Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Desain Digital dan AI untuk Penguatan Literasi Digital Siswa Sekolah Rakyat 13 Bekasi Jesita Sani; Muhammad Fauzi
AKM Vol 7 No 1 (2026): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Juli 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v7i1.1866

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan desain digital dan Artificial Intelligence (AI) sebagai upaya penguatan literasi digital siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi platform digital, dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Peserta kegiatan berjumlah 20 siswa kelas 10 G yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sebagai kelompok sasaran program. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan Canva, CapCut, Pixabay, ChatGPT, Gemini, dan Suno AI sebagai sarana pendukung komunikasi visual dan pengembangan ide kreatif. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif, dengan seluruh indikator memperoleh nilai rata-rata pada rentang 4,30–4,75 dari skala 5. Nilai tertinggi diperoleh pada indikator bahwa desain digital dapat dilakukan menggunakan smartphone (M=4,75), sedangkan nilai terendah terdapat pada indikator pemanfaatan AI untuk membantu penyusunan konsep atau naskah tugas (M=4,30). Temuan ini menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat penerimaan yang tinggi terhadap teknologi desain digital dan AI serta memandang teknologi tersebut sebagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran di era digital. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung penguatan literasi digital siswa melalui pengenalan teknologi kreatif yang mudah diakses, aplikatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini
Dinamika Kehidupan Gong Kebyar Ditinjau dari Perspektif Paradigma Budaya Pande Made Sukerta; Indra Gunara Rochyat; Muhammad Fauzi
PANGGUNG Vol 35 No 4 (2025): Transformasi, Simbolisme, dan Kreativitas dalam Ekspresi Budaya Nusantara: Studi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i4.4285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa barungan gamelan gong kebyar hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Gong kebyar merupakan salah satu jenis barungan gamelan yang paling berkembang di Bali. Dari segi bentuk gamelan gong kebyar ada dua, yaitu bentuk gamelan gong kebyar Bali Utara dan gong kebyar Bali Selatan, sedangkan secara musikal terdapat empat gaya, yaitu gong kebyar gaya Buleleng, gong kebyar gaya Tabanan, gong kebyar gaya Badung, dan gong kebyar gaya Gianyar yang berkembang di wilayah budayanya masing-masing. Pertumbuhan dan perkembangan barungan gamelan gong kebyar, ditentukan oleh lingkungan dan dinamika masyarakatnya salah satu faktor menarik untuk dikaji dari perspektif paradigma budaya yang terkait dengan bentuk, fungsi, dan makna. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka, dan dianalisis sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas kehidupan gong kebyar sekarang cendrung mengarah keseragaman yang merupakan proses untuk mewujudkan kehidupan dan perkembangan gong kebyar di Bali.
UI/UX Design of Mobile Application Based on Deaf Culture Illustrations at Difabis Coffee & Tea Wanda Ayu Azzahra; Muhammad Fauzi
Texture : Art And Culture Journal Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/texture.v9i1.8216

Abstract

Difabis Coffee & Tea is a cafe that employs Deaf Baristas and hearing volunteers and sells food and drinks. This study aims to create a mobile application based on Deaf Cultural Illustrations at Difabis Coffee & Tea, which supports communication through Deaf Cultural Illustrations using BISINDO Sign Language. Deaf Cultural Illustrations are facial images that show the values and character traits of Deaf Baristas. Deaf Cultural Illustrations function as important visual elements in mobile application design to clearly display the character of Deaf Baristas. The main focus in the UI/UX Design of Mobile Applications Based on Deaf Cultural Illustrations at Difabis Coffee & Tea using BISINDO Sign Language is applied on the Onboarding, Select Language, Login, Forgot Password, OTP Verification, until Success pages, to provide BISINDO Sign Language vocabulary for deaf users and hearing customers. The method used in this study is Design Thinking, which has four main steps: Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Testing. The UI/UX Design Process for Mobile Applications Based on Deaf Culture Illustrations at Difabis Coffee & Tea was carried out through the Empathize Stage (User Understanding), Define Stage (Problem Formulation), and Prototype Creation.
Celebral Palsi Dalam Fotografi Ekspresi Tarisa Dea Sutra; Muhammad Fauzi
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 6 (2025): NJMS - Januari 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral Palsy adalah penyandang disabilitas fisik yang memiliki gangguan pada otak sehingga otot mereka terbilang kaku atau sulit digerakan, Saat ini Masyarakat masih beranggapan bahwa penyandang disabilitas memiliki kesetaraan kedua dari manusia umumnya dan dilandasi dengan informasi tentang disabilitas masih sangat minim untuk itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyandang disabilitas fisik, khususnya Cerebral Palsy, untuk menyadarkan bahwa mereka memiliki hak yang setara di bidang, Pendidikan, pekerjaan dan kesempatan mendapat aksesbilitas yang sama dengan masyarakat umum. penelitian ini menciptakan sebuah pandangan tentang kehidupan sehari-hari dan karakteristik para penyandang Cerebral Palsy melalui visualisasi dan seni fotografi. Metode dalam penelitian ini melalui beberapa tahapan wawancara, observasi dan dokumentasi. Konsep inovatif ini menggunakan informasi yang terdapat dibuku digital serta emosional dalam gambar untuk meningkatkan kesadaran dan mengingatkan masyarakat tentang kesetaraan yang sama untuk penyandang disabilitas Cerebral Palsy