Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI SPESIES IKAN BERDASARKAN KONTUR OTOLITH MENGGUNAKAN METODE OTSU DAN BACK PROPAGATION NEURAL NETWORK heri susanto; Jamal Jamal
Joutica Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.879 KB) | DOI: 10.30736/jti.v5i2.486

Abstract

Otolith merupakan organ yang sangat penting, karena melalui otolith dapat diketahui jenis ikan, pertumbuhan, lingkungan, serta sejarah kehidupannya, misalnya, umur, reproduksi, dan migrasi. Dengan semakin canggihnya komputer dan pengolahan di bidang citra, diharapkan kemampuan mengidenifikasi jenis ikan yang dimiliki oleh manusia bisa diadopsi dan diterapkan pada perangkat komputer. Threshold adalah sebuah teknik penting dalam aplikasi segmentasi citra. Hal mendasar dari threshold adalah menentukan nilai batas optimal dari citra keabuan, untuk memisahkan antara obyek dengan latar belakang. Metode Backpropagation Neural Network, merupakan metode klasifikasi yang handal untuk perhitungan yang rumit dengan waktu komputasi lebih sedikit, dan mampu memberikan nilai akurasi yang tinggi. Untuk keperluan segmentasi citra menggunakan metode Otsu karena metode ini merupakan metode paling berhasil untuk image thresholding. Proses klasifikasi untuk pengenalan spesies ikan berdasar otolith menggunakan metode Backpropagation Neural Network. Hasil eksperimen diperoleh akurasi sebesar 95% lebih tinggi dibanding metode Discriminant Analysis yang memiliki akurasi sebesar 92%.
Strategi Cyber Marketing Untuk Meningkatkan Jumlah Penerimaan Mahasiswa Baru Ninanesia Rusdiana; Heri Susanto; Jamal Jamal
Energy - Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol 8 No 2 (2018): Jurnal ENERGY Vol. 8 No. 2 Edisi Nopember 2018
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.572 KB)

Abstract

Sebuah perguruan tinggi swasta bidang IT (Information Teknology) di sebuah kota di Jawa Timur sedang menghadapi trend penurun penerimaan mahasiswa baru dalam beberapa tahun terakhir. Analisis terhadap kondisi yang ada baik aspek internal lembaga dengan mengidentifikasi kualitas layanan kepada mahasiswa dan aspek eksternal untuk mengetahui pandangan calon-calon mahasiswa terhadap lembaga. Selain itu juga dilakukan analisis terhadap peluang dan ancaman yang dapat berpengaruh terhadap jumlah pendaftar mahasiswa baru. Analisis terhadap faktor penunjang penerimaan mahasiswa baru menunjukkan variabel “kualitas perguruan tinggi yang memberikan kesan baik“ mempunyai pengaruh yang paling signifikan. Diidentifikasi strategi pemasaran yang telah dilakukan sebagai acuan untuk perbaikan. Kajian strategi pemasaran berbasis IT (metode cyber) untuk dapat memperkuat strategi pemasaran yang telah berjalan untuk meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru. Ditetapkan target sekolah-sekolah yang siswanya potensial sebagai calon pendaftar mahasiswa baru. Metode cyber yang disarankan adalah merevitalisasi fungsionalitas website lembaga, penggunaan facebook, medsos, TV dan Radio lokal untuk media pemasaran. Kesimpulan yang diambil dan sebagai saran kepada lembaga agar dapat meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru yaitu menyelesaikan permasalahan yang telah teridentifikasi untuk meningkatkan reputasi lembaga, meningkatkan kualitas dan efektivitas metode pemasaran konvensional yang telah berjalan dan menggunakan metode cyber untuk memperkuat metode konvensional. Kata Kunci : layanan, mahasiswa, image building, konvensional, cyber
Analisis RFM dan Algoritma K-Means untuk Clustering Loyalitas Customer Jamal Jamal; Dwi Yanto
Energy - Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik Vol 9 No 1 (2019): Jurnal ENERGY Vol. 9 No. 1 Edisi Mei 2019
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.942 KB) | DOI: 10.51747/energy.v9i1.459

Abstract

Bagi sebuah perusahaan loyalitas customer menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui. Pemahaman yang baik terhadap customer dapat digunakan untuk menentukan customer yang potensial atau pun yang tidak potensial. Customer potensial adalah customer yan memiliki tingkat kepuasan yang tinggi dengan frekwensi dan nilai permintaan yang tinggi pula. Kepuasan customer dapat terjadi apabila harapan, kebutuhan dan keinginan customer dapat dipenuhi sehingga akan selalu melakukan pembelian secara terus menerus yang pada akhirnya meningkatkan omzet perusahaan. Pada umumnya untuk menghasilkan clustering yang baik metode yang sering digunakan adalah metode analisis RFM (Recency, Frequency, Monetary). RFM sendiri adalah sebuah metode analisis yang cukup terkenal dan sering digunakan dalam strategi pemasaran melalui pendekatan CRM (Customer Relationship Managemen. RFM menghendaki penilaian loyalitas tidak hanya dipandang dari besarnya nilai pembelian (monetary) yang dilakukan oleh customer tetapi juga melibatkan tingkat keseringan (frequency) dan waktu terakhir (recency) seorang customer melakukan transaksi. Dataset yang dihasilkan dikelompokkan (clustering) menggunakan algoritma K-Means dengan 5 tingkat loyalitas yakni Sangat Loyal, Cukup Loyal, Biasa, Kurang Loyal, Tidak Loyal. Untuk uji validitas digunakan Davies-Bouldin Index. Nilai DBI yang dihasilkan dari clustering customer sebesar 0.79074. Dari nilai DBI tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas cluster yang dihasilkan memiliki kulaitas yang cukup baik.