Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENATAAN TEMPAT TIDUR TERHADAP KEJADIAN DEKUBITUS DERAJAT I PADA PASIEN TIRAH BARING Supriadi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v8i1.596

Abstract

Pencegahan dekubitus merupakan prioritas pada pasien tirah baring yang mengalami keterbatasan mobilisasi. Tindakan keperawatan dalam upaya pencegahan secara dini terjadinya dekubitus di rumah sakit adalah menjaga tekanan permukaan tempat tidur tetap stabil dengan metode penataan tempat tidur. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penataan tempat tidur lipat sudut 90° terhadap kejadian dekubitus derajat I pada pasien tirah baring. Desain penelitian ini adalah quasy experiment post-test only with control group. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel 34 responden, terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok perlakukan diberikan penataan tempat tidur lipat sudut 90° dan kelompok kontrol diberikan metode tali sudut, kedua kelompok dilakukan evaluasi selama 5 hari. Instrumen yang digunakan adalah derajat dekubitus berdasarkan Europen Pressure Ulcer Advisory Panel dan National Pressure Ulcer Advisory Panel (EPUAP & NPUAP). Analisis data menggunakan fisher’s exact test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara penataan tempat tidur lipat sudut 90° dengan kejadian dekubitus derajat I pada pasien tirah baring (p=0.039). Penataan tempat tidur lipat sudut 90° lebih baik dari metode tali sudut. Penataan tempat tidur lipat sudut 90° bisa diterapkan diruang perawatan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam membantu mencegah kejadian dekubitus.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DALAM PERAWATAN LUKA DENGAN KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN ULKUS DIABETIKUM Maruli Taufandas; Supriadi; Nandang DD Khairari; Apriani Susmita Sari; Anatun Aupia; Hariawan Junardi
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v9i1.642

Abstract

Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada penderita diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya masalah pembuluh darah dan saraf yang akan berujung pada ulkus kaki diabetik/ulkus diabetik. Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi kronis dari diabetes yang muncul sebagai luka terbuka pada permukaan kulit, yang dapat disertai dengan kematian jaringan lokal. Perawatan luka kaki diabetik yang tepat merupakan tindakan pencegahan kedua setelah manajemen diabetes itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dalam perawatan luka dengan kecepatan penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum di rawat jalan Rumah Sakit Umum Dr. R. Soedjono Selong. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional untuk melakukan penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 responden yang diperoleh dengan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan aksidendal sampling. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Untuk angket peran keluarga, proporsi angket mendapatkan peran keluarga baik adalah 73,3%. Kemudian diketahui lukanya sembuh dengan sangat cepat, mencapai 40%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara peran keluarga dalam perawatan luka dengan kecepatan penyembuhan luka pada penderita diabetes ulseratif, dengan nilai 0,009 kurang dari 0,05. Pelayanan kesehatan rumah sakit khususnya perawatan luka oleh perawat hendaknya tetap melibatkan pasien dan keluarganya dalam asuhan keperawatan Dr. R. Soedjono Selong.