Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Menggunakan Metode DOQ-IT di Poliklinik Eksekutif Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga Shavitri Chandriani; Aries Widiyoko; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 5 No. 1 (2026): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v5i1.212

Abstract

Sistem informasi telah banyak dimanfaatkan di berbagai bidang, salah satunya bidang kesehatan. Implementasi rekam medis elektronik di fasilitas kesehatan belum merata, meskipun manfaatnya banyak dirasakan oleh penggunanya. RSUD Kota Salatiga sudah menerapkan rekam medis elektronik (RME) sesuai dengan PMK Nomor 24 Tahun 2022 sejak November 2023, namun di Poliklinik Eksekutif masih terdapat kendala petugas belum terbiasa, belum ada SOP, dan integrasi data belum maksimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesiapan implementasi RME menggunakan metode DOQ-IT di Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Salatiga. Jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah 30 responden teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian pada aspek sumber daya manusia mendapatkan rata-rata 3,1 kategori cukup siap. Budaya kerja organisasi mendapatkan rata-rata 3,2 kategori cukup siap. Tata kelola dan kepemimpinan mendapatkan rata-rata 3,1 kategori cukup siap. Infrastruktur mendapatkan rata-rata 3,3 kategori cukup siap. Skor total kesiapan sebesar 95,48 yang menunjukkan bahwa Poliklinik Eksekutif RSUD Kota Salatiga berada pada Range II yaitu Cukup Siap. Kesimpulan dari penelitian ini adanya staff IT yang kompeten, tetapi perlu adanya pelatihan lanjutan bagi pengguna RME, pandangan positif oleh tenaga kesehatan terhadap RME, peran pimpinan yang dapat mendukung implementasi RME, dan pengadaan dan pemeliharaan RME yang memadai.
Evaluasi Program Stunting di Kota Surakarta: Analisis Kinerja TK-KPM dan Efektivitas Program Agustyarum Pradiska Budi; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Deby Davista; Shavitri Chandriani; Aryawan Eka Syahputra
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 4 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i4.5730

Abstract

This research aims at the effectiveness of the stunting alleviation program and the performance of the Human Development Cadre Coordination Team (TK-KPM) in Surakarta City, using collaboration as a mediating variable. The variables studied include HR competency, government regulations, program implementation, information technology infrastructure, collaboration, program effectiveness, and time performance. The quantitative model used reveals that collaboration has quite good predictive power with an R-Square value of 0.644 and a Q-Square of 0.523. Collaboration is significantly influenced by HR competency, program implementation, and IT infrastructure. However, collaboration was not proven to be an effective mediator for program effectiveness (R-Square 0.029; Q-Square -0.002) or team performance (R-Square 0.438; Q-Square 0.193), where all related hypotheses were rejected. These results indicate that although collaboration can be strengthened through improving competence, infrastructure and program implementation, the impact on effectiveness and performance is not significant. These findings recommend developing more effective collaboration structures, optimizing HR competencies in teamwork, and strengthening information technology infrastructure that supports cross-sector communication. Further evaluation is also recommended to understand additional, more relevant factors, such as local policy support and incentives. The results of this research provide insight for the Surakarta City government to develop more targeted policies in supporting the TK-KPM team to increase the effectiveness and performance of the stunting alleviation program in a sustainable manner.