Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi dan Praktik Pembuatan MPASI dalam Rangka Pencegahan Stunting di Kelurahan Sangasanga Dalam Kutai Kartanegara: Education and Practice of Making Breastfeeding in Order to Prevent Stunting in Sangasanga Dalam Kutai Kartanegara Sawitri, Endang; Sari, Vivi Arsi Rahmania; Hafidhuddin, Muhammad Abdul Aziz; Atika, Andi Rafika; Saputri, Ni Made Maharani Indira; Diastuti, Denti; Wijaya, Joseffine Valentina; Wirayuda, M. Ade; Pramesti, Nadya Ashiilah Syifa; Maharani, Kinanti Nur Cantika; Dewi, Januartha Kisari
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i2.7664

Abstract

Stunting, a condition resulting from chronic malnutrition and recurrent infections, is a serious threat to child growth and development. Sangasanga Dalam Village, located in Kutai Kartanegara Regency, faces a high prevalence of stunting with 39 cases in June 2023. This study aims to increase the knowledge of posyandu cadres regarding complementary feeding as an effort to prevent stunting. By involving 29 posyandu cadres, counseling activities and the practice of making complementary foods were carried out at Wisma Ria Pertamina EP Sangasanga Field. Pre-tests and post-tests were conducted to measure the cadres' knowledge before and after the intervention. The results of statistical analysis showed a significant increase in the cadres' knowledge after the intervention, with a p-value <0.05. The enthusiasm of the cadres was evident from the attendance of 29 participants, exceeding the initial target of 20 cadres. The interactive learning process involved a nutritionist from Sangasanga Dalam Health Center, who provided a detailed understanding of making complementary food according to the age of the child. This study concludes that the SIAP-MPASI activity succeeded in increasing the knowledge of posyandu cadres about complementary food. The approach of counseling and practice with nutritionists proved effective in improving the cadres' understanding. Therefore, stunting prevention efforts can be improved in Sangasanga Dalam Village.
Uji Aktivitas Vasodilatasi Ekstrak Etanol Kulit Batang Ketapang (Terminalia catappa Linn) Pada Aorta Tikus Wistar Putih Atika, Andi Rafika; Ismail, Sjarif; Khotimah, Siti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i8.15111

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia dan dunia terus meningkat. Hipertensi memerlukan pengobatan jangka panjang dengan obat-obatan konvensional, namun obat konvensional memiliki kelemahan yaitu dapat menimbulkan berbagai efek samping. Untuk mengatasi permasalahan ini maka masyarakat menggunakan obat bahan alam sebagai alternatif pengobatan lainnya. tetapi penelitian mengenai obat antihipertensi berbahan alam terutama vasodilator masih terbatas sehingga diperlukan eksplorasi. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat bahan alam yaitu kulit batang ketapang (Terminalia catappa Linn). Namun di Indonesia belum ada penelitian terkait kulit batang ketapang sebagai vasodilator. Untuk menilai apakah ekstrak etanol kulit batang ketapang memiliki aktivitas vasodilatasi. Aktivitas vasodilatasi  aorta tikus wistar putih diuji dengan metode isolated aorta bioassay yang diprekontraksi dengan fenilefrin. Penelitian ini menggunakan dua kelompok uji, yaitu kelompok kontrol dan kelompok ekstrak etanol kulit batang  Terminalia catappa (KBTC). Keduanya dimasukan ke dalam chamber berisi aorta tikus dengan log konsentrasi -2, -1,5, -1, -0,5, 0 dan 0,5 secara kumulatif. Hasil uji isolated aorta bioassay didapatkan ada aktivitas vasodilatasi pada log konsentrasi -1,0 penurunan persen tonus aorta sebesar 22,5%, sedangkan pada log konsentrasi tinggi hanya menyebabkan efek vasodilatasi lemah  yaitu pada log konsentrasi 0,5 menyebabkan persen penurunan tonus aorta hanya -6,2%. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat aktivitas vasodilatasi ekstrak etanol KBTC pada aorta tikus wistar putih.