Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan dan Tarif Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Account Representative (AR) sebagai Variabel Moderasi di KPP Ilir Timur Tsabita, Putri; Aziatul Pebriani, Reny; Meiriasari, Vhika
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 1 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (March - April 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i1.1607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman peraturan perpajakan dan tarif pajak terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan Account Representative (AR) sebagai variabel moderasi di KPP Ilir Timur Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi moderasi untuk menguji hubungan antara variabel. Data diperoleh dari 100 responden yang merupakan wajib pajak di wilayah tersebut melalui kuesioner yang mengukur pemahaman peraturan perpajakan, tarif pajak, kepatuhan wajib pajak, serta efektivitas peran AR. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman peraturan perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (? = 0,482; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi pemahaman wajib pajak terhadap regulasi perpajakan, semakin tinggi pula tingkat kepatuhannya. Selain itu, tarif pajak juga memiliki pengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak (? = 0,315; p < 0,05), menunjukkan bahwa tarif yang adil dan transparan dapat meningkatkan kepatuhan. Lebih lanjut, peran AR secara signifikan memperkuat hubungan antara pemahaman peraturan perpajakan dan kepatuhan wajib pajak (? = 0,289; p < 0,05), serta hubungan antara tarif pajak dan kepatuhan wajib pajak (? = 0,267; p < 0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa keberadaan AR sebagai penghubung antara wajib pajak dan otoritas perpajakan mampu meningkatkan kepatuhan dengan memberikan edukasi dan asistensi yang lebih baik. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan literasi perpajakan serta optimalisasi peran AR dalam mendukung sistem perpajakan yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, rekomendasi dari penelitian ini adalah memperkuat program sosialisasi perpajakan dan meningkatkan kualitas pelayanan Account Representative untuk meningkatkan kepatuhan pajak di Indonesia.
Smart Cooperative: Pelatihan Implementasi Aplikasi Digital untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Koperasi Aziatul Pebriani, Reny; Yustini, Tien; Sari, Rafika; Kholis, Nur
Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/3vcwad78

Abstract

Koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam penguatan ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaan koperasi di Indonesia umumnya masih dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan, ketidakakuratan data, dan kurangnya transparansi dalam pencatatan transaksi serta laporan keuangan. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi melalui pelatihan implementasi aplikasi digital berbasis Smart Cooperative. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta dalam menggunakan aplikasi meningkat secara signifikan. Hal ini terlihat dari rata-rata peningkatan pemahaman peserta mencapai 53%, khususnya dalam aspek pencatatan transaksi digital, pembuatan laporan keuangan otomatis, dan manajemen keanggotaan koperasi. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan data dan privasi dalam pengelolaan koperasi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan koperasi dapat mengelola administrasi dan keuangan secara lebih efektif, efisien, dan akuntabel. Kegiatan PKM ini menjadi langkah awal yang perlu didukung dengan pendampingan lanjutan agar koperasi mampu beradaptasi secara optimal di era digital.
Pengaruh Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility dan Sustainable Development Goals Terhadap Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Properti dan Real Estate Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021-2024 Ratiani, Siti; Desitama Anggraini, Leriza; Aziatul Pebriani, Reny
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kinerja keuangan perusahaan real estat dan properti yang terdaftar di BEI dari tahun 2021 hingga 2024 dalam kaitannya dengan GCG, CSR, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dengan cara mengukur profitabilitas dengan melihat ROA. Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan dan keberlanjutan. Sampel dipilih menggunakan pendekatan purposive sampling sembilan komponen. Eviews 13 digunakan melakukan analisis regresi data panel. Menurut hasilnya, GCG, CSR, dan SDGs tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Ketika digunakan bersama-sama, GCG, CSR, dan SDGs berpengaruh signifikan terhadap laba perusahaan. Studi-studi ini mengemukakan bahwa untuk meningkatkan kepercayaan investor dan meningkatkan keberlanjutan perusahaan, sangat penting untuk terus menerapkan GC, CSR, dan SDGs.
Program Penguatan Literasi Keuangan bagi Pengurus Koperasi untuk Mendorong Keberlanjutan Usaha Anggota Meiriasari, Vhika; Pebriani, Reny Aziatul; Aziatul Pebriani, Reny
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xntdc174

Abstract

Koperasi Merah Putih di Desa Rejodadi mengalami stagnasi operasional selama beberapa tahun akibat rendahnya literasi keuangan pengurus, ketiadaan sistem pembukuan, dan lemahnya tata kelola. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi keuangan pengurus sebagai fondasi reaktivasi koperasi dan keberlanjutan usaha anggota. Metode yang digunakan adalah pendekatan pemberdayaan partisipatif melalui pelatihan teknis, simulasi pembukuan, dan penyusunan SOP tata kelola. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman literasi keuangan pengurus dari rata-rata 30–40% menjadi 80–90%. Sebanyak lima orang pengurus kini memiliki kompetensi teknis dalam menyusun laporan keuangan sederhana, dengan satu operator khusus yang terlatih mengelola sistem digital berbasis Excel. Capaian program mencakup ketersediaan buku kas harian, laporan arus kas bulanan, dan rekapitulasi simpanan anggota yang sebelumnya tidak terdokumentasi. Selain peningkatan kapasitas internal, program ini berhasil memulihkan kepercayaan publik yang dibuktikan dengan adanya 27 warga yang menyatakan minat kembali menjadi anggota aktif. Keberhasilan reaktivasi ini juga didukung dengan terbentuknya dokumen SOP simpan pinjam dan struktur organisasi yang jelas. Program ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi keuangan sebesar 50% secara efektif mampu mengubah status koperasi dari tidak berjalan menjadi siap beroperasi kembali. Fondasi kelembagaan yang kuat ini membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi lokal berbasis koperasi di Desa Rejodadi. Financial Literacy Strengthening Program for Cooperative Administrators to Encourage Members' Business Sustainability Abstract The Merah Putih Cooperative in Rejodadi Village has experienced operational stagnation for several years due to low financial literacy among its administrators, the absence of an accounting system, and weak governance. This community service program aims to strengthen the financial literacy of administrators as a foundation for reactivating the cooperative and ensuring the sustainability of its members' businesses. The method used is a participatory empowerment approach through technical training, bookkeeping simulations, and the development of governance SOPs. Evaluation results through pre-tests and post-tests show a significant increase in the managers' understanding of financial literacy from an average of 30-40% to 80-90%. Five administrators now have the technical competence to compile simple financial reports, with one specially trained operator managing an Excel-based digital system. The program's achievements include the availability of daily cash books, monthly cash flow reports, and a recapitulation of member deposits that were previously undocumented. In addition to improving internal capacity, the program succeeded in restoring public trust, as evidenced by 27 residents expressing interest in becoming active members again. The success of this reactivation was also supported by the creation of loan and savings SOP documents and a clear organizational structure. The program concluded that a 50% increase in financial literacy was effective in changing the status of the cooperative from non-operational to ready to resume operations. This strong institutional foundation opens up great opportunities for strengthening the cooperative-based local economy in Rejodadi Village.