelitian kepustakaan (library research), ditemukan bahwa kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi guru dalam mengembangkan materi yang relevan dan bermakna guna membekali siswa menghadapi perubahan global. Penguatan karakter dalam Kurikulum Merdeka juga sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka memiliki kesamaan karakteristik dengan filsafat progresivisme dalam hal esensialitas materi, pembelajaran berbasis proyek, pendekatan berdiferensiasi, dan fleksibilitas.
Students' Critical Thinking and Mathematical Problem Solving Skills through the Problem Based Learning (PBL) Model and Guided Inquiry at SMA Negeri 5 Lebong Jeli Dahliah; Apriza Fitriani; Risnanosanti
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2026): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether there are differences and influences on students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities through the Problem Based Learning (PBL) and Guided Inquiry models at SMA Negeri 5 Lebong. The population of this study was all grade X students of SMA Negeri 5 Lebong. The sampling technique used cluster random sampling, namely random sampling based on class, so that three sample classes were obtained, each consisting of 33 students, namely class X.1, X.2, and X.5 with a total of 99 students. The type of research used was quasi-experimental. Data collection was carried out using essay tests to measure students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities. Data were analyzed using the One Way ANOVA test. The results of the study showed that there were significant differences in students' critical thinking and mathematical problem-solving abilities between classes using the PBL, Guided Inquiry and Conventional Learning models. The Guided Inquiry model was more effective in improving critical thinking abilities and the PBL model showed more effectiveness in improving students' mathematical problem-solving abilities. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan dan pengaruh kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) dan Inkuiri Terbimbing di SMA Negeri 5 Lebong. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 5 Lebong. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak berdasarkan kelas, sehingga diperoleh tiga kelas sampel, masing-masing berjumlah 33 siswa, yaitu kelas X.1, X.2, dan X.5 dengan total 99 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Data di analisis menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah matematis siswa antara kelas menggunakan model PBL, Inkuiri Terbimbing dan Pembelajaran Konvensional. Model Inkuiri Terbimbing lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan Model PBL Menunjukan lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.