Tri Laela Wulandari
Universitas Khairun

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kebersihan Pantai Wisata Melalui Kegiatan Pembersihan Pantai di Desa Maitara, Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara Tamrin Tamrin; Ismi Musdalifah Darsan; Tri Laela Wulandari; Taufiq Abdullah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/6ymvr010

Abstract

Kegiatan Pembersihan pantai di Desa Wisata Maitara dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan sampah yang mengancam ekosistem pesisir dan potensi pariwisata lokal. Desa ini menghadapi tantangan besar terkait sampah plastik, terutama kemasan plastik sekali pakai, yang mencemari pantai dan berpotensi merusak daya tarik wisata. Melalui kegiatan ini, tujuan utama Pembersihan pantai yang dilakukan di Desa Wisata Maitara bertujuan untuk memberikan kontribusi langsung terhadap pelestarian lingkungan pantai wisata Desa Maitara meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan pantai. Kegiatan dimulai dengan perencanaan yang melibatkan koordinasi antara tim pelaksana. Peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil, masing-masing bertanggung jawab atas area tertentu. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar sampah yang terkumpul berupa plastik, terutama kemasan plastik sekali pakai. Kegiatan Pembersihan pantai di Desa Wisata Maitara telah berhasil membersihkan pantai dari sampah. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa keberlanjutan kebersihan pesisir memerlukan dukungan berkelanjutan dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pengunjung. Tindak lanjut yang perlu dilakukan meliputi pelatihan berkelanjutan kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, peningkatan fasilitas pengolahan sampah di kawasan wisata, serta penguatan regulasi terkait pengurangan sampah.
Penerapan Teknologi Pengolahan Limbah Tulang Ikan Tuna pada Kelompok Poklahsar Bubulla di Kelurahan Jambula, Kota Ternate Tri Laela Wulandari; Adriani; Siti Nurjannah; Disnawati; Muh Aksa Azis
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15229

Abstract

Fish processing activities in coastal communities often leave by-products that are not optimally utilized, including tuna bone waste. In Poklahsar Bubulla, Jambula Village, Ternate City, tuna bones generated from shredded tuna production were previously discarded, despite their potential as raw materials for value-added food products. This community service program aimed to strengthen partners’ production capacity through the application of appropriate processing technology and practical assistance in transforming tuna bone waste into marketable products. The program was implemented using a participatory approach through technical training, technology introduction, product processing practice, packaging assistance, and evaluation. The technologies introduced included a food dehydrator, flour milling machine, and vacuum sealer. The activities resulted in improved partner skills in processing tuna bone waste into fish bone flour and fish balls, better understanding of hygienic packaging practices, and stronger readiness to develop a small-scale business based on fishery by-products. Evaluation using pre-test and post-test among 11 participants showed an increase in the average score from 50.00 to 90.50, with an N-Gain value of 0.81 or 81%, categorized as high. The program also contributed to waste reduction and supported the creation of more efficient and sustainable fish processing practices at the community level. The findings indicate that appropriate technology adoption combined with community mentoring can enhance product diversification, increase the utilization of fishery waste, and support local economic empowerment. Keywords: technology; tuna bone waste; product diversification; community empowerment