Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja Dengan Gejala Low Back Pain Pada Perawat  Rawat Inap Di Mandaya Royal Hospital Puri Tanggerang 2024 Ida Royani Br Sitohang; Sri Mintasih; Yani Handayani
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi low back pain menurut data dari WHO (2022) menyatakan bahwa gangguan musculoskeletal di dunia berjumlah 1,71 milyar sedangkan gejala low back pain merupakan masalah kesehatan ke 3 di dunia setalah osteoatritis dan rematik, low back pain di tahun 2022 berjumlah 17,3 juta orang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan beban kerja terhadap gejala low back pain pada perawat di rawat inap Mandaya Royal Hospital Puri Tanggerang. Metode penelitian yang digunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 97 responden dengan analisis pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan menggunakan uji Sperman. Hasil penelitian ini dari 97 responden terdapat penilaian tingkat beban kerja perawat rawat inap Mandaya Royal Hospital Puri Tanggerang dengan beban kerja sedang sebanyak 41 responden (42,5%). Sedangkan hasil penelitian LBP dari 97 responden tingkat LBP yang dialami perawat rawat inap di Mandaya Royal Hospital Puri Tanggerang kategori LBP sedang sebanyak 40 responden (41,2%). Berdasarkan Uji Spearman maka didapatkan hasil p-value sebesar 0,131 yang berarti nilai p-value α > 0,05 sehingga Ha ditolak yang berarti tidak terdpat hubungan antara beban kerja dan LBP pada perawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yg bermakna antara beban kerja dengan gejala low back pain pada perawat rawat inap mandaya royal hospital puri Tanggerang. Hasil uji Spearman’s rho terdapat tidak hubungan yang  signifikan (p-value 0,05).
Pengaruh Akupresure PC6 dengan Aromaterapi Lemon terhadap Kejadian Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I dengan Hiperemesis Gravidarum di Wilayah Puskesmas Karangtengah Cianjur Tahun 2023 Dede Aris Herdiansyah; Rina Afrina; Sri Mintasih
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 4 (2024): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i4.364

Abstract

Hyperemesis Gravidarum is excessive nausea and vomiting during pregnancy, more than 8 times in 24 hours or at any time which can cause symptoms of dehydration, electrolyte imbalance and weight loss. The nature and level of nausea and vomiting can vary, from mild to severe. One of the first alternatives is PC6 acupressure, while the second alternative is using lemon aromatherapy. Objective: To determine the effect of PC6 acupressure therapy with lemon aromatherapy on the frequency of nausea and vomiting in first-term pregnant women with hyperemesis gravidarum in the Cianjur Community Health Center area in 2023. Method: This research is a type of quasi-experimental research with a two group comparison pretest-posttest design. The sampling technique used purposive sampling with a total research sample of 30 respondents. Results: research from post-test measurements P-Value = 0.001 Independent Sample T-Test Ho was rejected and the sample supported the existence of a significant influence. Conclusion: There is an effect of PC6 acupressure with lemon aromatherapy on the incidence of nausea and vomiting in first trimester pregnant women with hyperemesis gravidarum in the Karangtengah Cianjur health center area in 2023.