Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kinerja Struktural Jembatan Gantung Berbasis Baja Ringan untuk Daerah Rawan Gempa: Structural Performance Analysis of Light Steel Suspension Bridges for Earthquake-Prone Areas Muhammad Hijerah Al Ahmad; I Putu Artawan; M. Ainur Ridlo; Eko Wahyudi; Enny Harviyanti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.7172

Abstract

Jembatan gantung merupakan infrastruktur vital, terutama di daerah rawan gempa seperti Mamuju, Indonesia. Penggunaan baja ringan dalam konstruksi jembatan semakin mendapat perhatian karena rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi serta fleksibilitasnya yang dapat meningkatkan ketahanan struktur terhadap beban seismik. Penelitian ini menganalisis kinerja struktural jembatan gantung berbasis baja ringan di daerah rawan gempa menggunakan pendekatan eksperimental dan numerik. Uji shake table serta simulasi finite element analysis (FEA) dilakukan untuk mengevaluasi respons osilasi, gaya geser, dan deformasi struktur baja ringan dibandingkan dengan baja konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baja ringan mampu mengurangi gaya inersia sebesar 35%, meningkatkan efisiensi redaman seismik hingga 40%, serta meminimalkan deformasi lateral sebesar 25%. Analisis regresi lebih lanjut mengonfirmasi hubungan yang kuat (R² = 0.944) antara persentase penggunaan baja ringan dengan peningkatan ketahanan terhadap gempa. Selain itu, faktor keamanan jembatan berbasis baja ringan lebih tinggi (berkisar antara 1.836 hingga 1.973) dibandingkan desain konvensional. Temuan ini menunjukkan bahwa baja ringan merupakan material yang layak digunakan untuk meningkatkan ketahanan jembatan di daerah rawan gempa. Selain itu, efisiensi biaya baja ringan, yang ditunjang oleh pengurangan biaya material dan perawatan, menjadikannya pilihan praktis untuk pengembangan infrastruktur. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan insinyur dalam mengoptimalkan desain jembatan gantung, guna memastikan keselamatan struktur dan efisiensi ekonomi.
Sustainable Project Management In Renewable Energy Development In Indonesia Muhammad Hijerah Al Ahmad; Muslika
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4650

Abstract

This study aims to analyze the effect of sustainable project management practices on the success of renewable energy projects in Indonesia, placing stakeholder engagement and green risk management as explanatory factors that reinforce the stability of project implementation. The approach used is an explanatory quantitative method with a cross-sectional design. Data were collected through a Likert-scale questionnaire survey of renewable energy project practitioners in Indonesia who were directly involved in project planning, execution, and control. Instrument testing showed that all constructs met the criteria for validity and reliability, making them suitable for inferential analysis. The analysis was performed using multiple linear regression after the classical assumption tests were satisfied. The results indicate that sustainable project management practices have a significant positive effect on project success and are the strongest predictor compared to other variables. Furthermore, stakeholder engagement and green risk management were also found to have significant positive effects on project success, indicating that multi-actor coordination and the mitigation of regulatory social environmental risks are key to keeping projects on track with regard to cost, time, quality, and public acceptance. These findings affirm that improving renewable energy project performance should not focus solely on technical aspects but requires strengthening sustainability governance, structured engagement strategies, and adaptive risk management systems.