Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Psien Hipertensi Di Puskesmas Botupingge Di Kabupaten Bone Bolango Madania; Endah N. Djuwarno; Dizky Ramadani Putri Papeo; Mohamad Aprianto Paneo; baruadi., siti_yustika.; Manno, Mohamad Reski
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2025): Volume 2, Number 2, 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v2i2.183

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit dengan pravalensi tertinggi. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah ketidak patuhan pasien dalam pengobatan. Faktor penyebab ketidakpatuhan minum obat yaitu usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan. Kepatuhan dalam pengobatan dapat diartikan sebagai perilaku pasien yang mentaati semua nasehat dan petunjuk yang dianjurkan oleh kalangan tenaga medis untuk mencapai tujuan pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Botupingge Kabupaten Bone Bolango. Menggunakan kuesioner MMAS-8 terhadap 140 responden. Penelitian ini menggunakan metode observasional dan pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pasien berusia 51-70 tahun sebesar 71,4%, berjenis kelamin perempuan sebesar 51,4%, pendidikan SD 56,4%, pekerjaan IRT dan Wiraswasta 35,7%. Berdasarkan gambaran kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Botupingge dengan metode MMAS-8 termasuk dalam kategori patuh 63%.
Penerapan Metode WMA dan EOQ pada Sistem Informasi Pengendalian Persediaan Stok Obat di Apotek Damhil Padiku, Indhitya; Lillyan Hadjaratie; Dizky Ramadani Putri Papeo; Muh. Fikri F. Walahe
Jurnal Teknik Vol 21 No 2 (2023): Jurnal Teknik
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/jt.v21i2.419

Abstract

Damhil UNG Pharmacy is one of the pharmacies in Gorontalo City whose inventory management is still difficult because preparation takes a long time by recording and checking what drugs are running out. In addition to reporting problems, the amount of stock added often exceeds the number of requests (Overstock) and often less than the number of requests (Stockout). As a result, making customers or consumers lost and profits are decreasing. A method is needed to overcome these problems. The methods that can be used are the Weighted Moving Average (WMA) and Economic Order Quantity (EOQ) forecasting methods applied to the drug stock inventory control information system. This information system is based on a website developed using the prototype method. The result obtained is the preparation of drug inventory reports and drug needs in the future more effective and better.
Penatalaksanaan Anemia Gravis Pada Pasien HIV- TB Dizky Ramadani Putri Papeo; Puspita Tolinggi; Niawahyuni Nusi; Sri Mulia Ningsih S. Uno; Fadhiela Vidya Moerad; Mutia Anggraini Gobel
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu komplikasi hematologis tersering pada pasien dengan infeksi HIV, terlebih pada mereka yang juga mengalami koinfeksi dengan tuberkulosis (TB). Dalam konteks koinfeksi HIV-TB, anemia tidak hanya menjadi manifestasi klinis yang umum, tetapi juga indikator penting dari keparahan penyakit dan prediktor buruk terhadap hasil pengobatan. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb), hematokrit (Ht) atau jumlah sel darah merah per milimeter kubik. Pada keadaan normal kadar hemoglobin dalam darah berkisar antara 13-18 g/dL untuk laki-laki dan untuk perempuan 12- 16 g/dL. Seseorang yang memiliki kadar Hb rendah disebut anemia yang memiliki gejala lemah, letih, lesu, kepala pusing, nadi cepat, irama jantung tidak teratur, dan telinga berdenging. Penelitian ini menggunakan jenis desain studi kasus retrospektif yang dilakukan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo, pada tanggal 25, Februari, 2025. Dengan berfokus pada pasien yang didiagnosa mengalami infeksi (HIV- TB). Data yang diambil berasal dari rekam medis pasien dengan teknik pengambilan sampel secara acak dari data rekam medik pasien. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis data laboratorium serta data pemberian obat pasien. Penatalaksanaan anemia gravis dalam konteks HIV-TB memerlukan pendekatan terpadu, yang meliputi transfusi darah sebagai intervensi awal, serta terapi suportif berupa suplementasi zat besi, vitamin B kompleks, zinc, dan nutrisi tambahan seperti curcuma dan fibumin. Keberhasilan terapi anemia juga bergantung pada penanganan infeksi utama (HIV dan TB) serta perbaikan status gizi secara menyeluruh. Intervensi dini dan penatalaksanaan komprehensif terhadap anemia pada pasien HIV-TB sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan menurunkan angka morbiditas serta mortalitas.