Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Kesadaran Kewarganegaraan di Kalangan Pelajar Tambunan, Kevin Andreas Halomoan; Siagian, Rimma Anisa; Harianti, Sintia; Hutagalung, Trisnawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26001

Abstract

Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional yang merupakan identitas asli kita sebagai warga negara Indonesia. Merupakan tanggung jawab kita untuk menjaga dan melestarikannya.Bahasa adalah kekuatan yang sangat penting dalam mencapai tujuan bangsa. Lebih dari sekedar sarana komunikasi, bahasa memainkan peran penting dalam membentuk karakter demokratis dan sikap toleran di kalangan siswa. Namun, saat ini bahasa Indonesia mulai mengalami pergeseran di kalangan penggunanya, terutama di masyarakat. Banyak individu yang kurang menghargai bahasa Indonesia dengan semestinya. Dalam kajian atau Penelitian ini kami menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi pustaka.Tujuan penelitian ini untuk mengkaji secara komprehensif peran bahasa Indonesia dalam meningkatkan kesadaran kewarganegaraan di kalangan pelajar.
Pemahaman Masyarakat Serdang Berdagai Terhadap Pendaftaran Indikasi Geografis pada Dodol Bengkel Sebagai Produk Lokal Dalam Melestarikan Warisan Kuliner Nusantara di Masa Era Globalisasi Cahyani, Nabila Fri; Siahaan, Parlaungan Gabriel; Tambunan, Kevin Andreas Halomoan; Yopi, Mhd Hafiz Fahrezy; Harahap, Tasya Ananda Putri
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat produsen Dodol Bengkel di Serdang Bedagai terhadap urgensi pendaftaran Indikasi Geografis (IG) sebagai strategi perlindungan dan pelestarian warisan kuliner lokal di tengah era globalisasi. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, studi ini memetakan kesenjangan antara nilai kultural produk dengan pemanfaatan kerangka hukum HKI. Hasil penelitian mengungkapkan adanya disparitas signifikan antara apresiasi masyarakat terhadap kualitas dan reputasi Dodol Bengkel, yang diakui sebagai oleh-oleh khas daerah, dengan kesadaran yuridis mereka mengenai mekanisme perlindungan formal melalui IG. Mayoritas pelaku usaha cenderung tidak merasa terancam oleh peniruan, berpegangan pada keyakinan kualitas autentik tradisional, padahal perlindungan di Indonesia menganut sistem konstitutif yang mensyaratkan pendaftaran resmi. Lebih lanjut, adaptasi pasar melalui ekspansi ke platform e-commerce (Shopee) dan jangkauan regional (oleh-oleh di Malaysia) telah meningkatkan paparan Dodol Bengkel terhadap risiko free-riding dan peniruan digital, menjadikan perlindungan IG sebagai kebutuhan yang mendesak. Disimpulkan bahwa pendaftaran IG adalah instrumen strategis yang krusial untuk mengkapitalisasi potensi pasar premium dan menjamin keberlanjutan warisan kuliner. Oleh karena itu, diperlukan intervensi edukasi yang terfokus untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan ini, sehingga pemanfaatan IG dapat optimal untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal.