Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Central Publisher

SOSIALISASI TUGAS DAN FUNGSI BAPAS SERTA PROGRAM INTEGRASI SOSIAL DI DESA PLIKEN KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS Febrian Rizky Anugrah Putra; Ilham Dimas Satria Wardani Putra; Muhammad Alvin Nuha; Vikri Ilham Fadillah
Journal Central Publisher Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i1.584

Abstract

Latar Belakang : Kegiatan "Sharing Knowledge" dilaksanakan sebagai upaya sosialisasi tugas dan fungsi Balai Pemasyarakatan (Bapas) serta program integrasi sosial bagi klien pemasyarakatan di Desa Pliken, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan "Sharing Knowledge" dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tugas dan fungsi Bapas serta peran masyarakat dalam mendukung program integrasi sosial bagi klien pemasyarakatan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari masyarakat Desa Pliken, perangkat desa, serta perwakilan dari Bapas Kelas II Purwokerto. Hasil dan Pembahasan : Kegiatan "Sharing Knowledge" yang mencakup sosialisasi dan penyuluhan berhasil meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Pemaparan materi tentang tugas dan fungsi Bapas serta program integrasi sosial membantu masyarakat memahami peran Bapas dalam mendampingi klien pemasyarakatan. Selain itu, sesi diskusi hukum memungkinkan masyarakat untuk lebih memahami hak dan kewajiban mereka dalam mendukung rehabilitasi klien Bapas. Evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat, yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi serta antusiasme dalam membangun kerja sama dengan Bapas. Kesimpulan : Program "Sharing Knowledge" yang dilaksanakan dalam KKN Taruna Poltekip di Bapas Kelas II Purwokerto telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sistem pemasyarakatan dan reintegrasi sosial. Sosialisasi ini diharapkan dapat berkelanjutan dan diperluas ke komunitas lain guna memperkuat peran masyarakat dalam mendukung program pemasyarakatan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi klien pemasyarakatan tetapi juga bagi masyarakat luas dalam membangun lingkungan yang lebih sadar hukum dan inklusif.
GAYA KEPEMIMPINAN BIROKRAT DALAM ERA MODERN DI LINGKUNGAN PEMASYARAKATAN Ilham Dimas Satria Wardani Putra; Budi Priyatmono
Journal Central Publisher Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Central
Publisher : Central Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60145/jcp.v3i4.644

Abstract

Latar Belakang : Gaya kepemimpinan birokrat di lingkungan pemasyarakatan menghadapi tantangan unik di era modern, di mana tuntutan transparansi, hak asasi manusia, dan efisiensi teknologi bertabrakan dengan struktur hierarkis dan prosedural yang kaku. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi gaya kepemimpinan birokrat dalam konteks Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia, dengan fokus pada dinamika kepatuhan terhadap regulasi, inovasi manajemen, dan dampaknya terhadap rehabilitasi narapidana. Metode : Melalui studi literatur dan wawancara semi-terstruktur dengan petugas Lapas dan menganalisis kebijakan. Hasil dan Pembahasan : Penelitian ini menemukan bahwa birokrasi Lapas masih bergantung pada hierarki tradisional, namun perlahan mengadopsi teknologi untuk meningkatkan akuntabilitas Kesimpulan : Rekomendasi mencakup integrasi model kepemimpinan hybrid yang menggabungkan prinsip birokrasi dengan pendekatan partisipatif.