Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Perkembangan Kognitif Pada Anak Assyfa Ramadhina; Devi Permata Sari; Rahmi Fadiah Nasution; Sapri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i4.1451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik perkembangan kognitif pada siswa Madrasah Ibtidaiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian literatur. Kajian literatur adalah sebuah penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan sumber data yang berkaitan dengan suatu topik. Pengumpulan data untuk kajian literature dilakukan dengan alat pencarian database sebagai tahapan pencarian sumber literature. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa karakteristik perkembangan kognitif pada anak berbeda-beda antara satu dengan lainnya. Perkembangan kognitif anak usia MI harus disesuaikan dengan kemampuan belajar dan menerima pembelajaran dari pendidiknya. Begitu pula sebaliknya, pendidik juga harus menyesuaikan kemampuan otak para peserta didik sehingga dapat menerima pelajaran dengan baik. Anak bertumbuh dan berkembang selayaknya lingkungan dan stimulasi yang ditawarkan. Hal inilah yang menjadi alasan mendasar perbedaan perkembangan kognitif anak.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Materi Keberagaman Suku Bangsa di SDN 060913 Medan Rahmi Fadiah Nasution; Abdul Gani Jamora Nasution; Assyfa Ramadhina; Tita Diah Alia Putri; Chailla Sabrina
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam menanamkan sikap toleransi terhadap keberagaman suku bangsa di SDN 060913 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PBL telah dirancang secara sistematis melalui modul ajar Kurikulum Merdeka dengan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Pelaksanaan PBL berjalan sesuai sintaks mulai dari orientasi masalah hingga refleksi, dengan menghadirkan isu nyata seperti ejek-ejekan suku dan perbedaan budaya. PBL terbukti efektif menumbuhkan sikap toleransi siswa melalui aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan model inovatif yang mampu mengintegrasikan pembelajaran kognitif dengan pembentukan karakter toleransi sejak dini.
Penerapan SI PITUNG sebagai Media Pembelajaran Numerasi dan Kearifan Lokal Simalungun di SDN 091273 Karang Bangun Rahmi Fadiah Nasution; Mutiara Murni Harahap; Chailla Sabrina; Winda Khairiah Khairiah; Dinda Adila; Karina Karina; Sutan Mangaraja Harahap; Aprilianda M Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i2.743

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar serta belum optimalnya pemanfaatan kearifan lokal dalam pembelajaran menjadi permasalahan yang melatarbelakangi penerapan media SI PITUNG (Simalungun Pintar Berhitung) di SDN 091273 Karang Bangun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerapan media SI PITUNG sebagai media pembelajaran numerasi berbasis kearifan lokal Simalungun serta menganalisis respons siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIA dan guru kelas di SDN 091273 Karang Bangun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SI PITUNG berbasis permainan papan ular tangga menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menarik, menyenangkan, dan interaktif. Berdasarkan hasil observasi, antusiasme siswa terhadap penggunaan media memperoleh skor 4 dengan kategori sangat baik, sedangkan keaktifan siswa dalam berdiskusi dan menyelesaikan kartu soal memperoleh skor 3 dengan kategori baik. Siswa terlibat dalam kegiatan diskusi dan kerja sama kelompok untuk menyelesaikan kartu soal numerasi dan kartu habonaron. Penerapan media juga membantu siswa mengenal kearifan lokal Simalungun melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal matematika, proses kolaborasi antarsiswa membantu mereka menemukan jawaban secara bersama-sama. Dengan demikian, SI PITUNG dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran numerasi sekaligus memperkenalkan kearifan lokal Simalungun di sekolah dasar.